Beranda Liputan Utama UPAYAKAN PELESTARIAN ALAM DAN EKOSISTEM

UPAYAKAN PELESTARIAN ALAM DAN EKOSISTEM

Proyek-proyek yang kami rancang di Summarecon Serpong dipastikan optimal dalam penggunaan material yang sudah tersertifikasi hijau, menerapkan inovasi teknologi seperti desain rumah pintar (smart home) sebagai upaya mengoptimalkan penggunaan energi. Desain kota terpadu yang berkelanjutan melalui penanaman pohon dan adanya ruang terbuka hijau

0
pelestarian alam
Magdalena Juliati Executive Director Summarecon Serpong

Memiliki hunian di lokasi strategis dengan lingkungan yang sehat adalah idaman bagi setiap keluarga muda dan modern. Sadar bahwa komplek perumahan tanggap lingkungan kini menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya urban menengah atas, perusahaan pengembang sejumlah proyek properti PT Summarecon Agung sudah melakukan berbagai macam terobosan dan inovasi untuk memperkuat prinsip enviroment, social, governance (ESG) dalam lingkup perusahaan dan proyek residensial yang dilansir.

baca juga, Harga Terus Melambung, Bisakah Gaji UMP Jakarta Beli Rumah?

Executive Director Summarecon Serpong, Magdalena Juliati, menjelaskan, seluruh stakeholder di perusahaannya telah mengimplementasikan ESG, salah satunya melalui aktivitas bisnisnya yakni pengembangan kota terpadu (township) yang mengintegrasikan pengembangan residensial dan komersial yang didukung dengan fasilitas yang luas dan lengkap, serta lingkungan yang aman, enviromental and social friendly bagi penghuni kota tersebut.

“Hal ini juga sekaligus sebagai upaya membantu pemerintah dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya tujuan SDGs
no 11 yakni menciptakan kota dan permukiman yang berkelanjutan atau sustainable cities and communities,” ujar Magdalena, menjawab pertanyaan Property and the City, Selasa (13/2/2024). Wujudnya berupa melakukan efisiensi dalam penggunaan energi dan sumber daya alam dengan dampak emisi seminimal mungkin. Satu diantaranya menciptakan produk properti yang ramah lingkungan, serta dilengkapi dengan ruang-ruang hijau dalam setiap pengembangan wilayah, agar tercipta lingkungan yang sehat.

“Dalam hal pelestarian lingkungan dan penghematan energi, Summarecon selalu memperhatikan keseimbangan lingkungan, yaitu membangun
berdasarkan sebuah perencanaan, dan studi komperehensif agar seluruh proses kegiatan kerja diupayakan turut melestarikan alam dan ekosistemnya,” terangnya.

Antisipasi

Di luar krisis pangan dan krisis energi dalam jangka pendek, Magdalena setuju bahwa perubahan iklim merupakan tantangan jangka panjang yang harus dihadapi oleh dunia termasuk Indonesia. Pun, Summarecon sebagai pelaku bisnis konstruksi yang berkaitan erat dengan cara membangun perkotaan berikut gaya hidup manusia di dalamnya, telah bersiap mengantisipasi dalam menghadapi risiko perubahan iklim.

Proyek township Summarecon Serpong di Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi contoh nyata kepedulian Summarecon terhadap bumi sejak lama. Kondovila atau low-rise apartment Rainbow Springs di area The Springs dinobatkan sebagai World Gold Winner untuk kategori Residential (Low Rise) dari Federasi Real Estate Internasional (FIABCI) pada tahun 2015.

Hunian bertingkat dengan dukungan lanskap hijau dilengkapi fasilitas luar ruang untuk interaksi sosial bagi para penghuninya. Diluncurkan tahun 2020, unit apartemen Rainbow Springs Condovillas hadir menjawab permintaan konsumen yang kini selektif memilih hunian sehat di lingkungan asri dengan udara segar dan fasilitas lengkap, sehingga dapat menunjang relasi sosial yang baik.

“Kondovila ini dirancang mengutamakan kenyamanan dan quality living. Sebanyak 70 persen dari luas lahan diperuntukkan sebagai ruang terbuka hijau dan bentuk taman tematik. Sangat ideal untuk mendukung aktivitas penghuni di dalam maupun di luar ruang,” jelas Magda.

Arsitek kenamaan Adi Purnomo mendesain bangunan di tepi danau Grisea ini bergaya modern tropical, memastikan aliran angin dan posisi matahari di sisi terbaik untuk menjamin sirkulasi udara dan cahaya alami yang optimal pada setiap ruangan. Inilah yang membuat proyek ini memenuhi kriteria rumah sehat dan hemat energi.

“Proyek-proyek yang kami rancang di Summarecon Serpong dipastikan optimal dalam penggunaan material yang sudah tersertifikasi hijau, menerapkan inovasi teknologi seperti desain rumah pintar (smart home) sebagai upaya mengoptimalkan penggunaan energi. Desain kota terpadu yang berkelanjutan melalui penanaman pohon, adanya ruang terbuka hijau,” rinci Magda.

Tak hanya itu, pengembang juga membangun aspek mobilitas yang ramah lingkungan seperti jalur sepeda dan pejalan kaki untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor di dalam kota. Sumber energi terbarukan seperti panel surya juga diandalkan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber daya fosil.

Menurutnya, ruang terbuka hijau berperan penting dalam mengurangi dampak terjadinya pemanasan global, karena mampu menyerap emisi karbon dioksida (CO2), juga memenuhi kebutuhan oksigen bagi warga dan penghuni di dalam lingkungan tersebut.

Summarecon juga senantiasa berupaya mengurangi pemakaian air limbah yang ada dengan mengolah dan dimanfaatkan kembali. “Sistem manajemen air yang baik juga penting, kami menyadari hal itu,” ungkapnya. Penanganan air kotor atau limbah rumah tangga Summarecon Serpong diolah dalam instalasi pengolahan limbah Waste Water Treatment Plan (WWTP) sehingga setelah melalui proses tertentu air kotor tersebut akan menjadi bersih kembali dan dapat dimanfaatkan untuk penyiraman tanaman.

Inisiatif

Sejumlah cara ditempuh Summarecon untuk meningkatkan probabilitas bisnis dan menggerakan konsumen agar peduli dengan lingkungan hidup. Salah satu kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dalam kegiatan Program Daur Ulang Sampah, yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Juga penerapan town management regulation yang di dalamnya mengandung ketentuan yang berkaitan dengan lingkungan hidup secara konsisten sehingga lama kelamaan warga menjadi terbiasa dan nyaman melakukan nya,” ucap Magda.

Summarecon Serpong telah lama fokus penggantian lampu TL menjadi lampu LED di area pengembangan dan penggunaan chiller absorpsi sebagai pendukung penghematan energi mesin pendingin di lingkungan Summarecon Mall Serpong.

Penggunaan lampu LED “Light Emitting Diode” merupakan semi konduktor yang dapat merubah energi listrik menjadi cahaya pada saat medianya dialiri oleh listrik. Penggantian lampu LED ini terlah berlangsung sejak tahun 2018 di beberapa unit bisnis seperti mall, club house serta perkantoran dan apartemen yang tersebar di beberapa area pengembangan Summarecon Serpong.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini