Jakarta, propertyandthecity.com — Memiliki hunian kerap menjadi keputusan besar yang tidak hanya melibatkan pilihan lokasi dan desain, tetapi juga perhitungan biaya awal serta skema pembiayaan yang tidak ringan. Di tengah kondisi tersebut, pengembang Alam Sutera menghadirkan program Easy Move sebagai upaya menyederhanakan proses kepemilikan rumah bagi masyarakat.
Program yang berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026 ini dirancang untuk menjawab tantangan utama calon pembeli, khususnya terkait beban biaya di tahap awal. Melalui skema zero initial cost, konsumen dapat mengakses hunian tanpa harus menyiapkan dana besar di awal transaksi.
Direktur Pemasaran Alam Sutera, Lilia S. Sukotjo, menyebut bahwa pendekatan ini menjadi bagian dari strategi untuk menghadirkan pengalaman membeli rumah yang lebih sederhana dan terjangkau.
“Melalui berbagai kemudahan seperti zero initial cost hingga subsidi pembiayaan, kami ingin membantu masyarakat mewujudkan hunian dengan proses yang lebih praktis dan ringan,” ujarnya dalam keterangan resminya yang diterima redaksi propertyandthecity.com, Jakarta, (04/05/2026).
Dari Apartemen hingga Rumah Tapak, Pilihan Disesuaikan Gaya Hidup
Tidak hanya menghadirkan kemudahan finansial, Easy Move juga menawarkan beragam pilihan hunian yang sudah siap ditempati dan dirancang mengikuti kebutuhan gaya hidup masa kini.
Di segmen apartemen, proyek seperti EleVee Residences, Paddington Heights, hingga Silkwood Residences menawarkan hunian vertikal di kawasan pusat bisnis Alam Sutera. Sementara untuk rumah tapak, Nykka @Sutera Narada menjadi salah satu pilihan dengan desain dua lantai yang fungsional dan modern.
Pengembangan kawasan juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Suvarna Sutera, misalnya, dikembangkan sebagai kota mandiri yang terus bertumbuh, sementara Sutera Sawangan menyasar kebutuhan hunian di kawasan selatan Jakarta yang semakin berkembang.
Baca Juga: Sektor Perumahan Prioritas Pemerintah
Pembiayaan Lebih Fleksibel dengan Dukungan Perbankan
Untuk memperkuat akses pembiayaan, program ini didukung oleh kerja sama dengan berbagai bank nasional. Kehadiran banyak pilihan lembaga keuangan memberikan fleksibilitas bagi konsumen dalam menentukan skema kredit yang sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Selain subsidi uang muka hingga 10 persen dan bantuan biaya KPR/KPA hingga 3 persen, konsumen juga mendapatkan pembebasan biaya administrasi seperti BPHTB dan AJB, serta tambahan insentif berupa furnitur pada unit tertentu.
Baca Juga: Janji-Janji Presiden Prabowo Pada May Day 2026, dari 1 Juta Rumah hingga Transportasi Murah
Mengubah Cara Pandang Memiliki Hunian
Di tengah meningkatnya kebutuhan hunian di kawasan urban, program seperti Easy Move menunjukkan adanya pergeseran pendekatan dalam industri properti. Kepemilikan rumah tidak lagi semata soal kemampuan finansial awal, tetapi juga bagaimana proses tersebut dapat dibuat lebih inklusif dan mudah dijangkau.
Melalui skema yang ditawarkan, pengembang berupaya mengubah pengalaman membeli rumah menjadi lebih sederhana, dari proses yang kompleks menjadi langkah yang lebih realistis untuk dijalani. (*)





















