Top 5 This Week

Related Posts

Satgas Perumahan Optimistis Program 3 Juta Rumah Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, propertyandthecity.com – Program pembangunan 3 juta rumah disebut berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga 2,5 persen per tahun. Ketua Satgas Perumahan Hashim S. Djojohadikusumo menilai proyek perumahan sosial dapat memberi dampak ganda, baik dari sisi kebutuhan hunian maupun kontribusi terhadap perekonomian.

“Kita sudah hitung, dengan program 3 jutaan lebih apartemen dan rumah di pedesaan ini bisa mendongkrak ekonomi nasional sampai 1,5 hingga 2,5 persen per tahun,” ujar Hashim dalam pencanangan pra kerja sama Program Pembangunan 3 Juta Rumah di Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Hashim optimistis target pertumbuhan ekonomi nasional mencapai bahkan melampaui delapan persen dapat terwujud, sejalan dengan visi besar pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pembangunan perumahan akan menjadi salah satu program andalan pemerintah.

Selain berkontribusi pada ekonomi, Hashim menekankan, proyek hunian ini membawa perubahan nyata bagi kualitas hidup generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z. Kehadiran perumahan sosial di lokasi strategis dengan harga terjangkau diharapkan dapat membuka jalan bagi puluhan juta keluarga untuk menikmati standar hidup yang lebih baik.

“Maka, saya katakan tadi Indonesia bukan Indonesia gelap, Indonesia adalah Indonesia terang, dan salah satu program untuk membuat Indonesia terang adalah program perumahan sosial,” tegas Hashim.

Proyek ini akan diwujudkan melalui kolaborasi PT Kereta Api Indonesia (KAI), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta investor asal Qatar, Al Qilaa International Group. Tahap awalnya, sebanyak 50 ribu unit hunian akan dibangun di lahan KAI di Kampung Bandan, Kemayoran, Jakarta.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam mengoptimalkan aset lahan perusahaan dengan pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Konsep tersebut diyakini mampu menghadirkan hunian vertikal yang dekat transportasi massal dan mendukung efisiensi hidup masyarakat perkotaan.

Hunian vertikal ini akan diwujudkan dalam bentuk smart towers, dengan konsep modern yang terintegrasi dengan sekolah, taman bermain, ruang komunal, serta sistem hunian pintar, sehingga menciptakan ekosistem tempat tinggal yang layak dan berkelanjutan.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles