Beranda Property Issue JELANG TUTUP TAHUN 2023 RAMAI PROYEK BARU DI LUAR JAKARTA

JELANG TUTUP TAHUN 2023 RAMAI PROYEK BARU DI LUAR JAKARTA

Serpong dan Gading Serpong di Kota Tangerang, Banten, yang berbatasan dengan Jakarta Barat dan Selatan, Kabupaten Bogor dan Tangerang, adalah wilayah di megapolitan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) yang pengembangan real estatenya dinilai paling kinclong. Alasannya di wilayah itu banyak dikembangkan proyek berskala kota (township) berfasilitas lengkap, dan aksesnya ke Jakarta mudah baik melalui jalan biasa, tol, maupun kereta

0
luar jakarta

Kendati sejumlah pengamat properti mengklaim umumnya developer masih menunggu terbentuknya pemerintahan anyar, baru ‘lepas landas’ melakukan investasi, namun sejumlah developer properti tetap meluncurkan proyek perumahan, penawaran klaster hunian dan properti komersial baru di berbagai proyek berjalan melalui aneka gimmick termasuk penyelenggaraan expo, dan didukung pemberian aneka kemudahan cara bayar.

baca juga, Intip Rumah Baru Ganjar Pranowo di Jogja dan Kebahagiaan Tetangganya

Sebagian dari klaster hunian baru dan properti komersial baru yang dilansir developer itu berada di luar Kota Jakarta. Di ujung Pulau Sumatera, Central Hills (55 hektar), Batam Center, Kota Batam, Kepualauan Riau, awal Desember 2023, meluncurkan Sanctuary Ville, klaster yang menyasar kalangan muda dengan menawarkan rumah tipe 60 di atas kaveling 72, 78, dan 84 m2, tipe 80 di atas tanah 112 m2, dan tipe 120 dengan kaveling 112 m2. Ini adalah klaster paling gress setelah seluruh unit di klaster Boulevard Avenue yang dilansir Juli lalu habis terjual (sold out). Harganya mulai Rp688 juta, dengan cicilan mulai Rp4 jutaan per bulan.

“Central Hills melansir Sanctuary Ville setelah rumah-rumah di Boulevard Avenue tahap satu dan dua habis diserap pasar. Produk Central Hills terbukti sangat diminati warga Batam dan sekitarnya. Untuk memenuhi kebutuhan pasar, kami luncurkan produk terbaru dengan konsep arsitek Post Modern Façade dengan fasad yang unik, menarik dan modern yaitu Sanctuary Ville,” ujar Levy Maengkom, Marketing & Sales Director Central Group.

Sanctuary Ville berlokasi sangat dekat dengan area komersial, kuliner, dan hiburan, seperti Central Square Garden, Times Square District, C-Walk Culinary, serta area komersial lainnya. “Bahkan dalam waktu dekat akan memiliki akses khusus langsung menuju The Qube sehingga dipastikan ke depan akan memiliknilai investasi tinggi,” imbuh Levy.

Peluncuran Sanctuary Ville diikuti program Central Property Festival 2023, melanjutkan program Pesta KPR Gampang Punya Rumah yang digelar sepanjang Oktober hingga 2 Desember 2023.

Central Hills sendiri dilengkapi Central Connect, aplikasi yang memudahkan hidup dengan konsep Smart Home, Smart Cluster, Smart Community. Kawasan proyek ini juga dilengkapi dengan taman yang memukau sepanjang 60 meter lebih. Penghuni Central Hills akan dimanjakan dengan aplikasi Central Connect yang memiliki keunggulan 3S; Smart Home, Smart Cluster, dan Smart Community. Aplikasi ini dapat diunduh di perangkat berbasis Android maupun iOS.

Dengan Smart Home penghuni dapat mengatur perangkat elektronik seperti lampu, CCTV, gorden, dan pintu. Smart Cluster dapat memantau kondisi kawasan melalui CCTV, pembayaran iuran lingkungan, dan tombol respon darurat (panic button) yang terkoneksi ke Command Center.
Di area Jawa Tengah, CitraLand Tegal (Ciputra Group) di Jl Sipelem dan Jl Kali Sibelis, Kota Tegal (Jawa Tengah), telah memasarkan blok rumah mewah Boulevard di bulevar utama perumahan sejak beberapa bulan lalu. Rumah kelas sultan itu ditawarkan sebanyak 15 unit dengan harga di atas Rp6 miliar per unit. Semua rumahnya sudah sold out dan memasuki tahap pembangunan. Konsumennya sebagian besar pengusaha tajir di Kota Tegal.

Menurut Project Manager CitraLand Tegal Yusuf Fakhrudin, kalau Boulevard tahap satu sedang dibangun, Boulevard tahap dua sudah melakukan ground breaking. “Yang di Boulevard tahap dua rumah split level (2,5 lantai) tipe 290/378 yang akan diserahterimakan akhir tahun depan,” katanya.

Meskipun harganya di pasaran saat ini disebut sudah Rp7 miliaran, minat terhadap rumah mewah di Boulevard CitraLand Tegal itu ternyata masih banyak. Karena itu Ciputra Group pun mengembangkan lahan baru seluas 3,5 ha.

Ciputra Group juga merilis tipe rumah baru di klaster Cambridge, township CitraHarmoni, di kawasan Trosobo, Sidoarjo, Jawa Timur, yaitu tipe Foxton. Tipe baru ini berupa rumah dua lantai dengan desain modern tropical, yang akan dipasarkan terbatas sebanyak 30 unit.

General Manager CitraHarmoni, R. Mayasari, mengatakan tipe Foxton dirilis karena demandnya masih tinggi. “Terutama rumah dua lantai. Bahkan sekarang ada kecenderungan konsumen terutama generasi muda lebih tertarik membeli rumah dua lantai,” ujarnys.


Maya yakin, tipe Foxton akan mendapat respon bagus dari konsumen. Sebagai pilihan, dari 30 unit yang tersedia, ada tipe Foxton A dengan ukuran Luas Tanah (LT) 72 dan Luas Bangunan (LB) 83. Sedangkan Foxton B, LT 72 dan LB 92. Untuk tipe Fokton A, berupa rumah dua lantai dengan 2 kamar tidur, 2 kamar mandi dan carport 2 mobil.

Sedangkan Foxton B, memiliki 3 kamar tidur, 2 kamar mandi dan carport 2 mobil.

“Kami melakukan penjualan tipe ini dengan sistim NUP (Nomor Unit Pemesanan). Pemilihan unit akan dilakukan tanggal 10 September 2023,” terang Mayasari. Pihaknya juga memberikan banyak penawaran menarik seperti calon pembeli tidak perlu bayar depe. Cukup bayar UTJ Rp 10 juta langsung proses KPR. Selain itu juga ada subsidi asuransi jiwa hingga Rp50 juta. Juga bebas biaya BPHTB, KPR, AJB dan BBN. Juga ada bonus smart lock door, CCTV, kanopi, tandon, taman dan AC tiap kamar.

Dia juga menyebut bila saat ini, tren konsumen mulai banyak yang menginginkan rumah dua lantai. “Konsumen terutama segmen muda punya
kemampuan dengan cicilan Rp 5-7 jutaan per bulan,” tambah Mayasari.

Ciputra juga terus menambah fasilitas hunian untuk menambah kenyamanan penghuni, juga untuk menaikkan nilai propertinya. CitraHarmoni memiliki fasilitas lengkap seperti water park, sekolah, tempat ibadah, lapangan olahraga (tenis, badminton dan basket), ATM center dan perbankan. Fasilitas komersial juga terus dikembangkan sehingga penghuni tidak perlu jauh-jauh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saat ini sudah ada pusat perbelanjaan modern seperti Indomart, Superindo, resto cepat saji McDonalds serta sejumlah kafe ternama seperti kopi kenangan, kopi Titik Koma, Es The Indonesia, Triton’café serta Mixue.

Dekat Jakarta

Progress Group, pengembang Paradise Serpong City 2 di wilayah Gunung Sindur, Kabupaten Bogor (Jawa Barat), yang berbatasan dengan wilayah Serpong, Tangerang Selatan (Banten), melansir klaster hunian baru Eco Ardence, pada tengah Desember 2023 lalu. Klaster baru itu menawarkan rumah 1-2 lantai seharga mulai dari Rp499 juta per unit. Tahap pertama merangkum 382 unit hunian di lingkungan yang asri
dan hijau.

“Hari ini kami membuka nomor urut pembelian (NUP) klaster Eco Ardence untuk sekitar 400 rumah dengan target sold out semester pertama 2024. Serah terima rumah 18 bulan setelah peluncuran,” kata Meyrick Sumantri, Sales & Marketing Director Progress Group. Ia menyebutkan Eco Ardence merupakan klaster ketiga di Paradise Serpong City 2 yang akan mencakup total 950 rumah. Ia optimistis Eco Ardence akan direspons baik oleh pasar. Ia merujuk pada dua klaster sebelumnya yang laris manis terjual 1.000 unit.

“Progress Group selalu menjaga kepercayaan konsumen dengan membangun terlebih dahulu rumah yang akan dijual. Contohnya, klaster pertama yang dibangun lima bulan sebelum dijual,” ujarnya. Meyrick menjelaskan, Eco Ardence menawarkan hunian dengan infrastruktur
kelas dunia, karena menjadi bagian dari township Paradise Serpong City 2 seluas 500 hektar. Para penghuni bisa menikmati jalanan lebar dengan ROW hingga 40 meter, area bersepeda sepanjang 11,3 km, serta Paradise Riverwalk, pedestrian sejuk di tepi sungai sepanjang 5,4 km.

Herlina, Head of Design Department Progress Group, menambahkan, Eco Ardence dikembangkan di atas lahan 17,5 hektare, dilengkapi fasilitas olah raga dan rekreasi yang mewah dan lengkap, seperti club house Eco Club yang akan memiliki sarana bermain air “water play” untuk anak dan kolam renang untuk orang dewasa. Diadakan juga area gym, yoga, co-working dan ruang serbaguna di dalam club house. Semuanya dapat dinikmati secara gratis selama menjadi warga Eco Ardence.

Klaster Eco Ardence juga dikelilingi ‘Paradise River Walk’ di tepi sungai sepanjang 5,4 km, dimana warga dapat menikmati area jogging, area bermain, dan wisata seperti hutan pinus yang menawan. Eco Ardence juga akan dikelilingi empat pusat pendidikan bertaraf internasional. Salah satunya Al-Azhar. “Untuk universitas kami sedang melakukan penjajakan dengan berbagai pihak (untuk mengadakannya di Paradise Serpong City),” ungkap Herlina.

Paradise Serpong City 2 diklaim dikembangkan ramah lingkungan. Terlihat antara lain dari kawasan Culture dan Eco Recreation, Econesia (12 ha). Econesia dilengkapi berbagai fasilitas mulai dari danau seluas 3.700 m2, kampung nawasena, restoran Farm to Table, wahana air amphitheater, hingga komplek spiritual. Lebih dari 40% area township berupa ruang terbuka hijau.

Paradise Serpong City 2 juga menyediakan distrik pusat bisnis atau central business district (CBD), East dan West. Di areanya akan terdapat gedung perkantoran, apartemen, pusat perbelanjaan, berbagai sekolah dengan standar internasional, Sheriff Ranch themepark, dan rumah sakit. Saat ini proyek hunian dan komersial Progress Group meliputi Paradise Sunter (60 ha), Paradise Resort City (60 ha), Paradise Serpong
City (150 ha), dan mega-proyek township Paradise Serpong City 2 (500 ha).

