Beranda Berita Properti Perlunya Proyek Properti Melakukan Studi

Perlunya Proyek Properti Melakukan Studi

Karena properti itu ada dibumi, maka pakaikah ilmu yang membumi jangan ilmu langit.

0
Ilustrasi Riset Properti (Sumber: Resources Pollfish)

Sebuah pengembang mengeluhkan penjualan propertinya yang menurun tajam. Berbagai strategi pemasaran baik konvensional atau bahkan lebih canggih lagi dengan digital marketing telah dilakukan, namun penjualan tetap stagnan. Pasar yang disalahkan.

Usut demi usut ternyata bukan pasarnya yang melemah, namun karena produknya tidak terserap pasar, kalah bersaing dengan pesaing sekitarnya. Mengapa bisa demikian?

Ya, banyak pengembang yang tahu dan sadar mengenai pentingnya studi pasar atau pun riset pasar di awal perencanaan pengembangannya, namun tidak mengindahkan proses ini. Ada yang bahkan tidak tahu atau tidak mau tahu mengenai pentingnya studi pasar. Studi dan riset hanya dipandang sebagai biaya yang tidak ada manfaatnya. Sebagian mau fast track, loncat langsung ke desain arsitek tanpa memperhitungkan studi dan riset bahkan tanpa studi kelayakan proyek. Semua memakai ilmu langit mengawang-awang.

Dalam sebuah proses pengembangan properti keberadaaan konsultan yang ‘andal’ sangat diperlukan. Mengapa ada tambahan kata ‘andal’ disitu? Karena tidak dapat dipungkiri banyak juga konsultan atau yang berlagak konsultan membuat studi ABS (asal bapak senang) mengikuti kemauan pengembang. Ini yang tentunya tidak harus terjadi. Kualitas konsultan ditentukan bukan semata-mata keahliannya dalam perhitungan dan statistik, namun seberapa besar pemahamannya mengenai pasar itu sendiri. Konsultan harus mengetahui dinamika pasar dengan terjun langsung sebagai praktisi.

Sebuah studi dan riset yang benar akan membuat matangnya perencanaan untuk selanjutnya diberikan ke arsitek untuk dibuat desain yang tentunya juga berdasarkan dinamika pasar hasil analisis konsultan.

Dalam kondisi pasar sangat bagus, mungkin proyek apapun akan laris. Namun dalam kondisi pasar properti mengalami koreksi dengan tingkat persaingan yang semakin ketat, maka pasar akan kembali ke ‘asalnya’ dengan mengenai siapa sebenarnya konsumen proyek tersebut. Studi akan memperlihatkan seberapa besar celah pasar yang dapat diserap oleh proyek.

Proses studi dan riset harus menjadi bagian penting dalam sebuah pengembangan properti. Karenanya pemahaman pergerakan pasar dengan analisis yang tetap membuat para pengembang dapat memahami pasar secara komprehensif.

“Menganalisis pasar perumahan harus dicermati secara komprehensif untuk menghindari kesalahan membaca statistik. Karenanya analisis yang dilakukan oleh konsultan tidak hanya secara teori namun juga mereka harus terjun ke pasar untuk melihat dan merasakan langsung dinamika pasar secara tepat,” tambah Ali Tranghanda, konsultan properti dari Indonesia Property Watch.

Indonesia Property Watch (IPW) menjadi salah satu konsultan properti yang saat ini disegani karena independensinya dan ketajaman analisisnya. Hal ini diakui oleh beberapa pengembang yang mempercayakan studi dan riset pasarnya ke IPW. Tidak sedikit hasil studi yang dilakukan mungkin tidak membuat pengembang nyaman karena dilakukan secara objektif, namun hal ini tentunya akan menjadi masukan yang berarti bagi pengembang. Rekomendasi yang diberikan selalu mempertimbangkan aspek pasar dan dinamikanya disertai dengan pemikiran-pemikiran yang visioner dan inovatif.

+ posts
Ali Tranghanda
C E O Indonesia Property Watch | + posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini