Kementerian PUPR Bedah 3.000 Rumah di Bali

Adapun bantuan kegiatan BSPS yang akan disalurkan untuk PKRS tersebut adalah Rp17,5 juta per unit. Sementara total anggaran Program BSPS di Provinsi Bali sebesar Rp52,5 miliar.

0
271
bedah rumah di bali
Kementerian PUPR bedah 3.000 unit rumah di Provinsi Bali./ dok. PUPR

Propertyandthecity.com, Bali – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera melaksanakan program bedah rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 3.000 unit rumah tidak layak huni di Provinsi Bali

“Kami dari Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR akan melaksanakan program bedah rumah melalui Program BSPS sebanyak 3.000 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Provinsi Bali,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Bali, I Wayan Suardana di Bali, Kamis (4/6/2020).

Baca: Tapera yang (Belum) Jelas

Menurut I Wayan Suardana, sesuai kebijakan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, kegiatan BSPS diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan cara membangun rumah tidak layak secara bergotong royong.

Selain itu, pemerintah juga mendorong keswadayaan masyarakat untuk meningkatkan kualitas rumah yang tidak layak huni menjadi rumah yang layak huni.

Program BSPS, merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam memasuki era new normal.

Melalui kegiatan bedah rumah, Kementerian PUPR juga mendorong program padat karya sehingga masyarakat dapat memiliki penghasilan dengan bekerja sebagai pekerja dan tukang dalam bedah rumah tersebut.

Baca: Kementerian PUPR: New Normal Dorong Program Sejuta Rumah

Selama masa pandemi Covid-19 berlangsung beberapa waktu lalu, pembangunan rumah BSPS dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Untuk menyongsong new normal, para tukang atau pekerja bedah rumah juga diminta untuk selalu mentaati protokol kesehatan dan keselamatan kerja dengan menggunakan alat pelindung diri dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Adanya rumah yang sehat dan layak huni tentunya bisa mendukung kebijakan new normal dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Masyarakat bisa beraktivitas dengan baik dan menjaga kesehatan dengan tinggal di rumah yang nyaman dan dapat terhindar dari penularan Covid-19,” terangnya.

SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bali, imbuhnya, pada tahun 2020 akan mengalokasikan bantuan bedah rumah untuk tujuh Kabupaten.

Penyaluran alokasi BSPS untuk 3.000 unit rumah tersebut dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama disalurkan sebanyak 1.500 unit dan pada tahap kedua juga sebanyak 1.500 unit.

Berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bali, sebaran pelaksanaan kegiatan BSPS tahun 2020 akan dilaksanakan di Kabupaten Bangli (350 unit), Kabupaten Gianyar (200 unit), Kabupaten Jembrana (340 unit), Kabupaten Klungkung (310 unit), Kabupaten Buleleng (650 unit), Kabupaten Karangasem (750 unit), dan Kabupaten Tabanan sebanyak (400 unit).

“Seluruh program BSPS yang akan dilaksanakan adalah Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya (PKRD). Adapun bantuan kegiatan BSPS yang akan disalurkan untuk PKRS tersebut adalah Rp17,5 juta per unit dengan rincian Rp15 juta untuk pembelian bahan bangunan dan sisanya untuk upah tukang atau pekerja. Total anggaran Program BSPS di Provinsi Bali sebesar Rp52,5 miliar.

Salah seorang warga penerima bantuan Program BSPS di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, I Wayan Suita (45) menyatakan, dirinya beserta keluarga sangat senang menerima bantuan bedah rumah dari Ditjen Perumahan Kementerian PUPR.

Baca: Siap Sambut The New Normal, BTN Ajak Pengembang Bangun Rumah Rakyat

Dirinya juga berharap bisa menyelesaikan bangunan rumahnya tepat waktu setelah pemerintah menetapkan kebijakan new normal.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Kementerian PUPR. Selama membangun rumah ini saya dibantu oleh teman-teman tukang bangunan yang ada di desa. Akhirnya saya mampu memperbaiki rumah saya menjadi nyaman dan layak untuk dihuni,” katanya.