Home Berita Properti Kompetisi Rug Design Award 2022 Segera Ditutup, Karya Peserta Diharapkan Lebih Unik

Kompetisi Rug Design Award 2022 Segera Ditutup, Karya Peserta Diharapkan Lebih Unik

Hingga saat ini, telah ada sekitar 800 pengunjung situs pendaftaran lomba dengan jumlah karya yang didaftarkan sebanyak 50 karya.

38
0
Kompetisi Rug Design Award
Karpet Moire dari Hesitada Group./ Foto: Pius

JakartaPropertyandthecity.com — Kompetisi Rug Design Award 2022 yang diselenggarakan perusahaan karpet handmade premium nasional, Hesitada Group bekerjasama dengan HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia) akan segera ditutup pada 3 Agustus mendatang. Hingga saat ini, telah ada sekitar 800 pengunjung situs pendaftaran lomba dengan jumlah karya yang didaftarkan sebanyak 50 karya.

Rug Design Award 2022 merupakan sebuah kompetisi desain karpet pertama di Indonesia yang digelar untuk menjaring talenta berbakat tanah air dari kalangan mahasiswa desain dan masyarakat umum peminat desain untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan karya desain karpet premium yang diakui secara global. Kompetisi ini menyediakan total hadiah bagi pemenang senilai lebih dari Rp25 juta.

Baca: Dorong Kreasi Karpet Tanah Air, Hesitada Group Bersama HDII Gelar Rug Design Award 2022

Founder & CEO Hesitada Group Tama Florentina mengatakan, Rug Design Award 2022 merupakan kompetisi desain karpet pertama di Indonesia. “Kompetisi desain karpet pastinya memiliki tantangan tersendiri karena para pelaku desain akan menemukan perbedaan dalam menentukan media dan materi yang digunakan. Hal ini tentu tidak mudah apalagi teknik pengerjaan karpet ini nantinya akan dilakukan dengan metode handmade. Sehingga kami sangat memahami apabila desainer membutuhkan waktu yang lama untuk membuat karyanya,” katanya.

Dari karya yang sudah masuk, panitia kompetisi melihat ada sejumlah karya yang menunjukkan kualitas dan originalitas. “Ada karya yang menarik. Saya melihat desainer tersebut cukup berhasil menangkap tema kompetisi yaitu Modern Heritage dan mampu menuangkan dalam desain karpet yang dia buat. Kami cukup senang dengan antusiasme dan kualitas karya peserta kompetisi ini,” terang dewan juri Francine Denise.

HDII menyampaikan, kompetisi ini menjadi salah satu ajang yang sangat baik untuk menjaring talenta-talenta berbakat di tanah air baik dari kalangan mahasiswa dan profesional, yang memiliki minat dan kecintaan terhadap seni desain motif atau patern yang masih sangat jarang di Indonesia.

Bagi pecinta desain, masih terbuka kesempatan untuk mengikuti kompetisi ini. Masyarakat yang ingin mengikuti kompetisi ini dapat mendaftar dan membaca ketentuan detail kompetisi di sosial media @moirerugs dan @hdii_pusat.

Baca: Produk Unggulan Jababeka Silicon Valley, “CORE” Resmi Diluncurkan

Syarat karya yang diikutkan dalam kompetisi ini karya berupa sebuah design pola karpet/permadani yang isinya sesuai dengan Tema yaitu “Modern Heritage”; karya bersifat orisinil, belum pernah dipublikasikan sebelumnya, tidak mengandung SARA, pornografi, hoax, serta hal-hal yang bertentangan dengan peraturan dan norma yang berlaku di masyarakat; judul karya sesuai dengan Tema yang telah ditentukan.

Kriteria penilaian antara lain, Kesesuaian karya dengan tema, ide atau gagasan, style & uniqueness, teknik eksekusi (keunikan karya, komposisi warna dan gambar, serta tata letak objek dalam gambar).

Tahapan kompetisi ini adalah pendaftaran dan pengumpulan karya pada 28 Juni – 3 Agustus, Opening Webinar 28 Juni bersama narasumber Eugenio Hendro (product designer) yang bisa disaksikan melalui kanal Youtube Moire Rugs, tahap penilaian 3 Agustus hingga 10 Agustus, sementara pengumuman pemenang pada 11 Agustus.

Nantinya semua karya akan dinilai oleh tim dewan Juri yang terdiri dari desainer interior ternama Ayu Sawitri Joddy dan Francine Denise serta Founder & CEO Hesitada Group Tama Florentina.

Baca: Modernland Realty Raih 3 Penghargaan dalam HCREA 2022

“Untuk para desainer dan mahasiswa desain, mumpung pendaftaran masih dibuka, jangan ragu untuk mengikuti kompetisi ini. Kompetisi ini merupakan ajang yang tepat untuk membuka cakrawala baru serta tantangan yang bagus untuk meningkatkan kemampuan di bidang desain interior dan karpet. Kami berharap dapat menemukan talenta baru di dunia desain karpet untuk bersama-sama mengembangkan industri karpet tanah air,” tutup Tama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here