Top 5 This Week

Related Posts

Sejauh Mana Program Perumahan Berjalan? Ini Update Terbarunya

Jakarta, propertyandthecity.com – Upaya pemerintah memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak terus dilakukan melalui berbagai program perumahan. Mulai dari Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni hingga pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, sejumlah agenda tersebut kini telah memasuki tahap pelaksanaan.

Perkembangan pelaksanaan program tersebut dilaporkan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait kepada Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (9/6/2026). Turut hadir dalam pertemuan tersebut Presiden Direktur Standard Chartered Indonesia Rino Santodiono Donosepoetro.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, Presiden menerima laporan mengenai sejumlah program prioritas di sektor perumahan yang bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta memperluas akses terhadap rumah yang layak dan terjangkau.

Salah satu program yang dilaporkan adalah Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah.

“Perkembangan pelaksanaan Program Bedah Rumah yang menargetkan perbaikan 400 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni yang aman dan nyaman bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujar Seskab, dikutip dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/26).

Selain itu, Menteri PKP juga melaporkan pelaksanaan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi.

“Kemajuan pembangunan rumah susun subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, sebagai bagian dari percepatan Program 3 Juta Rumah, yang saat ini telah memasuki tahapan land clearing dan groundbreaking,” terang Seskab.

Tak hanya menjalankan program yang sudah berjalan, pemerintah juga menyiapkan perluasan jangkauan Program Bedah Rumah pada 2027. Menurut Teddy, rencana penambahan program tersebut telah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo.

Pemerintah juga terus melanjutkan berbagai agenda di sektor perumahan, mulai dari pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, pembangunan rumah susun, penataan kawasan kumuh, hingga pengembangan skema pembiayaan perumahan yang lebih mudah diakses masyarakat.

“Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles