Dalam sebuah acara talkshow di Amerika, seorang motivator akan membuktikan hal penting yang membedakan antara pemenang dengan pecundang. Ia mengeluarkan uang USD 50 dan bertanya…
“Ini 50 Dolar, siapa yang menginginkannya?”
Baca juga, BI Rate Naik, Ini Strategi BTN Hadapi Tekanan Suku Bunga
Hampir semua penonton mengangkat tangannya sebagai tanda mereka menginginkannya. Si Motivator terdiam cukup lama di tengah penonton yang terus mengangkat tangannya. Si Motivator pun kembali bertanya…
“Ini 50 Dolar, siapa yang menginginkannya?”
Penonton pun kembali mengangkat tangannya. Kali ini semakin banyak. Namun si motivator tidak bicara apapun. Para penonton pun mulai tertawa karena menilai ini hanya lelucon. Ia hanya melambaikan uang 50 Dolar ditangannya.
Namun tiba-tiba, seorang wanita paruh berdiri dan berjalan ke arah si motivator dan mengambil uang 50 Dolar tersebut sambil berterima kasih. Ia mendapatkan 50 Dolar!
“Inilah yang tidak dilakukan orang lain disini. Dia bangkit dan mengambil tindakan. Terlalu sering kita duduk dan menunggu, berharap, dan bermimpi. Bahkan afirmasi dan meditasi. Itu bagian penting dari proses. Tapi ada suatu waktu kita harus mengambil kesempatan ketika kesempatan itu muncul. Kalian semua tidak mendapatkan uang 50 Dolar dan hanya dia yang dapat,” jelas si Motivator.
Apa yang terjadi pada cuplikan acara tersebut adalah sebuah pembuktian kepada kita semua bahwa kesempatan akan selalu muncul di depan mata kita. Namun mengambil tindakan nyata perlu dilakukan bahkan di saat semua mengeluhkan kondisi pasar yang tidak bagus. Ide-ide brilian tidak akan menghasilkan apapun tanpa adanya tindakan nyata.






