Penawaran lain datang dari kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. Adhi City (120 hektar) besutan PT Adhi Commuter Properti (ADCP), pada akhir November 2023 melansir klaster baru Bhumi Svarga (350-an unit), setelah klaster pertama Bhumi Anvaya (325 unit) diklaim habis.

Menurut Putu Praditya, Project Marketing Manager Adhi City Sentul, melalui keterangan tertulis akhir November, mengikuti peluncuran dua klaster itu, akan dikembangkan juga Jiva Business Compound tahap pertama. Yaitu, fasilitas komersial berisi ruang-ruang ritel dan ruang terbuka berbasis komunitas untuk menunjang berbagai kegiatan penghuni.

Bhumi Svarga menawarkan rumah mungil 1-2 lantai tipe 30/60, 36/72, 45/72, 56/72 dan 60/90. Di situs Adhi City harga rumah tipe 30 Asoka yang dilengkapi 2 kamar tidur dibandrol Rp32,4 juta/m2 atau Rp973 juta/unit. Seperti developer lain, ADCP melansir aneka insentif mulai dari diskon harga sampai subsidi depe dan biaya KPR untuk mendongkrak penjualan. Masih di kawasan Sentul, PT Cipta Harmoni Lestari (CHL Group) melansir klaster baru Orchard Riviera (8 ha/191 unit) di The Sanctuary Collection (75 ha), Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Agni Trian Bawono, GM The Sanctuary Collection, lewat siaran pers akhir November mengatakan, Orchad Riviera diluncurkan resmi awal Desember disertai aneka insentif menarik yang memudahkan konsumen memesannya. “Kami sangat optimistis klaster terbaru ini diterima pasar dengan baik, karena konsepnya yang memadukan hunian premium dengan keindahan alam (di perbukitan Sentul),” katanya.

The Sanctuary Collection yang master plan-nya dirancang DP Architects dari Singapura, berada di dalam township Sentul City (3.100 ha) dengan akses utama gerbang tol Sentul Selatan di jalan tol Jagorawi dan jalan tol BORR. Konon dari Jakarta, Sentul City bisa dicapai dalam 53 menit melalui jalan tol Jagorawi, dari Kota Bogor 18 menit lewat tol BORR. Orchard Riviera menawarkan rumah dengan lebar kaveling 8, 10, dan 12 meter. Ada juga tipe 12 riverside bungalow. Harga rumahnya Rp3 miliar hingga Rp11 miliar per unit Melipir ke Bekasi, Jawa Barat, sejumlah developer besar juga tetap semangat melansir produk baru. Sebut PT Summarecon Agung Tbk yang menghadirkan klaster hunian ketiga Viola Residence di kawasan township Summarecon Crown Gading (SCG/437 ha) di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa
Barat.

SCG dikonsep sebagai The New Kelapa Gading, merujuk ke kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang sukses dikembangkan Summarecon sekian tahun lalu. Viola Residence yang merupakan bagian dari The Florana, super klaster yang terletak di main gate selatan dilengkapi Serene Green & Lake, menawarkan hunian tiga lantai dalam empat tipe dengan kaveling 5×11, 6×11, 7×13, dan 8×13 seharga mulai dari Rp1,008 miliar/unit.

Albert Luhur, Executive Director Summarecon, menyatakan bangga dengan produk barunya tersebut musabab mendapat respon bagus dari konsumen. Ini terlihat saat event Product Knowledge (PK) pada 6 November 2023 di Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading. “Hal ini membuat kami optimistis Viola Residence dapat diserap dengan baik oleh konsumen,” ujarnya.

Rumah-rumah di Viola Residence didesain dilengkapi attic room sebagai ruang fleksibel. Dirancang lebih lega yaitu 58 m2, tidak hanya dijadikan kamar tidur tambahan, attic room ini juga dapat difungsikan sebagai working space, mini library, ruang olah raga, ruang hiburan keluarga, mini studio, ruang belajar anak, dan lain-lain. Ketinggian dindingnya mencapai 4,3 meter (floor to top) serta dilengkapi bukaan jendela lebar memaksimalkan pencahayaan alami dan sirkulasi udara secara lancar.

