Demo di Hong Kong Menjadi Blessing In Disguise

0
481
hong kong

Ketidakstabilan kondisi politik Hong Kong akibat demo di Hong Kong yang belum ada tanda-tanda surut, akhirnya mendorong para investor di Hong Kong untuk mengalihkan dananya ke negara lain. Malaysia salah satu negara yang diincar para investor Hong Kong untuk mengalihkan dananya. Tercatat dari 21 unit kondominium yang rilis 7 Juni 2019 di Johor Bahru, sebanyak 50 persen dibeli warga Hong Kong.

Baca: Demonstrasi Hantam Properti Hong Kong

Dipilihanya Malaysia bisa jadi karena harga properti di Malaysia yang dianggap jauh lebih murah dibandingkan di Hong Kong. Harga properti di Hong Kong bisa berada pada kisaran hingga 6 kali lebih tinggi daripada harga properti di Malaysia. Misalnya, harga rumah di Johor Bahru, menurut National Property Information Center (Napic) Malaysia rata-rata 350 ribu ringgit (sekitar Rp1,2 miliar). Di Hong Kong, harga sebesar itu belum tentu sanggup untuk membeli apartemen seluas 300 kaki persegi.

Terrence Law selaku senior principal project director di Centaline Property Agency, seperti dikutip dari laman www.scmp.com, mengatakan banyak warga Hong Kong menjadikan properti di Malaysia sebagai rumah kedua yang nantinya akan menjadi rumah semasa pasca-pensiun. Selain kawasan Johor Bahru, kawasan lain yang diincar warga Hong Kong untuk berinvestasi di properti di Malaysia adalah kawasan Kuala Lumpur dan Penang. (Harini Ratna)