Rusun MBR di Gorontalo Siap Diserahterimakan

Rusunawa MBR di Kota Gorontalo dibangun pada tahun 2016 lalu. Revitalisasi Rusunawa MBR menghabiskan anggaran senilai Rp1,74 miliar.

0
57
rumah susun mbr di gorontalo
Rusunawa bagi MBR di Gorontalo. (dok. PUPR)

Propertyandthecity.com, Gorontalo – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan tengah mempersiapkan proses serah terima aset Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kepada Pemerintah Kota Gorontalo.

“Kami sedang memproses serah terima aset Rusunawa MBR ke Pemkot Gorontalo,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Gorontalo, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Alwi Mahdali usai melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Rusunawa MBR di Gorontalo beberapa waktu lalu.

Baca: Kementerian PUPR Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Terkait Perumahan

Menurut Alwi, saat ini pihaknya sudah melaksanakan revitalisasi Rusun sehingga penghuni Rusun lebih nyaman tinggal di hunian vertikal ini.

Sebagai informasi, Rusunawa MBR di Kota Gorontalo dibangun pada tahun 2016 lalu dan berlokasi di Jalan Uskap, Kelurahan Buliide, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.

Bangunan vertikal ini terdiri dari satu menara setinggi empat lantai. Pihak Kementerian PUPR pun mengecat bangunan ini dengan cat berwarna warni agar lebih menarik serta melengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti mebulair, mini market, aula.

Lebih lanjut, Alwi menerangkan, Kementerian PUPR terus meningkatkan penyediaan hunian layak dan aman bagi seluruh masyarakat Indonesia. Sesuai amanah UUD 1945 khususnya Pasal 28H ayat (1) menyatakan bahwa Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan. Maka, negara punya tanggung jawab untuk menjamin hak tersebut melalui pembangunan perumahan rakyat.

Baca: Kementerian PUPR Bangun 4 Rusunawa Mahasiswa di Jawa Tengah

“Rusunawa ini sebenarnya sudah ditempati mulai tahun 2018 lalu dan memiliki jumlah unit hunian sebanyak 90 unit,” terangnya.

Revitalisasi Rusunawa MBR, imbuh Alwi, menghabiskan anggaran senilai Rp1,74 miliar. Proses pengerjaannya dilaksanakan selama 120 hari meliputi pekerjaan metalikal, elektrikal serta penambahan akses jalan dan drainase air limbah.

Alwi menjelaskan, revitalisasi Rusunawa MBR Kota Gorontalo ini ditujukan dalam rangka proses serah terima hibah aset ke Pemerintah Kota Gorontalo. Pihaknya berharap setelah perbaikan dan perawatan ini lebih cepat proses serah terima hibah dan akan dimanfaatkan oleh Pemda Kota Gorontalo.

Baca: Generasi Milenial Jadi Target Sosialisasi Program Sejuta Rumah

“Kami berharap setelah proses serah terima aset ini Pemkot Gorontalo dan penghuni Rusun bisa melakukan perawatan bangunan secara mandiri dengan membentuk unit pengelola dan dibuatkan manajemen tersendiri untuk pengelolaan bangunan. Kami juga berharap bangunan ini bisa dimanfaatkan dan penghuni bisa menjaga kebersihan hunian,” katanya.