Viola Residence merupakan bagian dari The Florana, sebuah inovasi konsep baru super cluster yang terletak di gerbang utama Selatan. Fasilitas yang lemengkapinya antara lain aksesibilitas yang mudah dijangkau dari setiap klaster, garden, danau, jalur jogging 2,6 kilometer, jalur sepeda, hingga jalur pedestrian untuk para pejalan kaki.

Untuk diketahui, Summarecon Crown Gading dirancang dirancang all in one city dengan mengedepankan sinergi antara kota dengan fasilitas yang lebih modern berdampingan dengan alam melalui kehadiran ruang terbuka hijau seluas 26 hektare. Dengan total luas 437 hektare, di Summarecon Crown Gading akan dikembangkan City Center seluas 21 hektare sebagai pusat kota integral yang mencakup apartemen, hotel,
klub kebugaran, sekolah dan universitas, pusat komunitas, taman perkantoran, ruang terbuka hijau, dan rumah sakit.

Pilihan lain yaitu Kota baru Grand Wisata (1.100 ha) besutan Sinar Mas Land (SML) di Tambun, Bekasi, Jawa Barat, yang pertengahan Oktober melansir klaster baru Levante at Klasika (7,4 ha/434 unit). SML pede melansirnya karena konon pasar properti di Bekasi paling bergairah dibanding kawasan lain di greater Jakarta, menyusul banyaknya infrastruktur baru yang dibangun di Bekasi yang membuat aksesnya makin mudah.

Tahap pertama Levante at Klasika menawarkan 180 rumah tipe 77/72, 102/91, 120/104, sampai 135/140 seharga mulai dari Rp1,5 miliar per unit. Klaster baru ini dikonsep memiliki desain fasad klasik modern dengan lingkungan yang ramah pejalan kaki dan banyak ruang terbuka hijau. Setiap rumahnya dilengkapi sistem smart home. Sementara itu Kota Depok, Jawa Barat, yang bersisihan dengan wilayah Tangerang Selatan, Banten, makin riuh dengan hadirnya beraneka proyek residensial menengah atas. Terbaru, perumahan Gardens at Candi Sawangan (250 ha) di Jalan Cinangka, Kota Depok (Jawa Barat), yang akhir November merilis klaster hunian baru Morizono dengan konsep The Art of Japanese Living.

Konsep hidup ala Jepang itu diterapkan mulai dari fasad bangunan sampai desain layout ruangnya. Misalnya, ruangnya dilengkapi tatami (ruang serba guna) dan engawa atau teras yang terhubung dengan taman belakang rumah.

Morizono dari kata Mori yang berarti hutan dan Zono yang berarti taman, terinspirasi dari sejarah panjang kerja sama antara PT Sumitomo Forestry Indonesia dengan PT Graha Perdana Indah (GPI), pengembang Gardens at Candi Sawangan.

Menurut Direktur GPI Indra Bachtiar, Morizono mengusung konsep green living inovatif dilengkapi smart home system, solar panel, smoke sensor, Alexa voice assistant, smart CCTV monitoring, motion sensor, dan smart contact sensor. “Morizono telah mengantongi sertifikat EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) dari International Finance Corporation (IFC), karena bangunannya telah memenuhi syarat desain dan konstruksi berkelanjutan,” katanya melalui siaran pers.

Morizono (5,6 ha/309 unit rumah+38 ruko) menawarkan rumah tipe 88/84, 109/98, dan 129/112, serta ruko tipe 90/75 dan 135/75 tiga lantai seharga mulai dari Rp1,5 miliar per unit. Pengembangan klastre baru akan dilakukan tahun depan dengan target serah terima tahun 2025.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini