Jakarta, Propertyandthecity.com – Meteran listrik prabayar umumnya hanya digunakan saat memasukkan token. Padahal, perangkat ini memiliki sejumlah fitur yang dapat membantu pengguna memantau kondisi kelistrikan di rumah hanya dengan memasukkan kombinasi angka tertentu.
Belakangan, PLN juga terus mengedukasi pelanggan mengenai fitur short code pada kWh meter prabayar. Melalui kode-kode tersebut, pelanggan dapat mengecek sisa token, melihat tegangan listrik, mengetahui arus yang sedang digunakan, hingga mengatur batas minimum alarm token. Berikut beberapa kode penting yang perlu diketahui pengguna listrik prabayar.
1. Kode 37 untuk mengecek sisa token listrik
Kode 37 yang diikuti tombol Enter akan menampilkan sisa kredit listrik atau token yang masih tersedia di meteran. Fitur ini berguna ketika tampilan layar sedang berganti informasi sehingga jumlah sisa token tidak terlihat secara langsung.
2. Kode 41 untuk melihat tegangan listrik
Jika lampu di rumah tampak redup atau peralatan elektronik terasa tidak bekerja optimal, pengguna dapat memasukkan kode 41 lalu tekan Enter untuk melihat tegangan listrik yang masuk ke rumah.
Informasi ini dapat membantu memastikan apakah tegangan listrik masih berada pada kisaran normal atau justru mengalami penurunan.
3. Kode 44 untuk mengecek arus listrik
Kode 44 berfungsi menampilkan besarnya arus listrik (Ampere) yang sedang digunakan. Dengan mengetahui arus yang mengalir, pengguna bisa memperkirakan apakah penggunaan listrik di rumah sudah mendekati batas kapasitas daya yang dimiliki.
4. Kode 456XX untuk mengatur alarm token
Meteran listrik akan mengeluarkan bunyi alarm saat sisa token mencapai batas tertentu. Pengguna dapat mengubah batas tersebut dengan memasukkan kode 456 diikuti angka yang diinginkan.
Sebagai contoh, memasukkan 45610 berarti alarm akan berbunyi ketika sisa token tinggal 10 kWh, sedangkan 45605 mengatur alarm saat tersisa 5 kWh.
5. Kode 812 untuk mematikan bunyi alarm sementara
Apabila alarm token berbunyi sebelum sempat membeli token baru, pengguna dapat memasukkan kode 812 lalu menekan Enter. Alarm akan berhenti sementara sehingga memberi waktu untuk melakukan pengisian token tanpa terganggu suara peringatan.
Meski demikian, perlu diketahui bahwa tidak semua meteran listrik menggunakan kode yang sama. Perbedaan merek, seperti Itron, Hexing, Glomet, Conlog, maupun Sanxing, dapat menyebabkan kombinasi kode yang tersedia berbeda. Karena itu, jika suatu kode tidak berfungsi, kemungkinan meteran yang digunakan memiliki sistem perintah yang berbeda.





















