Home Berita Properti Rucika Beri Solusi Terpadu Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih di Bandung

Rucika Beri Solusi Terpadu Fasilitas Sanitasi dan Air Bersih di Bandung

Sistem pengolahan limbah SWG yang dikembangkan dari konsep asli UNICEF ini telah memberikan banyak manfaat, tidak hanya sebatas sistem sanitasi yang baik dan lebih sehat, namun juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat setempat.

78
0
Proyek sistem sanitasi terpadu Safe Water Garden di bandung
Proyek sistem sanitasi terpadu Safe Water Garden (SWG) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat./ dok. Rucika

Bandung, Propertyandthecity.com — Rucika yang memiliki komitmen sebagai Solusi Total Sistem Perpipaan di Indonesia, tidak hanya memperhatikan sistem saluran air bersih saja, namun juga air limbah. Dengan sistem air limbah yang baik, tentunya akan berpengaruh pada lingkungan yang bersih, aman dan sehat.

Sejalan dengan komitmen itu, Rucika kembali mendukung proyek sistem sanitasi terpadu bersama dengan Loola Adventure Resort melalui programnya, Safe Water Garden (SWG). Program yang dilaksanakan sejak September hingga Oktober di Desa Nagrak, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ini, merupakan kali kedua di tahun 2021. Kolaborasi sebelumnya dilakukan di pemukiman Bumi Indah, Bintan, Kepulauan Riau, pada bulan April 2021.

Baca: Jelang Akhir Tahun, Apartemen Skandinavia Berikan Penawaran Menarik

Hadirnya program SWG di Desa Nagrak ini, merupakan suatu program yang disponsori oleh Rotary Club International yang berkolaborasi dalam bidang penelitian dengan Institut Teknologi Nasional (ITENAS) Bandung.

Sistem SWG yang salah satu komponen utamanya adalah sistem perpipaan, membuat Rucika sebagai produsen sistem perpipaan terlengkap di Indonesia tergerak untuk turut andil berkontribusi dalam menyukseskan program pengelolaan air limbah.

Rucika menyiapkan 30 sistem sanitasi SWG untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan air limbah di 91 rumah di pemukiman Desa Nagrak, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dikirim langsung dari Jakarta, 30 sistem sanitasi yang masing-masing terdiri dari pipa Rucika Standard, serta sambungan pipa Rucika, diterima langsung oleh warga Desa Nagrak, dan disambut antusias oleh penduduk setempat.

Baca: Resort Internasional Bintang Lima Pertama di Danau Toba Akan Diresmikan Tahun Depan

Peresmian sekaligus peninjauan proyek yang dilaksanakan 2 Oktober 2021 lalu dibuka oleh Direktorat Sanitasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Anggia Satrini, serta dihadiri perwakilan dari pihak sponsor Rotary Club, Mira Dyah Wahyuni selaku President Rotary Club Bandung, perwakilan dari ITENAS Bapak Iwan Juwana selaku Kepala LPPM ITENAS, dan Lilik Sutiarso sebagai salah satu pendesain dari unit Safe Water Garden. Turut hadir juga Kepala Desa Nagrak Suparman, beserta perangkat desa setempat.

Sebagai informasi, sistem pengolahan limbah SWG yang dikembangkan dari konsep asli UNICEF ini telah memberikan banyak manfaat, tidak hanya sebatas sistem sanitasi yang baik dan lebih sehat, namun juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat setempat.

Cara Kerja Safe Water Garden

Pengolahan limbah dari toilet atau air mandi yang keluar melalui pipa ke dalam tangki air, kemudian terurai secara alami di dalam tangki air plastik yang kedap udara tersebut tanpa chemical apapun.

Dengan penyesuaian tinggi pipa yang keluar dari tangki, air yang keluar melalui pipa yang dilubangi sepanjang 8 – 10 mm, agar dapat tersalurkan ke kebun resapan.

Baca: John Riady: Sektor Properti Lebih Cerah di 2022

Dengan demikian, halaman rumah penduduk dapat digunakan untuk bercocok tanam, sehingga bisa menjadi sumber pangan atau penghasilan masyarakat setempat.

Sandhy Kurniawan, Marketing Division Head PT Wahana Duta Jaya Rucika mengatakan, di Indonesia, sistem sanitasi yang baik adalah salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan.

“Kami bersyukur, Rucika telah menjadi bagian dalam program SWG ini. Di bulan April 2021 yang lalu, kami telah berpartisipasi, pada saat program SWG dilaksanakan di Desa Bumi Indah, Kepulauan Riau. Dimana, warga yang terakomodir dengan SWG ini, sangat merasakan perubahan yang signifikan, dari sisi kebersihan lingkungan,” kata Sandhy.

Tidak hanya itu, menurut dia, warga sangat senang, dengan adanya kebun resapan yang dapat mereka nikmati hasilnya. Sesuai dengan program SDG (Sustainable Development Goals) dari PBB yang erat kaitannya dengan sistem plambing, salah satunya tentang Clean Water & Sanitation, saluran air bersih dan juga saluran untuk sanitasi.

Baca: Pemda Perlu Fasilitasi Penyediaan Tanah Untuk Program Perumahan

“Kami sangat bersyukur, Rucika dapat kembali mendukung program SWG ini, yang kali ini dilaksanakan di Desa Nagrak, Kabupaten Bandung, Jawa Barat terlebih dikarenakan Rucika dapat menyalurkan salah satu produk unggulannya yang dapat diaplikasikan pada sistem SWG yang berguna untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Kami berharap, Rucika dapat terus mendukung program SWG ini di lokasi lainnya di Indonesia,” pungkasnya.

Previous articleTOKOH ENTREPRENEUR PERUMAHAN RAKYAT
Next articleModernland Catat Marketing Sales Rp1,09 Triliun di 9 Bulan Pertama 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here