Promo Spesial PP Properti di Masa Pandemi, Bunga KPA 1,75 Persen

PP Properti meluncurkan promo menarik dan baru pertama kalinya. Promo berlaku serentak untuk semua proyek yang sedang dipasarkan. Bahkan, kolaborasi dengan sejumlah bank memberikan bunga KPA spesial, mulai 1,75 persen.

0
478
Apartemen Mazhoji di Depok dan promo spesial pp properti
Apartemen Mazhoji, salah satu proyek terbaru PP Properti di Depok./ dok. PP Properti

Propertyandthecity.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 diakui PT PP Properti Tbk sebagai sebuah tantangan yang cukup menguras energi. Meski demikian, sejumlah strategi dan langkah antisipasi telah dilakukan sehingga progress fisik proyek dan penjualan pun tetap berjalan. Bahkan, hasil penjualan pada April melampaui ekspektasi pengembang.

Direktur Realti PT PP Properti Tbk, Galih Saksono mengatakan, semua proyek PP Properti dikerjakan oleh PP Persero, sehingga meskipun adanya social distancing di masa pandemi, namun proyek-proyek PP Properti masih bisa dikembangkan.

Baca: Kiat Closing Properti di Masa Pandemi Covid-19

“Ada beberapa yang mungkin agak slow. Tetapi kita me-manage, sehingga mana yang harus kita prioritaskan. Sehingga endingnya secara fisik bisa sesuai komitmen untuk diserahkan ke konsumen,” ujar Galih dalam webinar “Nabung Properti, Cara Bijak Nabung Saat Ini” di Jakarta, Sabtu (9/5/2020).

Sementara untuk aktivitas pemasaran, lanjut Galih, kantor marketing masih buka namun dengan penerapan protokol Covid-19.

“Kita yakin bahwa badai pasti berlalu dan siap menyambut pelangi. Bahkan di tengah segala keterbatasan ini, target kita di April justru tercapai dan atas ekspektasi,” ungkap Galih.

Saat Tepat Investasi

Properti sebagai salah satu kebutuhan primer akan selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Bahkan disaat krisis seperti saat ini pun selalu ada yang membelanjakan uanganya untuk properti, baik untuk ditempati langsung maupun berinvestasi.

CEO IPW Advisory Group, Ali Tranghanda, mengatakan saat ini justru waktu yang tepat, terutama bagi investor untuk membeli properti. Banyak diskon dan gimik menarik yang bisa dimanfaatkan. Meski demikian, Ali menegaskan agar para investor harus tetap memprioritaskan kebutuhan hidup untuk bertahan di masa pandemi ini.

“Kalau smart investor jangan masuk saat properti lagi naik, karena harga pasti sudah tidak terkejar. Malah saat-saat ini investornya harus masuk. Tapi dengan catatan, cashflownya harus ditata,” kata Ali.

Baca: Kantongi IMB, PP Properti Groundbreaking Apartemen Mazhoji

Sependapat, Galih menambahkan, properti merupakan salah satu aset berharga sebagai investasi jangka panjang. Bahkan menurut dia, menabung yang bijak adalah di sektor properti.

“Apalagi beberapa proyek PP Properti sudah siap huni. Sehingga waktu yang tepat untuk mendapatkan keuntungan yang baik, ya, di masa ini,” ujarnya.

Saat ini PP Properti memiliki 20 proyek yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Enam proyek diantaranya berada di kawasan pendidikan, 6 proyek lainnya di CBD, 6 lagi di kawasan industri dan dua proyek berkonsep resort.

Galih mengungkapkan, pengembang proyek-proyek PP Properti selalu memenuhi berbagi unsur kebutuhan konsumen. Mulai dari lokasi hingga fasilitas dalam kawasan proyek.

Tidak hanya itu, PP Properti juga telah mengantisipasi pola perubahan konsumen pasca pandemi ini. Berbagai inovasi sudah dan akan dilakukan PP Properti guna memenuhi kebutuhan konsumen. “Kami secara cepat beradaptasi untuk menciptakan solusi, salah satunya adalah go digital,” tegasnya.

Promo Spesial

Di masa pandemi ini, PP Properti juga mengeluarkan sejumlah program promo properti menarik yang berlaku untuk seluruh proyeknya. Bahkan ini merupakan promo besar pertama yang dikeluarkan secara serentak.

Diantaranya seperti membayar sebagian uang muka dan bisa langsung memiliki atau dihuni. Program promo spesial lainnya adalah libur bayar, rental guarantee, fee service cash 1-2 tahun, hadiah langsung dan masih banyak lagi.

Baca: Hadapi Corona, ERA Indonesia Keluarkan Sejumlah Langkah Penting

Menariknya, ada bunga bank yang sangat rendah hasil kolaborasi PP Properti dengan sejumlah perbankan, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, dan Bank Permata.

“Mereka sangat mengapresiasi situasi saat ini dengan berbagai kemudahan yang mereka berikan kepada calon debiturnya. Kami pun mengapresiasi sehingga kami juga memberikan subsidi bunga. Sehingga kolaborasi ini hasilnya adalah bunga KPA start mulai 1,75 persen,” ungkap Galih.