Di tengah stigma rumah subsidi yang kerap dianggap monoton dan minim fasilitas, CiruasLand, proyek hunian yang dikembangkan oleh PT Rucita Indah Sejahtera hadir membawa pendekatan berbeda. Melalui desain modern, sistem keamanan terintegrasi, dan fasilitas sosial yang lengkap, pengembang ini berupaya menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan hunian yang nyaman dan layak.
Baca juga, Rayakan Hari Anak Nasional, Maybank Indonesia Ajak Siswa Belajar Kelola Uang Sejak Dini
“Kami punya konsep dari awal sampai saat ini, yaitu memberikan kenyamanan terhadap rumah subsidi untuk kalangan MBR. Rumah murah tapi bukan berarti murahan,” ujar Duddy Selamet Setiady, Kepala Divisi Marketing & Legal PT Rucita Indah Sejahtera saat diwawancarai Majalah Property and the City, Rabu (25/06/2025).
Desain dan Fasilitas Lebih dari Standar Subsidi
CiruasLand menawarkan hunian dengan luas bangunan 30 m² dan luas tanah 60 m², serta infrastruktur jalan yang lebih lebar dibandingkan standar umum. Jalan lingkungan di dalam perumahan dibuat selebar 7 meter, sementara jalan utama atau boulevard memiliki lebar hingga 12 meter.
“Notabene beberapa developer hanya menggunakan jalan maksimal 6 meter, tapi kami di 7 meter untuk lingkungan, 8 meter untuk cluster, dan 12 meter untuk jalan utama,” jelasnya.
Perumahan ini juga menerapkan sistem one gate system dengan konsep cluster dalam cluster, di mana setiap cluster memiliki gerbang tersendiri selain gerbang utama CiruasLand. Untuk menambah rasa aman, pengelola menyediakan kartu akses (akses card) bagi setiap penghuni, termasuk di unit subsidi.
“Artinya, setiap customer walaupun itu unit subsidi, dia memiliki satu akses card masuk di pintu gerbang utama sebelum masuk ke dalam gerbang cluster masing-masing,” ujarnya. Fasilitas sosial pun turut diperhatikan, termasuk pembangunan Masjid Jami Ar-Rahmat yang berlokasi di dalam kawasan perumahan.
Komitmen pada Ruang Terbuka Hijau dan Keberlanjutan
Meski belum memiliki sertifikasi bangunan hijau secara resmi, CiruasLand telah menerapkan konsep green living melalui penyediaan ruang terbuka hijau (RTH) yang proporsional. “RTH kita disesuaikan dengan ketentuan dari Pemerintah Kota Serang. Kurang lebih sekitar 15 persen dari 40 persen KDB. Totalnya mencapai sekitar 3.5 hektare dari lahan 23 hektare yang kami kembangkan,” terangnya.
Setiap unit juga dilengkapi taman penghijauan, dan disediakan taman bermain anak di beberapa titik cluster.
Teknologi dan Fitur Ramah Lingkungan
Dari sisi keamanan, CiruasLand telah memasang CCTV di pintu gerbang utama dan di sejumlah titik cluster, sebagai bagian dari sistem pengawasan lingkungan yang terintegrasi.
“Konsep one gate system ini kami ciptakan agar lingkungan aman karena tidak ada pintu keluar lain selain dari pintu utama,” katanya.
Selain itu, CiruasLand juga mengadopsi teknologi pengelolaan limbah yang lebih ramah lingkungan. Seluruh unit rumah subsidi menggunakan bio-septic tank sebagai pengganti septic tank manual.
“Dengan bio-septic tank, sudah ada pengelolaan limbah sendiri sehingga tidak mencemari air tanah,” ujarnya.
Direspons Positif oleh Gen Z dan Milenial
Konsumen muda, terutama Gen Z dan milenial, disebut menjadi pasar utama CiruasLand. Menurut Duddy, generasi ini mencari rumah subsidi dengan fasilitas lengkap dan desain yang tidak ketinggalan zaman.
“Mereka mencari unit yang fasilitasnya cukup mumpuni, salah satunya carport. Kami siapkan carport untuk parkir mobil dan motor karena setelah punya rumah biasanya mereka langsung punya kendaraan,” katanya.
Lokasi Strategis Jadi Daya Tarik Utama
Dalam memilih lokasi pengembangan, CiruasLand mempertimbangkan aksesibilitas terhadap fasilitas umum dan transportasi publik. “Lokasi kami dekat dengan Stasiun Walantaka, hanya 500–600 meter. Kedua, kita dengan akses Puskesmas, ketiga akses dengan Polsek, Maupun Koramil, itu jaraknya hanya kurang lebih sekitar 600 meter. Nah, terus keempat, kita juga dekat dengan terminal, ya itu hanya jarak sekitar 10 menit, kurang lebih sekitar 8 kilometer,” terang Duddy.
“Kita juga dekat dengan akses pemerintahan kota Serang, maupun dengan akses pemerintahan provinsi, di mana kita juga dekat dengan polda Banten, itu yang menjadi keunggulan CiruasLand sendiri,” lanjutnya.
Perumahan ini juga dikelilingi oleh tiga gerbang tol strategis: Tol Ciujung, Serang Panimbang, dan Serang Timur, menjadikan CiruasLand salah satu kawasan rumah subsidi dengan akses terbaik di wilayah Serang.
Lebih lanjut, CiruasLand telah menyerahkan kepada Pemerintah Kota Serang lahan PSU seluas 4.783 m², berupa TPU (Taman Pemakaman Umum) khusus untuk warga CiruasLand, sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pengembangan infrastruktur publik.
Lebih lanjut, CiruasLand telah menyerahkan kepada Pemerintah Kota Serang lahan PSU seluas 4.783 m², berupa TPU (Taman Pemakaman Umum) khusus untuk warga CiruasLand, sebagai wujud kontribusi nyata terhadap pengembangan infrastruktur publik. [Tentya Richyadie]





















