PropertyandTheCity.com, Bekasi [Jawa Barat]- Preferensi masyarakat dalam memilih hunian yang mengutamakan kualitas hidup dengan keseimbangan alam dan aksesibilitas mudah telah menjadi tren yang terus menguat. Konsep seperti ini yang akhirnya terus dihadirkan oleh kalangan pengembang.
Berdasarkan survey Indonesia Property Watch (IPW), ada peningkatan permintaan sebesar 18 persen untuk rumah di kisaran harga Rp1 miliar-Rp2 miliar pada kuartal pertama 2025. Peminat rumah pada segmen ini berusia 25-45 tahun.
Generasi ini cenderung mencari hunian yang menawarkan kenyamanan, suasana tenang, serta ruang multifungsi untuk mendukung produktivitas dan gaya hidup modern. Menjawab kebutuhan tersebut pengembang Summarecon Agung menghadirkan benchmark baru kota mandiri Summarecon Bekasi di Kota Bekasi, Jawa Barat, sebagai destinasi hunian favorit dan premium bagi masyarakat urban di Kota Bekasi dan sekitarnya.
Summarecon Bekasi melansir Soultan Island, klaster premium Ultra-Luxury Living in Nature’s Embrace yang dirancang khusus untuk memenuhi permintaan akan rumah besar dengan kualitas tertinggi dan menjadi masterpiece dari kota terpadu ketiga Summarecon Agung ini.
Soultan Island dirancang khusus bagi mereka yang mendambakan ketenangan absolut dengan tingkat privasi tinggi, menjadikannya oasis eksklusif di tengah hiruk-pikuk kehidupan urban. Dikelilingi lanskap hijau yang asri, keindahan danau yang memikat, serta arsitektur megah berkelas dunia. Pengembang mengklaim Soultan Island bukan sekadar tempat tinggal, tetapi sebuah perwujudan kehidupan elegan dalam pelukan alam.
“Antusiasme masyarakat akan hunian di Summarecon Bekasi terlihat dari capaian penjualan sejak hari pertama soft launching yang diselenggarakan secara daring pada Rabu, 23 Juli 2025. Tercatat, klaster premium Soultan Island sudah berhasil terjual dengan nilai penjualan Rp260 miliar. Penjualan tersebut termasuk unit rumah tertinggi senilai Rp29,5 miliar, dan menjadi sebuah pencapaian impresif dan daya tarik eksklusif dari Soultan Island sebagai hunian Ultra-Luxury terbaru,” tutur Executive Director Summarecon Bekasi, Magdalena Juliati, dalam siaran pers Jumat (19/12).
Thomas B. Elliot, salah seorang arsitek kelas dunia berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri arsitektur high-end dengan filosofi “architecture as a legacy”, Soultan Island menjadi perwujudan nyata dari filosofi tersebut, sebuah mahakarya arsitektur yang menyatukan kemewahan, kenyamanan, dan nilai abadi dalam satu harmoni sempurna.
Soultan Island dikembangkan di tengah-tengah kawasan premium Summarecon Bekasi, hanya 5 menit menuju Gerbang Tol Jakarta Cikampek dan Becakayu, Stasiun LRT Bekasi Barat, serta Stasiun KRL Bekasi. Hanya selangkah dari Summarecon Mall Bekasi, Bekasi CBD & La Spezia, sekolah unggulan seperti Kipina, Al-Azhar, Penabur, BINUS University, hingga rumah sakit modern. Kombinasi ini menghadirkan kenyamanan hidup yang menyatu dengan kemudahan akses, memperkuat citra Soultan Island sebagai hunian prestisius dengan nilai investasi tinggi.
Penasaran seperti apa langgam, tampilan dan desain rumah seharga hampir Rp30 miliar itu? Silakan kunjungi show houses Soultan Island yang telah dibuka sejak 12 November 2025.
Dengan aksesibilitas yang tinggi serta fasilitas lengkap, Summarecon Bekasi kini menjadi pilihan strategis bagi masyarakat yang mendambakan kenyamanan, eksklusivitas, dan kualitas hidup yang lebih baik di tengah dinamika perkotaan.
“Kepercayaan masyarakat terhadap produk Summarecon Bekasi juga tak lepas dari nama besar Summarecon. Komitmen tersebut juga membuat Summarecon Bekasi semakin berkembang hingga 15 tahun berdiri, dan terus menghadirkan hunian nyaman dan berkualitas, serta fasilitas lengkap yang menjadikan kawasan semakin bernilai,” pungkas Magdalena.





















