PropertyandtheCity – Pengembang properti di Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang semakin agresif melakukan ekspansi pada tahun 2024. Salah satunya adalah Giantara Group, yang baru saja meluncurkan klaster kedua bernama Khione di perumahan Giantara Serpong City, Cisauk. Peluncuran ini mengikuti suksesnya penjualan klaster pertama.
Giantara Serpong City merupakan proyek perumahan yang dikembangkan di lahan seluas 109 hektare. Klaster pertama, Nerin, yang diluncurkan tahun lalu dengan harga mulai Rp 980 juta, kini sedang dalam tahap pembangunan cepat.
“Penjualannya cukup signifikan. Kami akan menepati janji serah terima kunci sebanyak 176 unit rumah di klaster Nerin mulai Desember tahun ini, sehingga konsumen dapat memanfaatkan program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP),” kata Cindy Giantara selaku CEO Giantara Group dalam keterangan resminya, (22/6).
Klaster Khione dikemas sebagai produk premium dengan luas tanah yang lebih besar dari klaster pertama. Menggunakan material berkualitas tinggi, klaster ini terdiri dari 128 unit rumah. Tipe unit yang ditawarkan mulai dari luas tanah 98 meter persegi dengan bangunan 126 meter persegi hingga tanah 128 meter persegi dengan bangunan 175 meter persegi, dengan harga mulai dari Rp 2 miliar.
Cindy menambahkan, produk ini ditujukan untuk segmen yang lebih dewasa dan mencari hunian yang nyaman serta fungsional. Unit rumah di Khione didesain dengan layout maksimal sesuai kebutuhan keluarga.
Sementara itu, Teddy Giantara, Founder Giantara Group, menegaskan bahwa tahun ini adalah tahun untuk menepati janji perusahaan. Selain mempercepat pembangunan 176 unit rumah di klaster Nerin, Giantara Serpong City juga telah memulai pembangunan underpass sebagai bagian dari infrastruktur penting di dalam proyek ini.
Baca juga: Atasi Backlog Rumah, Pemerintah Rancang Skema Dana Abadi Perumahan
Giantara Serpong City berkolaborasi dengan Airmas Asri sebagai konsultan desain dan arsitektur, serta Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) sebagai konsultan pengembangan transportasi kawasan.
“Sebagai tahap awal pengembangan infrastruktur kawasan, kami sedang membangun underpass sebagai akses lalu lintas. Kawasan ini dilintasi jalur kereta commuter line. Proses pembangunan sedang berjalan dan dijadwalkan selesai akhir tahun ini,” jelas Teddy sebagaimana dilansir kontan.co.id, (22/06).
Ke depan, Giantara Group juga berencana merenovasi Stasiun Cicayur menjadi lebih modern. Stasiun ini berada di dalam kawasan Giantara Serpong City yang luasnya mencapai 109 hektare. Selain membangun hunian, proyek ini juga akan dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang seperti area komersial, taman pusat, dan area gaya hidup outdoor yang akan menjadi destinasi ikonik di kawasan Cisauk. (*)





















