Jakarta, propertyandthecity.com – Pameran bahan konstruksi, arsitektur, dan desain interior Megabuild Indonesia 2026 akan digelar pada 4–7 Juni 2026 di Hall 6, 7, dan 8 Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2. Mengusung tema Accelerating Transformation in the Built Environment, pameran ini diarahkan untuk merespons perubahan cepat di sektor bangunan yang semakin terkoneksi dengan teknologi.
Ketua Umum Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Adi Surya Triwibowo mengatakan, pilihan material dan sistem bangunan saat ini semakin beragam, sekaligus menuntut pemahaman lintas disiplin. Karena itu, Megabuild Indonesia menjadi ruang penting bagi desainer, pemilik proyek, dan pemilik rumah untuk berinteraksi langsung dengan produsen dan pemasok.
“Melalui Megabuild Indonesia 2026, kami berharap desainer interior dapat bertemu langsung dengan brand yang serius menggarap pasar dan memahami kebutuhan industri secara lebih mendalam,” kata Adi dalam keterangan resmi, Minggu, (14/12/2025).
Pada edisi kali ini, Megabuild Indonesia akan diselenggarakan bersamaan dengan Keramika Indonesia 2026, menghadirkan ekosistem bahan bangunan dan keramik yang lebih terintegrasi. Pameran ini mengusung model B2B2C, dengan beragam program seperti konferensi tematik, business matching, hosted buyers program, hingga peluncuran produk dan demonstrasi teknologi.
Pengunjung juga akan disuguhi konsep zoning terkurasi, mulai dari Flooring & Surface Zone, Construction & Building Systems Zone, hingga Smart Building & Technology Zone. Zona khusus Keramika Indonesia ditujukan untuk memudahkan pencarian solusi keramik dan sanitary.
Wakil Ketua IV IAI Jakarta Ar. Toton Suhartanto menilai pameran ini relevan di tengah prospek positif sektor konstruksi dan real estate nasional. “Arsitek perlu ruang untuk menguji material, memahami teknologi baru, dan berdialog langsung dengan produsen sebelum menentukan spesifikasi,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Direktur Panorama Media Royanto Handaya menyebut Megabuild Indonesia sebagai rujukan utama bagi developer, arsitek, kontraktor, hingga pemilik rumah. Pameran ini didukung sejumlah asosiasi industri, termasuk HDII, IAI Jakarta, REI, IPBBI, dan berbagai komunitas terkait.



















