Beranda Berita Properti Perkuat Pemasaran Properti, AREBI dan REI Sepakati Kerja Sama

Perkuat Pemasaran Properti, AREBI dan REI Sepakati Kerja Sama

Hubungan REI dan AREBI selama ini sudah baik. Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini diharapkan bisa lebih baik lagi.

281
1
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara REI dan AREBI
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara REI dan AREBI di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada Jum’at (22/7/2022)

JakartaPropertyandthecity.com — Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) dan Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menyepakati kerja sama untuk beberapa hal, termasuk memperkuat pemasaran properti. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) telah dilaksanakan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, pada Jum’at (22/7/2022).

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Ketua Umum REI Totok Lusida dan Ketua Umum AREBI Lukas Bong yang disaksikan oleh Sekretaris Jenderal AREBI Sulihin Widjaja dan Founder of AREBI and FIABCI World President Elect 2022-2023, Budiarsa Sastrawinata.

Baca: Samara Land Beri Solusi Investasi Menguntungkan di Kawasan BSD Parung Panjang

Beberapa point dari Nota Kesepahaman REI dan AREBI antara lain, saling mendukung dan bekerjasama di dalam bidang pemasaran properti baik perumahan, pertanahan, komersial area dan seluruh produk properti lainnya yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Lalu menjalin kerja sama dalam tukar informasi data tentang hal-hal yang terkait dengan properti yang dibutuhkan oleh masing-masing pihak, dan membangun kerja sama kegiatan dalam bidang  promosi dan pameran properti bersama-sama.

“Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam sektor properti, dan juga untuk mempercepat laju pertumbuhan bisnis ini, serta menjaga iklim yang kondusif, untuk itu maka sepatutnya para stakeholders dalam bisnis ini saling bersinergi dalam aspek-aspek yang saling menguntungkan,” kata Ketua Umum AREBI Lukas Bong.

Sementara Ketua Umum REI Totok Lusida mengatakan, AREBI memiliki peran besar dan menjadi ujung tombak pemasaran properti yang dikembangkan anggota REI.

“REI akan terus berjuang mendukung pemulihan ekonomi nasional. Seperti diketahui, sektor properti memiliki multiplier effect bagi 174 industri terkait lainnya dan 350 UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) sehingga jika sektor properti bangkit maka dampaknya akan terasa terhadap perekonomian negara secara keseluruhan,” ujar Totok Lusida.

Baca: Program Sejuta Rumah Capai 466.011 Unit di Semester I 2022

Lebih lanjut Totok Lusida mengatakan, sektor properti sudah terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Sektor properti bahkan mampu menyumbang sekitar 13,6% bagi Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2020 baik dari penjualan properti, tanah, kegiatan konstruksi dan lain-lain.

Ditambahkan Lukas Bong, AREBI optimistis industri properti akan semakin bergairah dengan semakin meredanya pandemi Covid-19 dan saat ini tengah menuju endemi. AREBI juga akan terus mendorong agar para broker properti bekerja secara professional sehingga bisa memanfaatkan momentum rebound properti.

“Anggota AREBI semakin bersemangat menawarkan jasa profesional dalam transaksi jual beli dan sewa properti. Semakin banyak transaksi properti, berarti ikut serta mendorong roda ekonomi Indonesia agar lebih cepat bergerak maju dan memberikan dampak langsung terhadap kebangkitan perekonomian,” kata Lukas Bong.

Sementara Founder of AREBI and FIABCI World President Elect 2022-2023 Budiarsa Sastrawinata mengatakan, hubungan REI dan AREBI selama ini sudah baik. Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) ini diharapkan bisa lebih baik lagi.

Baca: Harga Rumah di Depok Meningkat 8,98 Persen 

“AREBI bisa mendukung REI dengan pelayanan pemasaran yang profesional sehingga bisa memberikan kepuasan kepada konsumen saat membeli properti yang dikembangkan anggota REI. Dengan begitu bisnis properti semakin bergairah di masa datang dengan sinergi ini,” ujar Budiarsa Sastrawinata.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini