Top 5 This Week

Related Posts

Kenalkan Warisan Leluhur, Program Literasi Budaya GWK Cultural Park Diikuti 3.000 Anak

Propertyandthecity.com, Badung — Destinasi wisata buatan terkemuka di Bali, GWK Cultural Park by Alam Sutera, sukses menyelenggarakan program “Literasi Budaya” sebagai wadah pengenalan nilai-nilai luhur Nusantara kepada generasi muda. Program edukasi di ruang terbuka ini telah berlangsung secara berkala sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Tercatat, hampir 3.000 anak yang terdiri dari siswa-siswi 19 Sekolah Dasar Negeri serta 5 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) terlibat aktif dalam agenda ini. Selama berkunjung, para peserta diajak mengeksplorasi kawasan GWK Cultural Park, menyaksikan tayangan animasi edukatif “Garuda Cilik”, hingga mengikuti lokakarya pelestarian alam seperti pengolahan sampah organik dan daur ulang sisa kain menjadi barang berdaya guna.

“Kami percaya pengenalan budaya sejak dini berperan penting dalam menumbuhkan pemahaman, apresiasi terhadap warisan budaya, serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan,” ujar Direktur Operasional GWK Cultural Park, Ch. Rossie Andriani, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 2 Juli 2026.

Antusiasme Meroket, Kuota Kunjungan Penuh hingga September

Jumlah partisipan pada paruh pertama tahun ini mencerminkan tingginya minat institusi pendidikan terhadap metode pembelajaran luar kelas (outdoor learning) yang aplikatif. Angka kunjungan ini melonjak signifikan jika dibandingkan akumulasi dua tahun sebelumnya, di mana total peserta sepanjang 2024 dan 2025 berada di kisaran 2.500 anak.

Baca Juga: NOBU Bank Optimistis Pasar Properti Bergairah, KPR Ditargetkan Tumbuh 20 Persen

Besarnya animo masyarakat membuat seluruh kuota kunjungan Program Literasi Budaya dilaporkan telah terisi penuh hingga September 2026.

Sebagai bentuk komitmen manajemen dalam memperluas akses edukasi budaya secara inklusif, pengelola kembali membuka pendaftaran untuk gelombang periode Oktober 2026. Program ini menegaskan komitmen GWK Cultural Park yang berlokasi di Kabupaten Badung tersebut untuk tidak sekadar menjadi objek wisata komersial, melainkan juga ruang ekspresi dan laboratorium pembelajaran budaya yang hidup bagi masyarakat.

Bagi sekolah atau lembaga anak yang berminat, pihak pengelola menggratiskan seluruh biaya tiket masuk. Proses registrasi dapat diakses secara mandiri melalui tautan resmi daring di Literasi Budaya GWK. (*)

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles