Beranda Liputan Utama TREND GREEN DEVELOPMENT SEMAKIN MENGUAT

TREND GREEN DEVELOPMENT SEMAKIN MENGUAT

PWON secara umum sudah menerapkan prinsip-prinsip green development. Dan office tower yang berada di Jakarta, sudah tersertifikasi Greenship dari Green Building Council Indonesia (GBCI)

0
green developer
Ivy Wong Direktur Pakuwon (PWON)

Pemerintah kini gencar menyosialisasikan regulasi dan pentingnya menerapkan prinsipprinsip hidup berkelanjutan. Keseriusan itu misalnya dibuktikan dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca dalam Pembangunan Nasional.

baca juga, DEVELOPER BERLOMBA PACU PROYEK HIJAU

Juga Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2022 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Bahkan yang terbaru ini pemerintah melalui KPU mewajibakan 5.741.127 KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang dilantik
pada 25 Januari 2024 untuk menanam pohon secara serentak di masing-masing daerahnya. Ini merupakan salah satu wujud keseriusan
pemerintah dalam hal menanggulangi perubahan iklim.

Sejalan dengan itu, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) meyakini bahwa masyarakat Indonesia lama-kelamaan menyadari pentingnya penghijauan dan menjaga lingkungan. Bahkan menurut Ivy Wong selaku Direktur meyakini green development itu menjadi tren, yang semakin lama semakin menguat, seiring dengan upaya Pemerintah untuk menerapkan konsep pengembangan yang berkelanjutan.

Untuk itu, menurut Ivy, edukasi terhadap konsumen atau masyarakat secara umum secara intens itu sangat diperlukan. Agar para konsumen
lebih aware dan lebih memilih dan menghargai produk-produk yang berwawasan hijau.

Penerapan Green Development

PWON secara umum sudah menerapkan prinsipprinsip green development. Misalnya untuk gedung-gedung perkantoran (office tower) sudah mendapatkan sertifikasi green building untuk semua office tower yang berada di Jakarta, yakni sertifikasi Greenship dari Green Building
Council Indonesia (GBCI).

Adapun dua office tower yang berada di Surabaya sedang dalam persiapan sertifikasi green building. Targetnya di tahun 2024 ini bisa
terpenuhi.

Begitupun dengan tempat pusat perbelanjaan (mall) PWON yang ada di Jakarta dan Surabaya sedang dipersiapkan untuk pengajuan sertifikasi
green building.

Termasuk juga untuk existing building portfolio, PWON terus mengupayakan penurunan emisi dari berbagai iniative mix penurunan pemakaian
energi dan juga penggunaan pasokan listrik tenaga surya (PLTS atap) Selanjutnya untuk pengembangan gedunggedung baru, PWON terus berupaya mengurangi carbon foot-print dengan penggunaan material konstruksi yang lebih ramah lingkungan, desain gedung yang lebih ramah energi Tentu saja, dalam tataran praksisnya tak semudah membalikkan telepak tangan. Banyak rintangan yang dihadapi, baik dari esternal
maupun internal.

Dari sisi eksternal lebih mendominasi, misalnya terkait regulasi yang masih kurang jelas dan tepat. Contohnya batasan daya listrik terpasang yang bisa menggunakan PLTS. Dukungan Pemerintah dalam bentuk insentif tertentu bagi pelaku usaha yang telah menjalankan dan berinvestasi pada upaya penurunan emisi.

Di lain sisi, PWON sangat optimis bahwa penerapan green development ini walau dari sisi jangka pendek pasti akan meningkatkan biaya,
namun yang diharapkan adalah efisiensi dalam jangka penjang. l (ed. AT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini