Home Berita Properti Mengenal Hydrostop, Acian Kedap Air Solusi Dinding Lembab

Mengenal Hydrostop, Acian Kedap Air Solusi Dinding Lembab

Hydrostop dengan Polycrystallite Technology bekerja mengkristalisasi air yang masuk ke celah dinding sehingga dapat menghentikan rembesan air dan mencegah dinding lembab.

79
2
Aplikasi acian kedap air Hydrostop
Aplikasi acian kedap air Hydrostop./ dok. Aquaproof

Jakarta, Propertyandthecity.com — Pada zaman modern saat ini, banyak konsep arsitektur baru seperti konsep industrial yang mengekspos materialnya. Bila menemukan kafe-kafe atau bangunan tertentu dengan tampilan dinding semen ekspos, hal itu bukan berarti material belum selesai dikerjakan namun demikianlah konsep bangunan tersebut sehingga membuatnya memiliki nilai estetika tersendiri. Bahkan bagi kalangan tertentu konsep tersebut justru lebih kekinian dan menarik untuk dijadikan latar swafoto.

Tak hanya ditemukan pada tempat seperti kafe dengan suguhan kopinya, konsep semen ekspos juga diminati pemilik rumah karena memberikan kesan sejuk dan elegan. Konsep industrial semen ekspos ini biasanya dibuat hampir di semua dinding rumah, baik dinding dalam maupun dinding luar yang langsung terpapar hujan dan panas.

Baca: Usung Konsep Tropical Modern Resort, Sinar Mas Land Luncurkan Kawasan “Tanakayu” di BSD City

Semen ekspos tentu memiliki bahan utama dari semen, dimana hasil adukan semen itu sendiri dapat dikatakan mudah retak bila tidak ditangani dengan baik. Biasanya pemilik rumah, tidak hanya memikirkan masalah estetika namun faktor perlindungan rumah juga penting, karena hal tersebut mempengaruhi umur bangunan atau kekokohan bangunan itu sendiri.

Bagi pemilik rumah yang tetap menginginkan konsep industrial semen ekspos namun juga khawatir perlindungan rumahnya, Aquaproof hadir memberikan solusi dengan menghadirkan produk acian kedap air Hydrostop.

“Hydrostop merupakan acian kedap air yang dapat diaplikasikan dari dalam maupun luar ruangan. Hydrostop memiliki Polycrystallite Technology yang dalam keadaan basah akan aktif bekerja mengkristalisasi air rembesan yang masuk ke pori-pori atau retakan pada dinding, sehingga rembesan air akan terhenti,” terang Antony Kostka, General Manager Commerce PT Adhi Cakra Utama Mulia.

Berbeda dari acian semen biasa, acian Hydrostop memiliki beberapa keunggulan. Pertama, anti lembab/anti seep. Seep disebabkan oleh naiknya air tanah melalui pori-pori beton/dinding bata.

Dengan menggunakan acian kedap air Hydrostop, air rembesan akan bereaksi dengan Hydrostop membentuk polycrystallite sehingga pori-pori akan tertutup dan rembesan akan berhenti.

Baca: Perkuat Jaringan, Liberta Hotel International Siap Kelola Amartahills Hotel & Resorts

Kedua, menahan air dari semua sisi. Hydrostop dapat menahan air baik dari sisi yang terkontak langsung dengan air (sisi positif) maupun yang tidak terkontak langsung dengan air (sisi negatif) tanpa menyebabkan gelembung (blister).

Ketiga, self-healing. Acian Hydrostop mampu menutup retakan dengan lebar hingga 0,5 mm dengan sendirinya melalui proses pembentukan polycrystallite atau kristalisasi air.

Keempat, tidak retak rambut. Umumnya acian hasil adukan semen biasa rawan mengalami retak rambut.

Dengan menggunakan Hydrostop sebagai acian yang kedap air, tentu dapat menghindari permasalahan retak rambut di dinding dan menjadikan tampilan dinding lebih maksimal sebagai acian ekspos atau untuk dilanjutkan proses pengecatan.

Setelah lapisan pasangan bata, lalu lapisan plesteran hasil campuran pasir, semen dan air, kemudian dapat dilanjutkan dengan lapisan acian kedap air Hydrostop.

Bubuk Hydrostop dapat dicampurkan dengan air sesuai takaran yang dianjurkan pada kemasan, aduk rata dan aplikasikan seperti acian dinding pada umumnya.

Berikut cara penggunaannya untuk dinding baru: Pertama, basahi plesteran yang telah berumur 3 hari. Proses pembasahan atau pelembaban plesteran bisa menggunakan selang air, lap basah atau semprotan tanaman.

Baca: Jelajahi Berbagai Fitur Unik ala Jepang di Apartemen KIZO Residence Jakarta

Kedua, campur dan aduk hingga rata 1 kantong Hydrostop kemasan 20 kg dengan 6-7 liter air, Hydrostop kemasan 2 kg dengan 0,6 liter air, atau hingga kekentalan yang diinginkan. Setiap 2 kg Hydrostop dapat melapisi bidang seluas 1 m² dengan ketebalan acian 1-2 mm.

Ketiga, aplikasikan adukan Hydrostop seperti acian. Keempat, basahi dan jaga kelembaban hasil aplikasi Hydrostop selama 2 hari berturut-turut. Dalam 1 hari dapat melakukan beberapa kali proses pembasahan atau pelembaban acian seperti pagi, siang dan sore hari.

Kelima, tunggu selama beberapa hari maka dinding semen ekspos yang kedap air telah siap digunakan untuk beraktivitas atau bila ingin melakukan pengecatan juga dapat dilakukan namun harus menunggu acian benar-benar kering sesuai standar acian pada umumnya yaitu 14 hari setelah proses aplikasi acian.

Langkah-langkah di atas dapat diterapkan juga pada dinding yang sudah terlanjur lembab bahkan acian dinding sudah keropos, namun diperlukan langkah tambahan yaitu mengupas terlebih dahulu seluruh bagian yang rapuh satu bidang.

Jika kondisi plesteran di bawah lapisan acian masih baik, maka cukup kupas cat lama dan ketrik acian, lalu lanjutkan dengan langkah 1 hingga langkah 4 di atas.

Baca: Sinar Mas Land Berikan Beasiswa Coding untuk Puluhan Pemuda-Pemudi Kabupaten Tangerang

Antony menambahkan, penggunaan acian kedap air Hydrostop juga tepat untuk bangunan dengan kondisi dinding lembab karena naiknya air tanah ke tembok sehingga tembok selalu terlihat lembab pada bagian bawah, terutama untuk bangunan yang berada di area bersebelahan dengan lahan persawahan atau perairan lainnya.

“Kemudian Hydrostop juga tepat untuk tembok yang terkena rembesan air dari instalasi AC, dan juga tembok lembab yang berhimpitan dengan tetangga sehingga hanya memungkinkan pekerjaan tembok dari sisi dalam saja,” jelasnya.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here