Beranda Berita Properti Salurkan Dana Program BSPS di Provinsi Gorontalo, Kementerian PUPR Gandeng Bank Mandiri

Salurkan Dana Program BSPS di Provinsi Gorontalo, Kementerian PUPR Gandeng Bank Mandiri

Untuk pelaksanaan Program BSPS Tahun Anggaran 2022 ini, Provinsi Gorontalo mendapat alokasi tahap pertama berjumlah 1.500 unit yang terbagi di enam kota/kabupaten

0
Kementerian PUPR menggandeng Bank Mandiri Cabang Gorontalo untuk menyalurkan dana Program BSPS tahun 2022 di Provinsi Gorontalo
Kementerian PUPR menggandeng Bank Mandiri Cabang Gorontalo untuk menyalurkan dana Program BSPS tahun 2022 di Provinsi Gorontalo./ dok. PUPR

Cimanggis, Propertyandthecity.com — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menggandeng PT Bank Mandiri Tbk (Persero) Cabang Gorontalo sebagai mitra penyalur dana Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2022 di Provinsi Gorontalo.

Jumlah dana Program BSPS yang akan disalurkan oleh Bank Mandiri di Provinsi Gorontalo senilai Rp30 miliar yang akan digunakan untuk meningkatkan kualitas rumah sebanyak 1.500 unit rumah.

Baca: Fokus Pasarkan Tower Ekki, Podomoro Golf View Targetkan Golfer

“Kami berharap dengan adanya program perumahan dari Kementerian PUPR seperti Program BSPS bisa membantu masyarakat khususnya Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki serta menghuni huniaan yang layak,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto di Jakarta, Rabu (8/6/2022), lalu.

Iwan menerangkan, Kementerian PUPR terus fokus membangun infrastruktur perumahan untuk memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Untuk itu, diperlukan peran aktif pemerintah daerah, masyarakat serta sektor swasta untuk mendukung pelaksanaan program perumahan di daerah.

“Kami akan terus mendorong pelaksanaan program pro rakyat melalui Program BSPS atau yang lebih dikenal dengan bedah rumah. Kesejahteraan masyarakat dapat meningkat seiring dengan terpenuhinya rumah atau hunian yang layak,” terangnya.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Sulawesi I, Recky W Lahope didampingi Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali menjelaskan, pihaknya menggandeng Bank Mandiri sebagai bank penyalur dana program BSPS berdasarkan evaluasi kinerja yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2021 lalu.

Bank Mandiri dinilai memiliki hasil kinerja yang baik di lapangan sehingga mempermudah dalam proses penyaluran dana bantuan kepada masyarakat.

Baca: Pakar Pemasaran Tung Desem Waringin dan Central Group Kembangkan Hillside, Perumahan Konsep Vila dan Resor Pertama di Kota Batam

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 7 Tahun 2018 tentang BSPS diperlukan mekanisme penyaluran dana bantuan melalui bank penyalur, jadi setiap tahunnya diadakan pemilihan untuk bank penyalur dana BSPS. Kerja sama antara Kementerian PUPR dengan Bank Mandiri dalam penyaluran dana Program BSPS telah berlangsung sejak tahun 2019 yang lalu.

Adanya kerja sama antara Kementerian PUPR dengan Bank Mandiri ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo yang diwakili oleh Pejabat pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Rumah Umum dan Komersial, Elvira Monayo dengan Kepala Bank Mandiri Cabang Gorontalo, Darojat Wirabuana di Maqna Hotel Gorontalo yang disaksikan oleh Kepala Satker Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Alwi Mahdali.

“Kami berharap pelaksanaan program BSPS di Gorontalo tahun ini bisa berjalan semakin lancar sehingga target peningkatan kualitas hunian bagi masyarakat bisa tercapai dengan baik,” harapnya.

Untuk pelaksanaan Program BSPS Tahun Anggaran 2022 ini, imbuhnya, Provinsi Gorontalo mendapat alokasi tahap pertama berjumlah 1.500 unit yang terbagi di enam kota/kabupaten yakni Kota Gorontalo 162 unit, Kabupaten Gorontalo 400 unit, Kabupaten Gorontalo Utara 390 unit, Kabupaten Boalemo 200 unit, Kabupaten Pohuwato 200 unit dan Kabupaten Bone Bolango 148 unit.

Baca: Sinar Mas Land Akuisisi Properti Komersial Premium di London

“Total anggaran yang akan disalurkan untuk tahap pertama program BSPS di Gorontalo senilai Rp 30 Miliar untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni sebanyak 1.500 unit. Setiap penerima bantuan akan menerima dana sebanyak Rp 20 juta yang akan digunakan untuk pembelian bahan bangunan Rp 17,5 juta dan sisanya Rp 2,5 juta untuk upah tukang,” ujarnya.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini