Beranda Berita Properti Modifikasi Dirrect Access Toll Paramount Petals Disetujui, Gairah Baru di Tol Bitung

Modifikasi Dirrect Access Toll Paramount Petals Disetujui, Gairah Baru di Tol Bitung

0

PropertyandtheCity.com, Tangerang – Jika ingin punya rumah yang prospek investasinya bagus, maka belilah di perumahan yang aksesibilitasnya baik, memiliki fasilitas lengkap yang dibutuhkan warganya, dikembangkan oleh developer yang memiliki komitmen tinggi, dan dibangun di lahan luas berskala kota mandiri.

“Akses adalah kunci dari pembangunan kota,” begitu kata Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi, pengembang sejumlah kota mandiri (township) di Indonesia. 

Senyum sumringah nampak dari raut wajah Nawawi ketika bertemu beberapa awak media di Hotel Atria, Gading Serpong, Tangerang (Banten), Jumat (2/2/2024). Sikap Nawawi hari itu memang nampak berbeda, dari biasanya. Saat mengawali pembicaraan dirinya berbicara tenang dengan ekspresi sukacita, bahkan sesekali melempar humor tatkala berinteraksi dengan pewarta. Padahal biasanya nada bicara Nawawi cukup serius dan sedikit waspada kala menampung pertanyaan media.

Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi (dua dari kiri) bersama direksi Paramount Land, Jumat (2/2).

Diketahui, rupanya hari itu Nawawi dan seluruh jajaran direksi Paramount Land mengalami momen menyenangkan musabab per tanggal 31 Januari 2024 lalu, pihaknya mendapat izin pembangunan modifikasi akses masuk dan keluar gerbang Tol Bitung (Jakarta-Tangerang) di KM 25,5 yang diterbitkan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga. 

“Setelah melalui proses panjang, mengkaji bagaimana dampak gerbang tol ini terhadap lalu lintas, ekonomi dan lingkungan di sekitarnya, juga menuntaskan gambar detail rencana pembangunannya, akhirnya izin prinsip gerbang tol baru menuju Paramount Petals sudah keluar. Izinnya untuk modifikasi exit dan entrance gerbang Tol Bitung KM 26 menyambung di KM 25,5, dimana gate baru ini akan menjadi akses langsung menuju proyek kami Paramount Petals,” ungkapnya.

Atas kepastian izin tersebut, kota baru Paramount Petals yang setahun lalu diklaim Nawawi sempat mengerem peluncuran produk baru, maka tahun ini akan diplot sebagai tulang punggung pendapatan usaha sepanjang 2024. Rencananya groundbreaking gate keluar-masuk Tol Bitung KM 25,5 ini akan dihelat pada akhir Juni tahun ini.

“Inilah bukti komitmen dan janji kami kepada konsumen yang telah membeli rumah di Paramount Petals sejak dua tahun lalu. Sekarang kami lebih pede dan leluasa berjualan karena sudah ada kepastian kemudahan akses,” ucap Nawawi.

Panjang gerbang tol yang akan dibangun Paramount Land tersebut sekitar 5,5 kilometer (km), diikuti rencana pembangunan fly over atau jembatan layang sepanjang 500 meter untuk menghubungkan areal proyek kota mandiri Petals yang terbelah oleh jalur tol. 

Direktur Paramount Land, Norman Daulay, mengatakan di usia Paramount Land ke-17 tahun, pihaknya terus memenuhi komitmennya mengoperasikan aneka fasilitas di kota baru Paramount Petals. Inisiasi akses tol langsung tersebut diharapkan akan ada kenaikan yang cukup signifikan pada permintaan rumah dan meningkatkan nilai aset lahan di kawasan Paramount Petals hingga berkali-kali lipat dari nilai saat ini.

“Paramount Land sudah 17 tahun berjalan, Gading Serpong sendiri lebih dari 17 tahun. Akses membuat perkembangan Gading Serpong meningkat tajam. Maka itu, Gading Serpong adalah dasar pengalaman kita yang akan diterapkan ke kota-kota baru ke depannya, salah satunya Paramount Petals,” tutur Norman.

Pengerjaan akses tol langsung ke kawasan Paramount Petals ini akan dibagi beberapa paket dengan tenggat waktu pekerjaan tidak lebih dari 24 bulan dan akan dibuka pada tahun 2025. Norman mengklaim Investasi untuk membangun akses tol langsung itu sangat besar meski ia tak merinci angkanya. 

“Yang pasti tidak murah. Biaya satu konsultan untuk satu paket pengerjaan saja Rp6 miliar, hanya konsultan. Tapi di luar itu, yang lebih penting adalah semoga akses langsung ini mampu mengurangi kemacetan 15-20 persen di Jalan Raya Curug-Jl Raya Pantura (menuju Serang), sehingga nantinya warga juga bisa memanfaatkanya sebagai jalan pintas menuju wilayah lain di sekitar Paramount Petals, karena akan konek ke Jalan Pasir Randu tembus ke Karawaci dan Gading Serpong,” paparnya.

Tancap Gas

Paramount Petals adalah proyek kota baru kedua PT Paramount Enterprise Internasional (Paramount Land) setelah Paramount Land Gading Serpong, Tangerang. Secara lokasi, Paramount Petals boleh dibilang sambungan kota baru Gading Serpong, Lippo Village dan CitraRaya. Titik lokasinya di tengah-tengah sejumlah proyek township eksisting tersebut.

Klaster Aster, Canna, Gardenia dan New Gardenia serta serta area komersial ‘Calico Square’ yang dipasarkan sejak Juli 2021, direspon baik oleh masyarakat. Hingga saat ini sudah 1.280 unit rumah dan ruko yang terjual. Serah terima unit sejak dua tahun terakhir sudah 748 rumah, 500 unit diantaranya sudah dihuni.

“Pembangunan fasilitas sedang disiapkan. Kantor estate management sudah ada dimana itu menunjukkan komitmen Paramount karena kami tidak hanya siap mengelola fisik lingkungan, tetapi juga mengelola lingkungan secara psikologis seperti memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuni,” terang Norman.

Paramount Petals akan siapkan sebagai blueprint kota mandiri The Next Gading Serpong. Pembangunan terus dilakukan. Begitu pula gerbang utama, dibuat lebar dan dipercantik. Di sepanjang jalan utama perumahan tersebut tengah dikembangkan area komersial, olahraga, life style dan bisnis di Petals selatan. Yang sudah ada antara lain Convenience Store Alfamidi dan Bethsaida Clinic. Yang sedang dibangun restoran makanan cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC).

Milestone secara jangka pendek kita sedang bangun KFC. Kami berharap dibukanya gerai KFC yang dijadwalkan kuartal pertama tahun ini dapat mengakomodasi permintaan penghuni serta mempercepat pertumbuhan bisnis di Paramount Petals sebagai kota mandiri,” jelas Norman.

Susunan pembangunan infrastruktur di kawasan tahun ini juga mencakup areal komersial bertajuk Bezwalk yang akan menghelat pemancangan tiang paling lambat Desember 2024. Community Club sedang dibangun di atas lahan seluas 4.135 m2, akan diisi Lobby & Lounge Space, Café, Gym, Multipurpose Court (Lapangan Basket 3 on 3 & Lapangan Futsal), Swimming Pool Olympic Size, dan Kids Pool, serta Children Playground. Untuk mewujudkan kota mandiri yang sesuai tagline ‘Lovable Living’, South Petals akan dilengkapi infrastruktur seperti pocket park, pedestrian crossing, pedestrian lane/ jogging track, dan bicycle lane.

“Restoran A&W juga akan bergabung. Kami punya 10 hotel, 8 adalah milik sendiri. Jadi peluang bangun hotel di Paramount Petals sangat terbuka. Community club dan saluran air juga terus dikerjakan. Perlahan kota ini akan membentuk ronanya,” tandasnya.

Paramount Petals dirancang untuk menampung sebanyak 100 ribuan jiwa mencakup penghuni kawasan 45-50 ribu jiwa, dan pekerja yang beraktivitas di kawasan sebanyak 60 ribu jiwa.

Healthy Living

Seperti halnya properti lain yang dikembangkan Paramount Land di Gading Serpong yang terkenal high investment setelah beroperasinya direct toll access di ruas tol Jakarta-Merak, Paramount Petals juga termasuk high investment. Sebagai gambaran, rumah dua lantai di klaster Gardenia yang dipasarkan tahun 2022 seharga Rp1,1 miliar per unit, saat ini tipe yang sama harganya sudah Rp1,9 miliar. Ada juga rumah satu lantai harga Rp899 jutaan yang dibeli pada 2022, kini bila dijual kembali satu setengah sampai dua kali lipat. 

“Naiknya bisa dua kali lipat dua tahun. Apalagi dengan adanya pembangunan gate tol baru tahun depan, menjadikan Paramount Petals sebagai kawasan yang akan terus berkembang dan terpadu,” ujar Vice President Sales & Marketing Paramount Petals, Mario Susanto.

Sebagai township yang digagas sebagai kota mandiri sehingga sudah pasti penghuninya akan terus bertambah, pihak developer terus menerus menjadikan Petals sebagai kawasan hunian yang semakin nyaman dihuni dengan mengusung konsep healthy living. Untuk mewujudkannya, developer sudah mengaplikasikan green concept seperti menyediakan jalan cukup lebar yang nyaman untuk pejalan kaki dan jalur sepeda. Kemudian menanam pohon peneduh trambesi sehingga udara menjadi lebih sehat.

Penerapan pembangunan rumah berbasis green building juga terus didorong bukan hanya pada rumah tapak, tetapi juga lingkungan hijau seperti memanfaatkan aliran sungai di Petals barat sebagai area resapan dan taman. 

Terkait hal itu, Nawawi mengklaim tahun ini pihaknya akan memperluas jangkauan kampanye ‘hijau’ ke seluruh unit bisnis, dengan komitmen dapat berlanjut setiap tahun demi perluasan implementasi Environmental, Social & Governance (ESG), melalui edukasi dengan konsep-konsep produk yang menarik. Fokus Paramount Group terhadap isu ESG juga sejalan dengan inisiatif dunia dalam meningkatkan kepedulian dan partisipasi manusia dalam gerakan sustainability demi masa depan bumi yang tetap layak dihuni. 

“Semua dunia sudah mengarah ke sana. Tidak ada pilihan selain berpikir tentang produk berkelanjutan. Pelaku konstruksi, pengembang, perbankan, finansial, otomotif bahkan pendidikan sudah mengarah ke sana. Bahkan dunia sudah menganggarkan akan ada insetif untuk perusahaan yang konsen ke ESG,” jelas Nawawi.

Prinsip berkelanjutan tidak hanya untuk Paramount Petals namun juga menjadi standarisasi bagi seluruh unit bisnis grup. Tahun-tahun ke depan Paramount Land akan mengarah ke pencapaian sertifikat hijau untuk semua lini bisnisnya. “Kami menerima tugas standarisasi dalam rangka bagsimana supaya grup ini bisa dimonetisasi untuk jangka panjang, salah satunya dimulai dengan sustainability. Lebih dari sisi master plan residensial karena kita sudah pernah mendapatkan penghargaan sebagai salah satu The Best Master Plan dengan pertimbangan sustainability. Tapi, semua grup mengarah ke sana, termasuk bisnis hotel dan pendidikan.

Pencapaian 2023

Tahun 2023 berkat bagi Paramount Land karena di tengah kondisi pasar properti yang belum pulih sempurna akibat pandemi Covid-19, perusahaan mencatat total penjualan pemasaran (marketing sales) Rp5,7 triliun atau naik lebih dari 7 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp5,3 triliun. Performa penjualan tersebut dinilai memuaskan lantaran sebelumnya perusahaan hanya menargetkan penjualan sebesar Rp5,5 triliun pada tahun lalu.

“Kami menyatakan diri sudah naik kelas. Banyak hal yang sudah kami lakukan di lima tahun terakhir ini. Grafiknya naik terus baik dari sisi revenue maupun jumlah unit yang dibangun. Ada satu pertumbuhan fenomenal, artinya kita rencanakan tapi hasilnya di luar dugaan. Yaitu, pada situasi ekonomi melemah dan pandemi kita bisa lalui,” ujar Nawawi. 

Tahun 2024 ini Paramount Land akan terus fokus meluncurkan residensial dan komersial baru pada segmen pasar menengah dan premium di Gading Serpong, Paramount Petals dan Paramount Village Semarang. Rencananya ada 14 produk baru, komposisi terbesar masih komersial (70 persen), dengan range harga rumah Rp5-9 miliar dan komersial Rp2,5-9 miliar.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini