Home Property Mancanegara Suku Bunga Di Australia Naik Malah Menguntungkan Untuk Properti

Suku Bunga Di Australia Naik Malah Menguntungkan Untuk Properti

28
0
Suku Bunga Di Australia Naik

Peningkatan suku bunga di Australia justru menguntungkan untuk sektor properti ditambah kenaikan bahan material dan kelangkaan tenaga kerja sektor konstruksi. Hal ini akan membuat unit apartemen di Australia kian terbatas yang memicu harga sewa sehingga menjadi lebih menguntungkan untuk kalangan investor.

Bank Sentral Australia pada awal bulan Mei ini menaikkan tingkat suku bunga di Australia yang akan berdampak langsung pada kenaikan harga unit apartemen secara progresif selama beberapa tahun ke depan. Di sisi lain, suplai unit apartemen di Australia juga tengah mengalami keterbatasan pasokan bahan baku hingga kekurangan tenaga kerja di sektor konstruksi.

baca juga, MENJALANKAN BSC DAN OKR SECARA PARALEL

Menurut Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group, perusahaan pengembang Australia, situasi ini membuat konsumen harus bersiap dengan kenaikan harga yang akan mencapai double digit khususnya untuk proyek pembangunan apartemen baru pada tahun-tahun mendatang.

“Di sisi lain hal ini akan membuat kalangan investor kembali masuk ke pasar karena harga sewa unit apartemen yang akan meningkat dan untuk mengimbangi kenaikan suku bunga dilakukan dengan kenaikan harga sewa. Hal lainnya ketersediaan unit apartemen off the plan dan apartemen yang telah selesai dibangun akan terus berkurang dan ini artinya owner-occupiers dan investor sangat aktif di pasar,” katanya.

Dengan situasi ini juga menjadi masuk akal bila konsumen terlihat bergegas untuk membeli produk properti guna menghindari kenaikan harga double digit yang disebabkan meningkatnya biaya konstruksi, material, hingga keterbatasan tenaga kerja. Hal ini menjadi situasi yang baik bagi investor dari luar negeri khususnya China dan Indonesia untuk mendapatkan unit properti dengan harga yang masih terjangkau.

Dengan menyegerakan pembelian pada saat ini artinya kalangan investor bisa mengunci harga sambal terus menabung untuk melakukan pembelian di masa mendatang. Di sisi lain, Australia juga masih mengalami housing shortage, jumlah penduduk Australia yang mencapai 26 jutaan jira dengan rata-rata peningkatan populasi 1 persen setiap tahunnya. •

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here