Dalam rangkaian ulang tahun kelima Grup Synergy Developer Indonesia, tema green menjadi salah satu tema sentral. Isu green sustainability banyak dibahas dalam bisnis properti termasuk para pengembang dan arsitek saat ini untuk menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik ke depan. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun para pelaku bisnis dan masyarakat pun mempunyai kepentingan dan tanggung jawab yang sama untuk membuat dunia yang lebih sehat dan berkelanjutan.
baca juga, Kabinet Prabowo Akan Bentuk Kementerian Perumahan, Ini Alasannya!
Grup Synergy Developer Indonesia dibawah komando Ismet Natakarmana mengadakan gala dinner pada Kamis, 7 Maret 2024 di IDD PIK2 yang dihadiri oleh 500 pengembang dan industri terkait. Dalam kesempatan tersebut digelar talkshow dengan tema ‘Success Story PIK2’ dengan menampilkan Ipeng Widjojo, Direktur Business Development Agung Sedayu Group (ASG), Irwan Djohansjah, Direktur Master Planning & Development Agung Sedayu Group (ASG), Sibarani Sofian, ST. MUDD, Principal & Founder Urban+, Monika Indriasari, Direktur PT Townland
International, Suroso Ariel A.J, Principal & Founder Image Qreator.
Rangkaian acara pun berlanjut dengan gelaran Synergy Green Building Festival 8-11 Maret 2024 dengan menghadirkan para supplier bahan bangunan, furnitur, seni, dan lanskap yang concern mengenai green sustainability, antara lain: TOTO, Kenari Djaja, Cisangkan, Alexindo, Modico, Classic Carpet, Avian, Pacific Paint, Propan, Shera, Kencana Atap, Enviro, GRC Board, Titanium Granite, Tegola Canadese, Germany Brilliant, Valentino Gress, Dekkson, Semen Merah Putih, Simmons, Arna, Floem Contract, Stuffo, Demi Bumi, Selaras Lawang Sewu, Alga Mattress, Smart Marble, Boolet, Upakara Bhuvana Nusantara, Kertabumi Recycling Center, Woodone Integra, Walpix, Robries, Fortress,
Crystal Amerta, Uzin, Roshan, Daya Alam, Impax, termasuk juga KB Bukopin, Rumah123, 2G Studio dan virtual platform Viruma, dan lainnya.
Acara yang diinisiasi Grup Synergy ini berkolaborasi dengan PT Townland International, Media Property and The City dan Indonesia Property Watch juga dukungan luar biasa dari Agung Sedayu Group, Panorama Media, Mega Build Indonesia, dan White Horse Group. Konsep acara digarap oleh Townland International untuk menciptakan konsep festival yang ‘hijau’. Konsep hijau terpancar jelas saat memasuki aula Indonesia
Design District (IDD) PIK2, tempat gelaran festival ini dilaksanakan. Terowongan ‘hutan’ sengaja dibuat menyerupai kondisi alam natural yang membuat para pengunjung terkesima. Dukungan luar biasa untuk penciptaan hutan dari para kontributor, antara lain dari Kampung Flora Cipta (KFC), Godong Ijo, Costus Garden & Hanara, KEKO, Viro, Viridi Indonesia, Inspira. Bahkan kursi dan lampu jamur juga dipamerkan dari Pita serta kursi dari daur ulang plastick dan tutup botol oleh Mortier. Tidak hanya itu, di dalam venue juga dipamerkan Tiny House sebuah prototype rumah menggunakan Cross Laminated Timber (CLT) sebagai negative carbon material dari Hiraka.
Gelaran festival ini juga akan menghadirkan talkshow mengenai green development dari para nara sumber Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Jakarta dan Banten, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Indonesia Feng Shui Architects (IFSA), PT Townland International, AEC Group, Artelia Indonesia, Gunung Raja Paksi, Atelier Riri, PTI Architect, Urban+, Image Qreator, Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas
Tarumanagara, Universitas Trisakti, Universitas Pelita Harapan.
“Acara ini juga merupakan rangkaian dari acara anniversary kelima dari Grup Synergy dan direncanakan menjadi acara tahunan sebagai ajang tempat kolaborasi dan sinergi bagi para pebisnis properti dan arsitek termasuk anggota Grup Synergy yang saat ini berjumlah tidak kurang dari 600 pengembang properti, 300-an supplier bahan bangunan, dan 200-an arsitek dan desainer interior,” jelas Ismet.
Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch menyambut baik terselenggaranya event ini. “Synergy Green Building Festival menjadi tempat wadah bagi para supplier bahan bangunan, arsitek, kontraktor, desain interior, untuk mendekatkan diri ke masyarakat sekaligus memperkenalkan produk-produk berkualitas untuk dapat bekerja sama dengan para pengembang. Sekaligus memeroleh wawasan mengenai green development yang sangat luar biasa dari para pembicara yang hadir pada talkshow yang dilakukan setiap hari selama acara berlangsung” Ungkap Ali. Festival terbuka untuk pengunjung umum yang juga berkesempatan untuk memeroleh tumbler gratis menarik saat berkunjung. Dan jangan lewatkan undian emas yang akan diundi setiap harinya di sana. Mari kita tingkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara bumi untuk lebih sehat lagi.





















