Sempat Syok, Begini Cara MAS Group Bangkit dari Terpaan Corona

Selain karena promo dan kekuatan konsep, produk MAS Group yang menyasar segmen end user juga menjadi kunci perusahaan mampu bertahan di tengah pandemi saat ini

0
132
Seion Serang oleh mas group
Rumah tipe 5x12 di Seion Residence @Serang, salah satu proyek baru yang dibangun oleh MAS Group di Banten. (dok. MAS Group)

Propertyandthecity.com, Jakarta – Indonesia tidak pernah menyangka jika wabah Covid-19 yang awal menyebar di Tiongkok bakal merebak di Indonesia. Inilah yang membuat banyak perusahaan syok, termasuk MAS Group.

Meski demikian, pengembang properti ini cepat bangkit, melakukan berbagai gebrakan, serta penyesuaian mengikuti tren pasar saat ini.

Adapun beberapa penyesuaian yang dilakukan, mulai dari konsep produk yang diperkuat, strategi pasar yang beralih ke digital, termasuk segmen market yang kini menyasar end user di kelas menengah dengan rentang Rp300 juta hingga di bawah Rp1 miliar.

Baca Juga: Lie Min: Saat Tepat Beli Properti di Banten

Suwandi Tio, Direktur Utama MAS Group mengatakan, sejak Covid-19 merebak di Indonesia, pihaknya tetap meluncurkan beberapa proyek, sebagaimana telah direncanakan perusahaan.

Produk properti tersebut, yakni Seion Residence @Serang sebanyak 440 unit, Britania Bekasi sekitar 1.500 unit dan Bali Resort Serpong (extension) sekitar 300 unit.

Bahkan, MAS Group juga akan segera meluncurkan beberapa klaster terbaru di proyek pengembangan yang sudah ada, seperti di Perumahan Kota Sutera sebanyak 400 unit.

Untuk Seion Residence @Serang, kata dia, diluncurkan di akhir Februari 2020, sesaat akan mulai pandemi di Indonesia.

Saat itu, tahap pertama diluncurkan sebanyak 77 unit dan sudah sold out di Juli 2020. Mulai Agustus sudah dibuka tahap baru sebanyak 88 unit. Hingga akhir September penjualannya sudah sekitar 50 persen.

“Harga tahap pertama sekitar Rp400 jutaan, saat ini naik menjadi Rp500 jutaan. Untuk tahap pertama saat ini sedang dibangun. Rencananya akan diserahterimakan bulan Februari 2021,” ujar Suwandi Tio, belum lama ini.

Baca Juga: Kementerian PUPR Buka Layanan Pengaduan Masyarakat Terkait Perumahan

Selanjutnya Britania Bekasi, mulai NUP di Januari 2020 dan peluncurannya sekitar April, penjualannya lebih luar biasa lagi. Selama 3 bulan penjualan lebih dari 100 unit rumah. Harganya saat itu Rp280 juta, saat ini dengan tipe yang sama berkisar Rp315 juta.

“Penjualan Britania Bekasi saat ini masih sekitar 100 unit per bulan. Perumahan ini mulai serah terima di akhir tahun 2020,” lanjut Andi.

Proyek berikutnya adalah Bali Resort Serpong (extension) yang baru mulai dipasarkan sekitar pertengahan September lalu. Harga jualnya di atas Rp500 jutaan per unit.

“Untuk klaster terbaru di Kota Sutera akan kami diluncurkan November mendatang. Rencananya dijual sekitar Rp500 jutaan per unit,” terangnya.

Cepatnya penjualan produk properti tersebut, menurut Andi lantaran beberapa faktor.

Selain karena menyasar pasar end user, kekuatan konsep, juga dikarenakan beberapa program promo yang diberikan.

Seperti di Seion Residence @Serang yang memberikan promo hadiah langsung berupa produk investasi emas. Promo berikutnya adalah fully furnished di perumahan Bali Resort Serpong.

Baca Juga: Mau DP Rumah Dibayarin? Yuk, Kunjungi Maybank Lamudi Online Property Fair!

Kemudian promo lainnya yang juga standar diberikan di hampir semua produk MAS Group, yakni cicilan bertahap developer hingga 24 kali. Kemudian DP untuk KPR sebesar 5 persen.