Top 5 This Week

Related Posts

Pastikan Proyek Berjalan Sesuai Komitmen, PDS Ajak Konsumen Lihat Langsung Progres Antasari Place

Jakarta, Propertyandthecity.com — PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) melalui anak usahanya PT Prospek Duta Sukses (PDS), pengembang Apartemen Antasari Place menyelenggarakan kegiatan “Customer Site Visit – a preliminary visit to experience Antasari Place”, pada Selasa (8/11/2022).

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai bentuk transparansi sekaligus melihat secara langsung progres pembangunan proyek yang sempat ‘mangkrak’ oleh pengembang terdahulu tersebut.

Baca: Paramount Petals Bangun Kota Mandiri Berprinsip Pembangunan Berkelanjutan

“Bapak ibu bisa secara langsung akan menyaksikan apa yang sudah kami lakukan semenjak putusan homologasi terjadi beberapa waktu yang lalu. Hari ini semuanya ada di sini, kita akan membuat ini menjadi lebih terang,” kata A H Bimo Suryono, Direktur Utama PDS di hadapan perwakilan konsumen, agen properti, serta awak media.

Mengacu pada putusan homologasi, topping off Tower 1 akan digelar pada pertengahan 2023, kemudian serah terima akan dilakukan di akhir 2024. Bimo memastikan, progres pembangunan akan berjalan sesuai jadwal tersebut.

Lebih lanjut, Bimo mengungkapkan, melalui PDS ‘baru’ dimana kini yang sahamnya telah dimiliki sepenuhnya oleh INPP, mengakui penuh Undang-Undang Konsumen.

“Undang-Undang Konsumen kami akui penuh. Namun demikian, dengan adanya putusan homologasi melalui proses PKPU (Baca: Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang), maka pada saat ini, dilakukanlah pembangunan kembali proyek ini. Dan sampai dengan saat ini, apa yang kami lakukan masih sesuai dengan apa yang diputuskan dalam homologasi tersebut,” terang Bimo.

Adapun putusan pengesahan perdamaian perjanjian homologasi yang dimaksud adalah No. 140/Pdt.Sus-PKPU/2020?PN.Niaga.Jkt.Pst. Melalui homologasi ini pula, mayoritas konsumen, yakni sekitar 500-an dari total 775 konsumen telah menyetujuinya.

Antasari Place berlokasi di Jalan Pangeran Antasari Kav. 45, Jakarta Selatan. Dikembangkan di lahan seluas 2,5 hektar, dimana 70 persennya dialokasikan untuk ruang terbuka.

Hunian jangkung terdiri dari dua tower setinggi masing-masing 33 lantai, yang merangkum sebanyak 1.600 unit. Tower pertama sebanyak 980 unit dan Tower kedua sebanyak 621 unit.

Sejak mulai dibangun kembali pada awal Juni 2022 lalu, progres pembangunan hingga 7 November 2022 telah mencapai 1,81 persen, dimana tower pertama sudah mencapai lantai 9 dan tower kedua mencapai lantai 5.

Baca: Tak Hanya Fasilitas, Pengembang Skandinavia Juga Mengembangkan Komunitas dan Kualitas Kehidupan Premium

Pengembang memastikan bahwa pada akhir bulan November ini, pembangunan struktur apartemen akan mencapai lantai 12 dan atau lantai 16 di akhir Desember 2022.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa konsumen meminta kepada pengembang untuk selalu memberikan update terkait progres pembangunan apartemen tersebut.

“Banyak konsumen yang tidak bisa hadir, termasuk yang di luar negeri selalu meminta kami untuk memberikan update terkait pembangunan proyek ini. PDS bisa memberikan laporan itu, baik bulanan atau mingguan,” kata Herman Agustiawan, salah satu perwakilan konsumen yang hadir.

Edwin P Situmorang, konsumen lainnya yang juga hadir mengatakan, saat ini, yang diincar pihaknya adalah hasil daripada proses hukum terhadap kelanjutan pembangunan proyek yang semula mangkrak tersebut.

“Apa yang diputuskan oleh pengadilan itu adalah tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak, baik PDS ‘baru’ maupun konsumen. Maka kami pun yakin proyek ini akan berjalan dengan catatan, kedua belah pihak melaksanakan hak dan kewajibannya masing-masing sesuai dengan perjanjian yang diatur di homologasi,” terangnya.

Terkait dengan ketidakseujutan oleh beberapa konsumen terhadap putusan homologasi, menurut Edwin, hal tersebut bisa dipahami, meskipun banyak diantaranya mereka sebenarnya hanya ikut-ikutan.

“Semua ini sudah diatur oleh hukum dan ada konsekuensinya. Ketika pengadilan memutuskan homologasi, maka mereka yang setuju dengan homologasi dan terutama mereka yang tidak setuju, sama-sama harus menerimanya,” tegas Edwin.

Beberapa konsumen tengah mengamati pengerjaan pembangunan Apartemen Antasari Place
Beberapa konsumen tengah mengamati pengerjaan pembangunan Apartemen Antasari Place. (Foto: Pius)

Untuk diketahui, penjualan unit-unit tersisa di Tower 1, Antasari Place masih terus dilakukan. Apartemen tersebut dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1,1 untuk tipe Studio hingga Rp2 miliaran untuk 2 BR.

Chief Project Marketing Antasari Place, Reagan Halim mengungkapkan, ada banyak upgrade yang dilakukan dalam proses pembangunan apartemen tersebut. Mulai dari unit apartemen hingga berbagai fasilitasnya. Konsumen juga dimudahkan untuk melihat berbagai progres ini ke site proyek maupun melalui teknologi 360 VR Real Show Unit di http:/linktr.ee/360antasariplace.

Baca: Tawarkan Banyak Keunggulan, Modernland Realty Segera Luncurkan Modern Waterfront Residence di Kota Modern

“Beberapa konsep dan desain baru yang dihadirkan yaitu jembatan penghubung diantara kedua tower berupa skybridge. Nantinya skybridge ini dilengkapi dengan retail alley untuk lifestyle entertainment dan konsep ini telah menarik minat beberapa tenant seperti Foodhall, Starbucks dan sebagainya,” terangnya.

+ posts

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles