Top 5 This Week

Related Posts

HARGA RUMAH SEKUNDER DI INDONESIANAIK 0,1% MONTH-ON-MONTH PADA BULAN OKTOBER 2023

Memiliki rumah pribadi menjadi impian setiap orang. Namun, tak semua orang punya kesempatan untuk membeli rumah baru karena harganya yang terus naik. Untuk menyiasatinya, banyak orang yang akhirnya memilih opsi beli rumah seken atau bekas.

baca juga, Dua Hal yang Sebabkan Emiten Properti CTRA Diprediksi Bullish Tahun 2024

Bagaimana kondisi market properti bekas terbaru? Faktanya, berdasarkan Flash Report Rumah123 edisi November 2023, dilaporkan bahwa supply tumbuh sebesar 3,1% secara month-on-month (MoM). Sementara itu, secara year-on-year (YoY), keseluruhan harga rumah lebih tinggi 2,5% dibandingkan Oktober 2022. Secara year-to-date sampai dengan akhir bulan Oktober 2023, harga rumah naik 2,4%.

Sedangkan 8 dari 13 kota dalam indeks tercatat mengalami kenaiakan secara MoM (month-on-month). Kota Makassar mengalami kenaikan harga bulanan tercepat sebesar 11,5% MoM. Lalu 11 dari 13 kota mengalami kenaikan harga secara YoY. Kenaikan harga tahunan tercepat juga terjadi di Makassar dengan persentase 10,5%.

Untuk di Jabodetabek, secara MoM, Tangerang mengalami kenaikan harga sebesar 0,1% pada Oktober 2023 ini. Secara YoY, hingga Oktober 2023, kawasan Jabodetabek mencatatkan kenaikan harga rumah sebagai berikut: Jakarta 1,9%, Tangerang 3,4%, Depok 3,1%, Bogor 3,3%, dan Bekasi 4,8%.

Lalu, untuk kota besar lainnya di Pulau Jawa, secara month-on-month, Bandung dan Semarang masing-masing mengalami kenaikan sebesar
0,1% dan 0,6%. Secara year-on-year, dari bulan Oktober 2022, 3 kota besar lainnya di Pulau Jawa mencatatkan kenaikan harga; Surabaya 2,5%, Semarang 3,3% dan Surakarta 3,0%.

Untuk kota besar di luar Pulau Jawa, secara month-on-month Denpasar dan Makassar mengalami pertumbuhan harga sebesar 2,2% dan 11,5%. Secara year-on-year, hingga Oktober 2023, semua kota di luar Pulau Jawa mencatatkan kenaikan harga; Medan 8,4%, Denpasar 9,2% dan Makassar 10,5%. Volume suplai pun meningkat 3,1% secara monthon-month, berdasarkan Indeks Suplai Rumah Sekunder di 99 Group dan Rumah123. Secara year-on-year, volume suplai lebih tinggi 26,3%.

Terkait listing enquiries untuk rumah, lokasi paling diincar adalah Tangerang dengan persentase 14,4% dari total listing enquiries untuk rumah di Indonesia pada bulan ini. Lokasi terpopuler kedua adalah Jakarta Selatan dengan pangsa pasar 10,9%, diikuti oleh Jakarta Barat sebesar 9,8%.

Di area Jabodetabek, secara month-on-month, kota dengan kenaikan popularitas terbesar adalah Jakarta Selatan dengan kenaikan sebesar 0,8%. Di kota besar lainnya di Pulau Jawa, secara monthon-month, kota dengan kenaikan popularitas terbesar adalah Sidoarjo dengan kenaikan sebesar 0,4%, diikuti oleh Bandung dengan kenaikan sebesar 0,3%.

baca juga, JURUS SEGITIGA LISA

Di kota besar lainnya di luar Pulau Jawa, secara month-on-month, kota dengan kenaikan popularitas terbesar adalah Medan dengan kenaikan sebesar 0,2%. Di sisi lain, kota dengan proporsi penurunan enquiries terbesar secara month-on-month adalah Jakarta Barat dan Jakarta Utara dengan penurunan sebesar 1,0% dan 0,3%. Rumah sekunder biasanya akan dinilai untuk pembayaran KPR, uang mukanya lebih besar, biasanya 20 persen. Jadi calon pembeli harus menyiapkan sekitar 20 persen.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles