Top 5 This Week

Related Posts

Sulit Kumpulkan DP Rumah? Perumnas dan BTN Punya Program NabungDP

Jakarta, Propertyandthecity.com – Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) berkolaborasi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menghadirkan Program NabungDP untuk membantu masyarakat, terutama generasi muda, menyiapkan uang muka rumah melalui tabungan secara bertahap.

Plt. Direktur Utama Perum Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan, program ini bertujuan membiasakan masyarakat menabung sejak dini agar lebih siap membeli rumah.

“Ini sebenarnya yang pertama spesial. Jadi ini yang pertama kali kita adakan tabungan DP dengan Perumnas dan BTN. Sebetulnya maksudnya ini adalah untuk membiasakan masyarakat untuk mulai memiliki rumah dengan cara mudah,” ujar Imelda dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis (29/10/26).

Menurut Imelda, masyarakat kerap kesulitan membeli rumah karena harus mengumpulkan uang muka yang tidak sedikit, menanggung cicilan bulanan, serta memenuhi persyaratan pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Melalui NabungDP, calon pembeli dapat mulai menyisihkan uang untuk uang muka sembari menunggu rumah selesai dibangun. Kebiasaan menabung secara rutin juga diharapkan membantu bank menilai konsistensi calon debitur dalam mengelola keuangan.

Imelda menjelaskan, dana tabungan tersebut tetap tercatat atas nama pribadi sehingga nantinya dapat digunakan untuk mengurangi beban pembiayaan rumah setelah pengajuan KPR disetujui.

Bantu Pekerja Informal Siapkan DP Rumah

Program NabungDP juga menyasar generasi muda dan pekerja sektor informal yang kerap terkendala pengajuan KPR karena tidak memiliki slip gaji.

Menurut Imelda, kebiasaan menabung secara rutin dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bank dalam menilai calon debitur. Ia mencontohkan, konsistensi menabung selama enam bulan hingga satu tahun dapat menunjukkan kemampuan calon pembeli dalam menyisihkan uang secara teratur.

“Dengan adanya Program NabungDP ini, itu mereka (pekerja informal) dilihat oleh bank. Mereka membuka rekening di bank dan kemudian bank akan melihat setiap bulannya bahwa pekerja itu disiplin membayar atau menabung misalnya, biasanya bank melihatnya minimal 6 bulan. Kalau dalam setahun pekerja informal tersebut bisa terus menabung DP setiap bulannya maka itu menunjukkan bahwa ada konsistensi sehingga bank akan jauh lebih cepat menyetujuinya ketika pekerja tersebut mengajukan (KPR),” terangnya, seperti dikutip dari media ANTARA.

Meski demikian, persetujuan KPR tetap mengikuti penilaian dan ketentuan yang berlaku di bank.

Selain untuk pembelian rumah pertama, program ini juga dapat dimanfaatkan masyarakat yang sudah memiliki hunian untuk menyiapkan uang muka pembelian rumah berikutnya.

Imelda berharap NabungDP dapat mendorong masyarakat mulai merencanakan kepemilikan rumah sejak dini. Setelah tabungan uang muka mencukupi dan pengajuan KPR disetujui, calon pembeli dapat melanjutkan proses akad kredit untuk membeli rumah Perumnas.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles