Home Berita Properti Argo Manunggal Group Luncurkan Kawasan Industri Aviarna di Semarang

Argo Manunggal Group Luncurkan Kawasan Industri Aviarna di Semarang

2665
0
Kawasan Industri Aviarna di Semarang
Aviarna Industrial Estate adalah kawasan industri terbaru di Semarang yang dibangun di area seluas 450-an hektar./ dok. AMG

PT Argo Manunggal Group melalui anak usahanya PT Bumi Raya Perkasa Nusantara meluncurkan proyek terbarunya, yaitu kawasan industri Aviarna. Kawasan ini berada persis di sebelah Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah.

Beberapa alasan menjadi dasar diluncurkannya kawasan industri modern tersebut. Antaralain jumlah penumpang dan pesawat di Indonesia yang terus meningkat. Data menunjukan, pada 2017, jumlah pesawat di tanah air sebanyak 1.201 dan diprediksi akan meningkat hingga 2.500 di tahun 2038 mendatang. Dari banyaknya jumlah pesawat terbang beroperasi tersebut, hanya 30-40% diantaranya yang ditangani perawatannya di dalam negeri, selebihnya perawatan di luar negeri. Hal tersebut mengakibatkan pengeluaran devisa negara yang tidak sedikit jumlahnya.

Sementara dipilihnya Kota Semarang menurut Hendra Lesmana, Managing Director PT Bumi Raya Perkasa Nusantara, kota ini sukses menjadi kota metropolitan ke 5 di Indonesia dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat menjadi 5.62% di semester pertama 2019. Saat ini, Kota Semarang juga telah memiliki 2 pelabuhan internasional (laut dan udara), dan fasilitas yang tidak kalah majunya dengan kota lain.

Baca: Modernland Mulai Bangun Kawasan Industri Halal Pertama dan Terbesar

“Upah minimum regional di Jawa Tengah juga masih kompetitif bagi investor untuk menanamkan modalnya,” ujar Hendra di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Aviarna dikembangkan di lahan seluas 450-an hektar. Kawasan industri ini nantinya akan dibagi dalam beberapa bagian pengembangan, yakni kawasan perbaikan pesawat (Maintenance Repair Overhaul/MRO), kawasan dry port, kawasan tourism dan komersial, serta kawasan mangrove yang dijadikan sebagai tempat wisata.

Adapun kawasan bengkel perbaikan pesawat atau MRO dan pendukungnya, sebut Hendra, berada di area aviation park seluas 99 hektar. Area ini akan terkoneksi dengan Bandara Ahmad Yani Semarang.

“Dengan adanya MRO di dalam lokasi Aviarna diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan bisnis transportasi aviasi di Semarang, Jawa Tengah yang sedang berkembang pesat. Selain itu, juga dapat menjadi daya tarik investor bisnis aviasi serta meningkatkan ekonomi daerah setempat maupun secara nasional,” terang Hendra Lesmana.

Lokasi Aviarna berada di sebelah Bandara Internasional Ahmad Yani, menjadikannya sangat ideal sebagai kawasan untuk bengkel perbaikan pesawat.

Sebagaimana diketahui, jumlah frekuensi penerbangan dari dan ke bandara ini mencapai lebih dari 22 ribu penerbangan dalam setahunnya. Hal tersebut dikarenakan kota Semarang sendiri terletak di tengah dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, sehingga jarak tempuh ke segala penjurunya relatif dekat.

Kawasan Industri 4.0

Maintenance Repair Overhaul
Maintenance Repair Overhaul berada di dalam kawasan industri Aviarna./ dok. AMG

Kawasan Industri Aviarna juga dilengkapi fasilitas berkelas internasional, seperti water treatment plant (WTP), waste water treatment plant (WWTP), bahkan akan disiapkan pula area bisnis berupa coworking space di gedung kantor yang akan dibangun nantinya.

“Semua itu menjadikan Aviarna sebagai kawasan industri terpadu yang tidak ada perbandingannya di Indonesia,” tegasnya.

Selain itu, Hendra menambahkan, kawasan Aviarna juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti akses dari kawasan ke jalan tol, ROW jalan dalam kawasan juga sangat memadai, hingga bonded zone. Bahkan Aviarna juga bekerjasama dengan PLN untuk mendukung pasokan listrik bagi industri. Kawasan ini juga didukung oleh pengamanan CCTV & control room, serta fiber optic.

Sementara dry port yang terkoneksi melalui jalur kereta api akan sangat mendukung mobilisasi barang dari dan ke lokasi Aviarna.

“Kami mengundang para investor dan pengusaha bisnis aviasi agar dapat bergabung di Aviarna Industrial Estate yang mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2021,” kata Hendra.

Selain menempel dan punya akses langsung ke Bandara Ahmad Yani, lokasi Aviarna juga tidak begitu jauh dengan beberapa area sentral bisnis dan strategis lain. Seperti ke Pelabuhan Tanjung Emas yang berjarak 17 kilometer, kemudian 15 kilometer menuju West Toll Road (Jakarta), 5 kilometer ke East Toll Road (Surabaya), serta 16 kilometer menuju Simpang Lima Semarang.

Baca: Apartemen yang Menyasar Mahasiswa di Semarang Atas

Aviarna juga mendukung program pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Salah satunya adalah penyediaan kawasan industri 4.0 dengan potensi bisnis sekitar US $ 1,7 miliar dimana adanya investor asing dan lokal yang akan investasi di Aviarna.

Untuk diketahui, Argo Manunggal Group adalah group konglomerasi yang bergerak di banyak bidang usaha sejak lebih dari 50 tahun lalu. Antaralain Argo Pantes, Pralon, Cakra tunggal Steel, Fumira, Alam Sutera, Suvarna Sutera, Garuda Wisnu Kencana, serta kawasan industri yang ternama MM2100, dan Bekasi Fajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here