IKN dan Peradaban Barunya
Bukti kehadiran jejak hunian manusia pada 8.000 ribu tahun yang lalu, IKN bukanlah hutan belantara tanpa ada manusia dan budaya. Bukti arkeologi yang saat ini tersingkap, sudah ada peninggalan manusia dan budaya dari rentang 9.500–500 tahun yang lalu, dari jaman batu hingga mengenal peradaban logam, dan sampai saat ini budaya tersebut masih ada.
baca juga, Izin PBG di Tangerang Bisa Selesai 10 Jam, Ternyata Ini Syaratnya
Mungkin jika murunut jejak DNA, bisa saja suku-suku atau penduduk asli di sana bisa Tim peneliti di Gua Panglima menjadi manifestasi masa lalu yang masih eksis sampai saat ini.
Lewat rumpun Bahasa kita semua sepakat bahwa untuk menyebut hewan anjing semua akan mengatakan “Asu”. Inilah Bahasa austronesia yang tersebar dari Madagaskar, Taiwan, Selandia Baru, hingga Polinesia. Kita satu rumpun dan berhimpun dalam kesatuan Nusantara.
Nilai-nilai budaya yang ada sampai saat ini akan diperkaya dengan akulturasi budaya sebagai bagian dari peradaban baru di IKN. Tidak bisa tidak, peradaban baru itu pasti akan datang, tetapi budaya lokal harus tetap dipertahankan dan menjadi tuan di negerinya sendiri. IKN menjadi simbol, bahwa ribuan tahun lalu leluhur orang Nusantara pernah tinggal bersama, yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru tanah air. l [ed.AS]
Penulis
Dhanang P, Dosen dan Peneliti dari Universitas Kristen Satya Wacana. Tergabung dalam penelitian di IKN pada tahun 2021, yang berfokus pada ekologi dan etnobotani yang ada di wilayah IKN dan daerah penyangganya.
#IKN, #IbuKotaNusantara, #budayanusantara, #warisanbudaya, #sejarahindonesia, #kotamasadepan, #berkelanjutan, #proertyandthecity #beritaproperti #news





















