Home Investor Corner METAVERSE LAND: BELI TANAH DI DUNIA METAVERSE

METAVERSE LAND: BELI TANAH DI DUNIA METAVERSE

metaverse diprediksi akan menjadi salah satu saluran distribusi komunikasi dan komersial terbesar dengan aktivitas yang sangat bervariasi sehingga akan menciptakan pasar yang luar biasa besar di dalamnya

49
1
dunia metaverse

Dunia dihebohkan dengan maraknya jual-beli (Non-Fungible Token). Saat ini juga kita mulai mendengar istilah dengan harga yang fantastis. NFT metaverse. Apakah perbedaan NFT berbeda dengan dunia Metaverse. Bagaimana juga dengan Crypto?

Metaverse adalah platform dunia digital yang penggabungan dari kehidupan fisik dan digital, menciptakan komunitas virtual dimana kita dapat bekerja, bermain, bersantai, bertransaksi, dan bersosialisasi. Saat ini di metaverse, kita bisa menampilkan wujud digital dari karya seni dan properti atau sekadar gaming.

baca juga, Sambut Hapernas, Kementerian PUPR dan BTN Gelar Pameran IPEX 2022

NFT berperan memberi bukti kepemilikan atas aset tersebut bisa karya seni atau properti. Sebagai alat bayar jual-belinya, dalam dunia metaverse menggunakan cryptocurrency yang seluruh prosesnya tercatat dalam blockchain. Meski menggunakan blockchain, tetapi NFT bukanlah jenis mata uang crypto.

Gambaran sederhananya adalah metaverse ibarat dunia kita saat ini. Lalu rumah, pakaian, lukisan, dan aset lainnya diidentikasi kepemilikannya
dengan NFT. Ketika kita menjual menggunakan uang crypto. Bedanya, di dunia metaverse semua transaksi berbasis sistem blockchain untuk mencatat semua transaksi dan bersifat spesifik sehingga tidak dapat dipalsukan.

Saat ini metaverse mulai merambah dunia properti. Penjualan lahan-lahan di metaverse mulai marak. Apakah ini sama dengan investasi crypto? Meskipun menggunakan cryptocurrency, namun metaverse ini jelas berbeda dengan investasi crypto. Sederhananya kita bisa mengenai investasi mata uang valuta asing di dunia nyata yang sangat fluktuatif. Namun dalam keseharian kita tetap menggunakan uang untuk membeli sesuatu. Jadi fluktuasi di investasi valuta asing tidak serta merta menurunkan investasi di metaverse. Jadi bila investasi crypto merosot tentunya tidak akan memengaruhi investasi kita di metaverse secara langsung.

Beli Tanah di Metaverse

Tanah tidak dibuat dua kali. Bagaimana dengan investasi tanah di metaverse? Nilai tanah akan meningkat karena karakteristik tanah yang terbatas. Sedangkan di metaverse pasokan tanah menjadi sangat tidak terbatas. Duniadunia metaverse lain bisa diciptakan. Jadi apa keuntungannya membeli tanah di metaverse?

Investasi tanah di metaverse sangat tergantung dari seberapa banyak pengguna dan terciptanya komunitas di dalamnya. Bagaimana kemudian komunitas ini dapat menciptakan basis ekonomi yang kuat sehingga dunia metaverse yang diciptakan dapat juga menjadi tempat komunikasi atau promosi di dalamnya. Jadi investasi tanah di metaverse bukan murni investasi tanah melainkan investasi dari aspek bisnis.

Ekosistem Dalam Metaverse

Saat ini metaverse yang ada baru terbatas membeli tanah, gaming, konser. Namun tentunya hal ini tidak terkait langsung dengan menciptakan komunitas basis ekonomi di dalamnya. Untuk metaverse dengan konsep game tentunya hanya diikuti oleh para pengguna yang tertarik untuk bermain game didalamnya. Untuk metaverse entertainment hanya menampilkan konser dan lainnya. namun dalam metaverse tersebut tidak
tercipta kesinambungan dalam aktivitas dan pasarnya relatif terbatas.

Dalam perkembangan yang lebih maju lagi, metaverse akan diciptakan dengan mengembangkan sebuah dunia virtual yang mendekati nyata. Sebuah konsep ekosistem dunia nyata yang dibawah seluruhnya ke dunia metaverse. Artinya dimungkinkan terjadi transaksi ekonomi di dalamnya dalam setiap waktu. Bayangkan kita masuk ke dunia metaverse tidak hanya untuk gaming, tidak hanya untuk konser, namun juga bisa berbelanja, melakukan aktivitas perbankan, berekreasi, meeting dan konferensi, atau gabungan semuanya. Itulah yang dikenal dengan
konsep ekosistem.

Karenanya siapa yang mampu untuk menciptakan komunitas akan memberikan nilai lebih bagi tanah yang kita beli di metaverse. Namun tetap hati-hati karena saat banyak metaverse yang menjual tanah tapi tidak jelas mau dibawa kemana konsepnya. Yang terjadi mereka beli tanah tapi tidak bertumbuh sama sekali karena tidak ada kegiatan disana. Jadi ketahui pasti konsep dunia metaverse yang ditawarkan sebelum membelinya.

Siapa Saja Harus Beli?

Saat ini berkembang penjualan lahan di metaverse. Pasarnya menjadi sangat luas dan siapa saja yang perlu membeli di
metaverse?.

Perusahaan akan bermanfaat bila mereka membeli tanah di metaverse, selain sebagai base di metaverse untuk pertemuanpertemuan, sekaligus juga mempromosikan produknya di tanah atau gedungnya nanti disana. Hal ini karena tidak lama lagi dunia metaverse diprediksi akan menjadi salah satu saluran distribusi komunikasi dan komersial terbesar dengan aktivitas yang sangat bervariasi sehingga akan menciptakan pasar yang luar biasa besar di dalamnya. Perusahaan makanan minuman juga bisa ikut membeli tanah disana. Meskipun tidak secara fisik membeli makanan, namun secara transaksi bisa dilakukan di metaverse.

Para selebriti pastinya juga tidak akan ketinggalan untuk ikut berebut tanah di metaverse. Bisa jadi pembelian dari para selebriti
ini dapat meningkatkan nilai tambah dari sebuah tanah sekitarnya.

Bagi sebagian generasi masyarakat yang sudah tua mungkin tidak banyak mengikuti perkembangan teknologi. Namun bagaimana
mereka mewariskan tanah metaverse ini anak cucu mereka, menjadi cara yang bijak bagi mereka. Karena sebenarnya yang paling akan menggunakan teknologi ini ke depan adalah para generasi Z dan selanjutnya yang saat ini sudah mulai gandrung metaverse. Bahkan dengan cepatnya kemajuan metaverse, masyarakat tua ini pun, mau tidak mau akan ikut terlibat di dalamnya dan menikmatinya segera. Jadi tidak perlu skeptis dengan kehadiran metaverse. Kita semua akan terus merasakan perkembangan teknologi ini sangat dahsyat ke depan.•

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here