Top 5 This Week

Related Posts

Hashim Djojohadikusumo Yakin Pembangunan Perumahan Beri Efek Berganda bagi Perekonomian

Jakarta, Propertyandthecity.com – Program pembangunan perumahan dinilai memiliki dampak luas terhadap perekonomian nasional. Selain menjawab kebutuhan hunian masyarakat, sektor ini juga diyakini mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi.

Ketua Satuan Tugas Perumahan Hashim Djojohadikusumo mengatakan sektor perumahan memiliki efek berganda yang signifikan terhadap aktivitas ekonomi.

“Perumahan itu dampak terhadap ekonomi kita luar biasa, bisa berdampak 1,5 sampai 5 kali. Berarti setiap rupiah yang kita keluarkan untuk perumahan ini juga berdampak luar biasa,” kata Hashim saat kunjungan lahan di Cikarang, Jawa Barat, Minggu, (8/3/2026).

Ia menjelaskan, kebutuhan hunian layak di Indonesia masih cukup besar. Saat ini diperkirakan sekitar 27 juta keluarga masih tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). Di sisi lain, jumlah keluarga yang masih menunggu akses terhadap hunian layak diperkirakan mencapai 9 juta hingga 15 juta keluarga.

Karena itu, menurut Hashim, Program 3 Juta Rumah yang tengah didorong pemerintah tidak hanya berperan dalam penyediaan tempat tinggal, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Pembangunan properti diketahui melibatkan hingga 185 subsektor ekonomi yang saling terhubung.

Hashim memperkirakan sektor perumahan dapat memberikan kontribusi sekitar 1,5 persen hingga 2 persen terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia pun optimistis sektor ini mampu membantu pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, seiring dengan upaya percepatan pembangunan hunian di berbagai wilayah.

Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah saat ini tengah menyiapkan sejumlah lahan untuk pembangunan perumahan. Beberapa di antaranya berada di lahan seluas 45 hektare milik Kementerian Komunikasi dan Digital di Depok, Jawa Barat, 41 hektare milik Kementerian Pertahanan di Jakarta Pusat, serta 30 hektare di Cikarang yang merupakan hibah dari Lippo Group.

“Saya amat yakin bahwa kita akan mencapai 8 persen, karena dari perumahan saja kami hitung sudah 1,5 persen sampai 2 persen,” ujarnya.

Hashim menambahkan pembangunan hunian akan melibatkan berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah maupun swasta, agar realisasi program berjalan optimal.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani juga menyampaikan dukungan terhadap pembangunan hunian tersebut, terutama proyek yang akan dikembangkan di lahan hibah dari Lippo Group kepada pemerintah.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles