Top 5 This Week

Related Posts

Cara Sharp Menjaga Elang Jawa Agar Tak Punah

PropertyandTheCity.com, Bogor [Jawa Barat]– Kepedulian pabrikan elektronik PT Sharp Electronics Indonesia (SEID) terhadap lingkungan patut diakui dua jempol. Melalui program lanjutan bertajuk “From Every Step, A Forest Grows”, Sharp Indonesia melakukan penanaman 600 pohon endemik Rasamala (Altingia excelsa) di kawasan Pusat Suaka Satwa Elang Jawa, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Bogor (Jawa Barat), sebagai implementasi komitmen 1 Pelari = 1 Pohon.

Program ini merupakan hasil kolaborasi bersama Hutan Itu Indonesia dan Postinc untuk mendukung pemulihan habitat Elang Jawa, satwa endemik sekaligus simbol konservasi Indonesia.

Pemilihan Suaka Elang bukan tanpa alasan. Kawasan konservasi tersebut menjadi pusat rehabilitasi Elang Jawa (Nisaetus bartelsi), spesies endemik Indonesia yang berstatus terancam punah sekaligus menjadi indikator kesehatan ekosistem hutan. Restorasi habitat melalui penanaman pohon akan membantu menjaga keseimbangan ekosistem, meningkatkan keanekaragaman hayati, memperbaiki siklus air, sekaligus mendukung proses rehabilitasi satwa liar.

Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang Sharp Indonesia dalam mengintegrasikan gaya hidup sehat dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Pohon Rasamala dikenal mampu menyerap karbon tinggi serta berperan penting dalam menjaga tutupan hutan dan keseimbangan siklus air, Sharp Indonesia turut berkontribusi pada upaya restorasi ekosistem secara berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa teknologi seharusnya tidak hanya meningkatkan kualitas hidup manusia, tetapi juga menjaga masa depan bumi tempat kita hidup. Melalui Sharp Run for the Future, setiap langkah peserta telah berubah menjadi pohon yang akan terus tumbuh selama puluhan tahun. Hari ini kami membuktikan bahwa komitmen tersebut bukan sekadar janji, tetapi aksi nyata yang akan memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi semakin banyak perusahaan dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga lingkungan,” ujar President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka.

Sebanyak 600 pohon yang ditanam diproyeksikan mampu merestorasi sekitar 2,4 hektare kawasan hutan. Ketika mencapai fase pertumbuhan optimal, pohon-pohon tersebut berpotensi menyerap hingga 180 ton CO₂e (Carbon Dioxide Equivalent) serta menghasilkan sekitar 60–72 ton oksigen setiap tahun.

Inisiatif ini mencerminkan keyakinan Sharp Indonesia bahwa keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui inovasi teknologi, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam. Setiap langkah yang diambil hari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan mewariskan ekosistem yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

Bagi Sharp Indonesia, Sharp Run for the Future bukan sekadar ajang lari, tetapi gerakan yang menghubungkan masyarakat dengan aksi nyata pelestarian lingkungan. Pandu Setio, PR & Brand Communication Department Head PT Sharp Electronics Indonesia, keberhasilan sebuah kampanye tidak hanya diukur dari besarnya eksposur, tetapi juga dampak yang ditinggalkan.

“Kami ingin membuktikan bahwa sebuah brand activation dapat menciptakan perubahan nyata. Melalui Sharp Run for the Future, setiap langkah peserta berkontribusi pada pemulihan hutan Indonesia. Inilah komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya bermakna bagi konsumen, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Vicky Kosasie, Puteri Indonesia Lingkungan 2026, mengajak generasi muda untuk mulai berkontribusi melalui langkah-langkah sederhana yang memberikan dampak jangka panjang.

“Isu lingkungan sering kali terasa begitu besar sehingga banyak orang merasa kontribusinya tidak berarti. Padahal perubahan selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. Hari ini kita menanam pohon, tetapi sesungguhnya kita sedang menanam harapan bagi generasi berikutnya. Saya mengapresiasi Sharp Indonesia yang berhasil mengubah kegiatan olahraga menjadi gerakan pelestarian lingkungan yang nyata dan mengajak lebih banyak anak muda untuk terlibat,” tutur Vicky.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles