Beranda Berita Properti Pakuwon Jati Siapkan Dana Rp650 Miliar Untuk Proyek IKN Tahap Awal

Pakuwon Jati Siapkan Dana Rp650 Miliar Untuk Proyek IKN Tahap Awal

33
0
Pakuwon Jati Siapkan 650 M untuk Proyek Tahap Awal di IKN
Pakuwon Jati Siapkan 650 M untuk Proyek Tahap Awal di IKN

Propertyandthecity –PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON), selaku emiten properti yang proyeknya mayoritas kawasan mixed use, terus mengembangkan bisnisnya di berbagai wilayah, termasuk di IKN.

Emiten yang baru saja melakukan kesepakatan pembagian dividen tahun buku 2023 sebesar Rp433 miliar pada rapat umum pemegang saham (RUPS) di Hotel Sheraton Grand Jakarta, (12/06/2024), itu juga menyiapkan dana sebesar 650 miliar untuk proyek pengembangan bisnis tahp awal di IKN yang bernama Nusantra itu.

Sebagaimana dikatakan Direktur PWON Ivy Wong pada saat pers converence selepas RUPS, bahwa saat ini perusahaan telah menyiapkan pendanaan dan secara bertahap Pembangunan sedang beproses.

“Untuk proyek di IKN, kita (PWON) sudah melakukan groundbreaking. Untuk tahap awal ini kita siapkan pendanaan sebesar 650 miliar,” ujarnya.

Terkait proyek apa saja yang dibnagun di IKN, Ia mengatakan ada beberapa sektor, yang itu disesuaikan denga napa yang dibutukan dalam waktu dekat ini. Seperti penginapan, dengan hotelnya, kenyamanan perjalanan dengan terminalnya, dan pemenuhan kebutuhan harian dengan pusat perbelanjaannya.

“Untuk hotel yang kita bangun saat ini lebih cocok untuk kepentingan bisnis, yakni bintang 4 dengan kapasitas kamar sebanyak 295 pintu,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan kalu saat ini perseroan sedang membangun terminal bus dan mall. Adapun untuk proyek lainnya masih terus dipertimbangkan seturut kebutuhan dan besaran penduduk yang ada di daerah IKN tersebut, jika potensinya positif, barulah dibangun.

Hal itupun ditegaskan oleh Presiden Direktur PWON Alexander Stafanus Ridwan Suhendra, bahwa perusahaannya saat ini sedang membangun proyek di IKN.

“Tahap pertama kita bangun adalah hotel. Sebab itu sesuai kebutuhan terdekat ini. Kita lihat saat ini kan yang sedang proses pembangunan dan segera beroperasi (di IKN) adalah kantor-kantor pemerintahan, yang nanti para vendor dan orang-orang yang bekerjasama dengan pemerintah pasti akan tinggal di dulu, tak mungkin bolak-balik,” ujarnya saat pemaparan public, Jakarta, (12/06/2024).

Lebih lanjut Ia mengatakan, bahwa walau ke depan kebutuhan di IKN sangat banyak, tapi ituk pasti bertahap, jadi proyeknya disediakan sesuai kebutuhan.

Selain hotel, yang saat ini proyeknya sudah berjalan adalah Pembangunan infrastruktur perjalanan, yakni terminal bus. “Iya, saat ini kita sedang membangun terminal, yakni terminal bus khusus listri. Kalau bus yang selain elektrik kan tak diperbolehkan. Terminal ini diharapkan akhir tahun sudah selesai,” ungkapnya.

Mengenai bentuk desain terminal itu, Ridwan, biasa ia disapa, justru memiliki tantangan sekaligus keuntungan. Sebab melihat kontur tanah di lokasi tak mulus, melainkan turun-naik. “Namun itu justru tantangan kita, yang justru akan menciptakan plus point. Kita akan bentuk terminal yang unik dengan desain atau arsitektur yang terbaik,” tegasnya.

Kinerja Keungan  

Direktur Keuangan dan Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk., Minarto, dalam public expose tahunannya di Hotel Sheraton Grand Jakarta, menyampaikan bahwa RUPS telah menyetujui pembagian dividen tunai dari tahun buku 2023 sebesar Rp 433 miliar, setara dengan 21% dari Rp 2.105 miliar laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk. Dividen senilai Rp 9,-/saham ini, menggambarkan komitmen berkelanjutan Perseroan kepada para pemegang saham PWON.

Pada tahun 2023, pendapatan perseroan terutama berasal dari kenaikan recurring revenue sebesar 21% dibanding tahun sebelumnya. Laba Bruto tercatat Rp 3.401 miliar, naik 6% dibanding tahun lalu Rp3.219 miliar. Sedangkan Laba Bersih tercatat sebesar Rp 2.382 miliar, naik 30% dibanding tahun lalu Rp 1.831 miliar.

Baca Juga: Punya Rumah Idaman Tak Harus Dimulai dari Nol, Cek Tips Jitu dari Gravel!

Sedangkan pendapatan bersih periode triwulan 1 tahun 2024 adalah Rp 1.530 miliar, naik 11% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1.385 miliar. Laba Bruto tahun ini tercatat Rp 852 miliar, naik 14% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 747 miliar. Sedangkan EBITDA sebesar Rp 833 milyar, naik 8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 771 milyar.

Pengeluaran belanja modal periode triwulan 1 tahun 2024 yang telah dikucurkan oleh Perseroan sebesar Rp 323 miliar untuk membiayai proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi, Pakuwon City Mall tahap 3 serta untuk pembelian tanah di area Pakuwon City. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini