Minggu, November 1, 2026
Beranda Property Mancanegara Konferensi Internasional Tunnel 2024: Fokus Pembangunan Berkelanjutan

Konferensi Internasional Tunnel 2024: Fokus Pembangunan Berkelanjutan

0
248
Konferensi Internasional Tunnel 2024: Fokus Pembangunan Berkelanjutan
Konferensi Internasional Tunnel 2024: Fokus Pembangunan Berkelanjutan

Propertyandthecity.com, Bandung – Konferensi internasional Tunnel 2024 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, pada 2-4 Oktober 2024, sukses menarik lebih dari 400 peserta dari berbagai negara. Ajang yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di industri terowongan ini menjadi momentum penting dalam pengembangan teknologi dan konstruksi bawah tanah di Indonesia.

Paulus Pramono Rahardjo, Ketua Tunnel 2024, dalam keterangannya di Jakarta pada Minggu (6/10), mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara ini.

“Lebih dari 400 orang hadir, baik dari dalam maupun luar negeri. Industri terowongan di Indonesia kini menjadi bidang yang prospektif, yang turut menarik minat banyak peserta,” kata Paulus, yang juga menjabat sebagai Guru Besar Geoteknik di Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), seperti dilansir antaranews, (07/10/2024).

Konferensi ini diselenggarakan oleh International Tunneling and Underground Space Association (ITA-AITES) bekerja sama dengan Unpar, serta didukung oleh beberapa asosiasi teknik dan konstruksi nasional seperti Himpunan Ahli Teknik Tanah Indonesia (HATTI), Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI), dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Konferensi Internasional Tunnel 2024: Fokus Pembangunan Berkelanjutan
Konferensi Internasional Tunnel 2024: Fokus Pembangunan Berkelanjutan

Fokus pada Pembangunan Berkelanjutan

Mengusung tema Tunnelling and Underground Space for Sustainable Development, Paulus menjelaskan pentingnya teknologi terowongan dalam mendukung infrastruktur sipil, termasuk sektor pertambangan. Ia juga menekankan pentingnya mitigasi risiko dan manajemen lingkungan dalam proyek terowongan.

“Pengendalian pergerakan tanah dan mitigasi harus dilakukan secara berkelanjutan. Setiap negara memiliki tantangan unik, dan forum ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan,” ujar Paulus.

Konferensi ini turut dihadiri para akademisi, insinyur, konsultan perencanaan, hingga penyedia jasa konstruksi dari berbagai negara. Kerja sama dengan Universiti Teknologi Malaysia semakin memperkuat kolaborasi antarnegara di Asia.

Co-Chairman Tunnel 2024, Ramli Nazir, menekankan pentingnya kerja sama antar institusi dalam menghadapi tantangan pembangunan terowongan.

“Kami berharap konferensi ini mampu mengidentifikasi isu-isu penting dan mengembangkan solusi yang dapat memberikan dampak signifikan, baik bagi masyarakat lokal maupun global,” ujar Ramli.

Senada dengan hal itu, Presiden ITA-AITES, Arnold Dix, menyebut konferensi Tunnel 2024 sebagai langkah awal dalam era baru pemanfaatan ruang bawah tanah.

“Potensi terowongan di Indonesia sangat besar, tidak hanya untuk sektor teknik, tetapi juga bagi kesejahteraan masyarakat luas. Pada masanya, mungkin pulau-pulau di Indonesia akan terkoneksi melalui jaringan terowongan,” ucap Arnold dalam sambutannya.

Konferensi ini juga menyepakati pembentukan Asosiasi Terowongan dan Ruang Bawah Tanah Indonesia, dengan Weni Maulina, Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), terpilih sebagai ketua.

Baca Juga: Kabar Baik! Menkeu Teken KMK 380, Dana Tambahan FLPP Siap Dicairkan

Para pemimpin asosiasi teknik dan konstruksi, seperti Ketua HAKI Iswandi Imran dan Ketua HATTI Widjojo A Prakoso, turut hadir dan memberikan sambutan. Mereka menyoroti peran penting teknologi terowongan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Konferensi Tunnel 2024 diharapkan menjadi pijakan penting bagi perkembangan infrastruktur bawah tanah di Indonesia dan kawasan Asia, sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan sektor ini di masa depan. (ed.AT)

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini