PropertyandTheCity.com, [Serpong]– Lagi-lagi ada kejutan terjadi di saat sektor properti nasional belum menggembirakan, apalagi diperlugas penurunan nilai tukar Rupiah yang bukan hanya melemah signifikan terhadap dolar AS (USD) tapi juga terhadap hampir semua mata uang negara mitra sejak April 2026. Pada saat banyak pengembang properti ‘mengerem’ penawaran rumah elite dan megah, NavaPark justru melawan arus.
Hunian eksklusif yang dikembangkan Sinar Mas Land dan HongKong Land di BSD City, Serpong, Tangerang, Banten, itu pada 3 Juni 2026 lalu menawarkan rumah mewah seharga mulai Rp150 miliar. Bangunannya tiga lantai seluas 1.324 m2 di atas lahan 1.500-2.214 m2.
Rumah ultra megah tersebut berada di klaster Island Villa yang dikembangkan di area seluas 8 hektar. Ada tipe lain yang ditawarkan, luas bangunan 929 m2, tanah 1.000-1.788 m2. Harganya mulai Rp80 miliar.
Baca Juga: Hidup Lebih Efisien Punya Rumah di Kota Mandiri, Fasilitas Apa Saja Tersedia

Menurut Jonilengliadi, Project Director NavaPark, kendati memiliki karakteristik berbeda dalam pembentukan harga propertinya, pasar rumah super premium di wilayah Serpong dan sekitarnya, nilai gengsinya tetap sama tinggi dengan Menteng dan Kebayoran Baru yang lokasinya dekat pusat bisnis utama Jakarta (Jl Thamrin-Sudirman) dan menjadi hunian kaum high end Indonesia sejak lama.
“BSD City itu land value-nya terkenal paling tinggi dan teratas di barat Jakarta. Kami menawarkan sesuatu yang tidak bisa dibuat kembali dan nilainya akan bertambah. Island Villa kami rancang bukan bentuknya saja yang indah, tetapi pemiliknya akan menemukan five star legacy yang bisa diwariskan ke generasi berikutnya,” ujar Jonilengliadi, saat Media Briefing Peluncuran Island Villa di Serpong, Rabu (3/6).
Wanto Ngali, Division Head Marketing & Business Development NavaPark, Island Villa hadir untuk menjadi “The Art of Scarcity” berupa produk ekslusif hanya 35 unit dengan nilai kelangkaan yang absolut. Sebabnya, pengembang memplot produk ini sebagai niche market yang memiliki segmen pasar dengan daya beli kuat.
“Island Villa mengambil target pasar very niche menargetkan kaum Ultra High-Net-Worth Individuals, dimana jumlahnya sangat kecil namun mereka memiliki ekspektasi sangat tinggi, sangat selektif dan makin kritis. Untuk itu, Island Villa hadir dan limited editions, tidak bisa kita produksi lagi,” kata Wanto.
Baca Juga: Sinar Mas Land dan Hongkong Land Luncurkan Rumah Mewah Mulai Rp20 Miliar

Dia menambahkan, dari yang sudah-sudah rerata rumah super premium dibeli untuk didiami sendiri. Dengan asking price yang disodorkan pengembang, peminat sudah pasti berekspektasi rumah akan mengusung segala sesuatu yang terbaik di kelasnya.
“Kami ambil pasar sangat kecil namun dengan konsep yang membutuhkan cost tinggi sehingga risikonya juga tinggi. Oleh karena itu kami tidak sekadar menjual produk hunian. Mempunyai Island Villa adalah simbol sukses dan suatu kebanggaan karena semua hasil kerja kerasnya terbayarkan. Bonding atau perasaan customer tersebut yang kami tawarkan,” ungkap Wanto.
Belum sebulan dipasarkan, Jonilengliadi menyebut produk Island Villa sudah terjual enam unit. “Rata-rata pembelian masih KPR karena mereka butuh cashflow untuk putaran bisnisnya,” ucapnya.
Sentuhan Tropis yang Sleek dan Elegan
Saat peluncuran, Property and The City dipersilakan masuk ke rumah contoh Island Villa tipe The Signature. Rumahnya sudah jelas mewah dan megah, lapang, mirip lobi mall dan hotel. Luas bangunan rumahnya 1.324 m2, tanahnya 1.795 m2.

Modern Tropical dengan sentuhan sleek design menjadi gaya rancang bangun, mengedepankan konsep arsitektur dan interior yang bersih, ramping, dan modern. Dari fasad dan segala sudut, rumah ini identik dengan garis-garis tegas, palet warna monokrom atau netral, minim dekorasi berlebih, serta penggunaan material premium seperti kaca-kaca besar, stainless steel, dan kayu poles untuk melugaskan kesan premium dan elegan.
“Gaya desain rumah Island Villa adalah Modern Tropical. Ini style paling cocok di planning kami. Desainnya sleek, simple, linear dan tidak banyak lekukannya sehingga terasa long lasting. Kalau desain klasik masih ada titik jenuh,” tutur Jonathan Widjanarko Rukma, Deputy Project Director NavaPark.

Rumah tiga lantai ini punya lima kamar tidur ensuite dengan private balcony dan enam kamar mandi. Hunian ini juga dilengkapi dengan inner courtyard seluas 14×14 meter (196 m2) yang menyatu dengan arrival pavilion, family room, lift two-sided door, area living dining yang sangat luas serta kolam renang ukuran resort. Area parkirnya bisa menampung 5 mobil MPV/SUV atau 6 mobil tipe city car.

Tidak hanya ukurannya yang super, rumah ini juga punya pemandangan mewah, yaitu Botanic Park, area hijau seluas kurang lebih 10 hektar dengan konsep wellness living. Penghuni dapat menikmati awan-awan putih dan langit biru menenangkan yang bisa terlihat jelas saat udara cerah.
“Penghuni memiliki akses langsung ke Botanic Park melalui jogging track sepanjang 1,3 kilometer dan private bridge (jembatan khusus) yang menyeberangi (di atas) Botanic Park. Dari 8 hektar, sekitar 25 persen atau 2,1 hektar kami dedikasikan untuk area hijau termasuk Central Park seluas 1 hektar,” imbuh Jonathan.
Saat memasuki area ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan dan mini bar, kesan lapang dan elegan sangat terasa berkat ceiling height yang didesain setinggi 7 meter (double volume). Rumah semakin menawan berkat tangga rumah (grand stair) yang diplot dari lantai dasar hingga lantai paling atas.
NavaPark Jilid Dua
Kota BSD, Serpong, menjadi salah satu wilayah pusat pertumbuhan hunian modern yang terintegrasi di barat Jakarta. Hal tersebut didorong oleh pesatnya pembangunan infrastruktur transportasi, ekspansi kantor perusahaan-perusahaan besar, serta meningkatnya tren sustainable living sehingga permintaan hunian di kawasan ini terus meningkat.

Di saat yang sama, segmen pasar hunian premium menunjukkan pergeseran preferensi menuju luxurious premium living di mana kenyamanan, eksklusivitas, dan kualitas lingkungan menjadi faktor utama dalam memilih hunian. NavaPark yang dikembangkan di area seluas 77 hektar merupakan hunian paling elite di BSD City. Lokasinya di pinggir Bulevar Utama BSD di seberang BSD Office Pak dan The Breeze. Lokasinya juga dekat dengan AEON Mall dan sejumlah fasilitas lainnya. Pemasaran klaster Island Villa menyusul klaster sebelumnya, Botanic Villa (rumah premium seharga Rp50-89 miliar) yang sudah terjual habis dan sedang dibangun.
Dengan pencapaian positif ini Sinar Mas Land-Hongkong Land tengah mempersiapkan peluncuran NavaPark fase kedua yang dijadwalkan pada tahun ini. Peluncuran ini diharapkan dapat melanjutkan momentum kuat dari permintaan tinggi di fase pertama sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat akan hunian premium dan berkelas di BSD City.
“Lokasi NavaPark 2 sekitar 1 kilometeran dari NavaPark tahap satu yang saat ini eksisting. Selain dengan Hongkong Land kami juga menggandeng Astra Land untuk proyek baru tersebut. Luasnya sekitar 57 hektar,” tutup Wanto.





















