Beranda Berita Properti Synergy Developer Indonesia Siap Berkontribusi Demi Wujudkan Net Zero Emission 2060

Synergy Developer Indonesia Siap Berkontribusi Demi Wujudkan Net Zero Emission 2060

Dalam acara tersebut, Synergy menyampaikan pentingnya kesadaran untuk menggunakan energi yang berkelanjutan, guna mewujudkan net zero emission pada tahun 2060.

11
0
Synergy Developer

BSD, Propertyandthecity.com – Komunitas pegiat properti, Synergy Developer Indonesia terus menyampaikan misi-misinya dalam setiap acara. Melalui acara ‘Synergy Ngopi’ (ngobrol properti) kali ini, Synergy Developer Indonesia mengusung tema ‘Empowering Sustainable Development Towards Better and Sustainable Living’, acara tersebut diadakan di Restoran Jalasara, The Breeze BSD, Kamis, (26/10/2023).

Acara tersebut dihadiri oleh para developer, supplier, hingga akademisi. Diantaranya, Lilia Sukojo (Direktur Alam Sutera Tbk.), Ferdinand Sadeli (Deputy Group CEO & Chief Investment Officer at Sinarmas Land), Prof. Andrew MacIntyre (Pro Vice-Chancellor & President, Monash University Indonesia).

Dalam acara tersebut, Synergy menyampaikan pentingnya kesadaran untuk menggunakan energi yang berkelanjutan, guna mewujudkan net zero emission pada tahun 2060, dengan fokus pada transisi energi yang lebih baik dan berkelanjutan. Pendiri Synergy Developer Indonesia, Ismet Natakarmana, mengatakan “Synergy Developer Indonesia akan selalu hadir dan mendukung untuk upaya mewujudkan energi yang ramah lingkungan demi masa depan yang lebih baik.”

Kategori green building meliputi aspek konstruksi, desain, dan pengoprasiannya yang berbasis lingkungan. Selain itu green building memiliki banyak menfaat, diantaranya; Meningkatkan hidup yang berkualitas, menghemat biaya dan sumber air, mengurangi jejak karbon, dan penggunaan bangunan yang lebih lama.

Eka Permanasari, Associate Professor Monash University menyampaikan, “Saat ini bangunan yang telah tersertifikasi ‘Green Building’ lebih diminati oleh para calon konsumen. Bahkan mereka pun rela membayar 5 – 15% lebih mahal jika bangunan tersebut telah memiliki sertifikat green building.”

Ada beberapa lembaga yang dapat mengeluarkan sertifikasi green building, diantaranya; LEED, BCA Green Mark, Greenship by GBCI. Menurut Sinar Mas Land, permintaan pasar dalam bangunan yang ramah lingkungan juga terus bertambah. Karena konsumen semakin sadar dan butuh akan dampak-dampak baik yang dihasilkan jika lingkungan dalam keadaan bersih dan sehat.

Dalam acara tersebut semua berbaur menjadi satu, antara yang muda dan yang senior pun saling bercengkrama, seperti tanpa jarak. Dan semua saling support antara satu dengan yang lain. Acara berjalan dengan sangat baik suasana juga hangat dan intim. Di akhir acara ada beberapa hadiah yang diberikan dari hasil undian, mulai dari merchandise, hingga sepeda lipat dibagikan dalam acara tersebut.

Acara Synergy Developer Indonesia selanjutnya adalah seminar nasional yang akan dihadiri oleh banyak narasumber yang kredibel, diantaranya; Iwan Suprijanto (Dirjen Perumahan PUPR), Agung Wicaksono (Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita Ibukota Nusantara), Budiarsa Sastrawinata (World President FIABCI), Joko Suranto (Ketum DPP REI). Acara tersebut diadakan di Ciputra Artpreneur Gallery, Ciputra World lantai 11, Jumat, (03/11/2023), dengan tema ‘Peluang Bisnis Properti di Nusantara, Ibukota Negara Berstandar Dunia’. “Untuk kalangan umum, biaya mengikuti seminar tersebut sebesar Rp500 ribu, namun bagi anggota Synergi Indonesia kami memiliki diskon, yaitu seharga Rp200 ribu,” tutup Ismet.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini