Beranda Berita Properti Keliling Gading Serpong Sekarang Bisa Pakai Sepeda Listrik

Keliling Gading Serpong Sekarang Bisa Pakai Sepeda Listrik

0

PropertyandTheCity.com, Tangerang – Setiap pihak memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga lingkungan selaju dengan pasar dunia yang terus didesak untuk dapat menghasilkan produk ramah lingkungan, sehingga ke depannya dapat menciptakan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Dua pengembang Kota Gading Serpong (2.000 ha) di Tangerang, Banten, Paramount Gading Serpong (1.200 ha) dan Summarecon Serpong (800 ha) kompak merespon aksi penyelamatan bumi akibat berbagai eksploitasi terhadap alam, demi mendukung kehidupan manusia di masa depan.

Salah satunya dengan menggandeng layanan mobilitas mikro dengan armada sepeda listrik, Beam Mobility, untuk masuk ke kawasan Gading Serpong. Dengan layanan tersebut, kita bisa mondar-mandir dan keliling di kawasan Gading Serpong, tanpa tergantung pada kendaraan berbahan bakar fosil.

Layanan Beam Mobility di kawasan tersebut, terjalin atas kerja sama dengan Paramount Gading Serpong dan Summarecon Serpong. Per April 2024, Beam Mobility menyediakan 700 unit e-bike dengan 134 area parkir bagi warga Gading Serpong.

Sebagai perusahaan mobilitas mikro di Asia Pasifik, Beam Mobility telah mengoperasikan layanan skuter dan sepeda elektrik berbagi di lebih dari 60 kota di Australia, Selandia Baru, Malaysia, Thailand, Korea, dan Turki. Di Indonesia, Beam Mobility telah hadir di beberapa kota dan wilayah termasuk Bogor dan Bali, kawasan edukasi, hingga kawasan pemukiman.

Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land, mengungkapkan, sejalan dengan komitmen Paramount Land dalam pengelolaan kota yang berkesinambungan sesuai dengan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) melalui armada ramah lingkungan. Kerja sama ini diharapkan menjadi akses alternatif bagi kebutuhan penghuni maupun tenant untuk mobilisasi ke fasilitas kota yang ada di Gading Serpong seperti hospital, area komersial, hotel, restoran, sekolah, universitas, pasar modern, dan fasilitas lifestyle lainnya.

“Terdapat sebanyak 350 armada Beam yang dapat digunakan oleh penghuni/tenant Paramount Gading Serpong, armada ini dapat menjadi salah satu alternatif kendaraan ramah lingkungan, sehat, aman, nyaman dan minim polusi untuk perjalanan singkat yang menyenangkan,” ungkap Nawawi di Tangerang, Rabu (3/4/2024).

Sementara itu Magdalena Juliati selaku Executive Director Summarecon Serpong menyatakan, berbagai terobosan yang berkaitan dengan lingkungan dan keberlanjutan telah kami mulai sejak Summarecon Serpong hadir. Dimulai dengan desain dan penggunaan material ramah lingkungan untuk pembangunan berbagai proyek, penanaman pohon dengan memperhitungkan kebutuhan udara bersih bagi penghuni, pengelolaan air lewat STP (Sewage Treatment Plan) untuk menghemat penggunaan air hingga beberapa unit rumah yang dikembangkan juga telah menggunakan teknologi panel surya yang mampu menghemat listrik.

“Kehadiran kendaraan Ramah Lingkungan dari Beam Mobility tentunya akan semakin mendukung upaya keberlanjutan yang dijalankan dan mendukung komitmen kami dalam menciptakan sebuah kawasan terpadu yang modern dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.

Ricky Sjofyan, Country Lead Beam Mobility Indonesia menjelaskan Beam Mobility sejak awal berkomitmen membantu pemerintah dalam menekan emisi CO2. Meskipun upayanya masih merupakan langkah kecil, namun pihaknya percaya akan berdampak besar bila semua pihak ikut berpartisipasi menjadikan lingkungan kita lebih baik.

Menurut catatan sistem Beam Mobility, sepanjang tahun 2023 terdapat 238-ton CO2 yang berhasil dikurangi jika dibandingkan dengan emisi CO2 yang dihasilkan oleh unit sepeda motor. Data ini diperoleh melalui perhitungan salah satu fungsi dari sistem kami secara real time di 7 area.

“Kerja sama yang kami lakukan dengan 2 kawasan residensial besar di wilayah Gading Serpong, Kabupaten Tangerang ini mengukuhkan visi dan misi kami menghadirkan layanan ride-sharing untuk membantu udara di kawasan ataupun lokasi ini menjadi lebih bersih dan minim polusi. Kami akan terus menargetkan lebih banyak lagi kawasan residensial, lainnya,” terangnya.

Seluruh armada Beam Mobility sudah dilengkapi dengan teknologi IoT canggih yang disebut Geofence. Teknologi ini memungkinkan Beam Mobility untuk memonitor kondisi kendaraan secara real-time, memberi batasan untuk wilayah ataupun area yang bisa dilewati oleh setiap pengendara e-bike Beam, serta secara otomatis dapat mendeteksi jika terdapat permasalahan pada kendaraan Beam. Teknologi Geofence juga digunakan untuk mendeteksi ketika armada membutuhkan pergantian baterai.

Armada Beam Mobility memiliki kecepatan yang dibatasi maksimal 25 km/jam. Beam Mobility memastikan armadanya dapat diakses oleh penggunanya, setiap armada dilengkapi dengan petunjuk penggunaan dan petunjuk keselamatan dalam berkendara. Selain itu sebagai upaya untuk pengenalan armada Beam Mobility kepada masyarakat lebih dalam, terdapat program pelatihan armada secara cuma-cuma yang disebut Beam Safe Academy.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini