Jakarta, Propertyandthecity.com – Hujan abu vulkanik yang menyebar ke sejumlah wilayah membuat aktivitas masyarakat ikut terdampak. Bukan hanya mengganggu aktivitas di luar rumah, abu juga dapat menempel di halaman, kendaraan, kaca hingga masuk ke dalam rumah.
Kondisi ini kembali terjadi menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Erupsi yang berlangsung sejak Jumat (4/9/2026) membuat sebaran abu vulkanik meluas ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Bagi masyarakat yang rumahnya terkena abu, membersihkan rumah tentu menjadi pekerjaan yang tidak bisa ditunda terlalu lama. Namun, abu vulkanik memiliki karakter berbeda dengan debu biasa sehingga cara membersihkannya juga perlu diperhatikan.
Tutup Pintu dan Jendela Saat Abu Masih Turun
Ketika hujan abu masih berlangsung, pintu dan jendela sebaiknya ditutup untuk mengurangi jumlah abu yang masuk ke dalam rumah.
Aktivitas di luar rumah juga sebaiknya dibatasi jika tidak ada keperluan mendesak. Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap berada di dalam rumah. Jika harus keluar, masyarakat diminta menggunakan masker dan kacamata.
Penggunaan AC dan ventilasi yang mengambil udara dari luar juga perlu diperhatikan selama kondisi udara masih dipenuhi abu.
Jangan Langsung Menyapu Abu dalam Kondisi Kering
Abu vulkanik memiliki partikel yang sangat halus sehingga mudah kembali beterbangan ketika terkena angin atau aktivitas pembersihan. Oleh karena itu, jangan langsung menyapu abu dalam kondisi kering.
Untuk area seperti lantai atau teras, abu dapat sedikit dibasahi terlebih dahulu agar tidak mudah terangkat ke udara. Pembersihan juga sebaiknya dilakukan secara perlahan, mulai dari bagian yang lebih tinggi kemudian turun ke lantai. Cara ini membantu mencegah permukaan yang sudah dibersihkan kembali terkena abu. Untuk furnitur, meja atau permukaan lainnya, penyedot debu dapat digunakan jika tersedia.
Kaca, Furnitur hingga AC Perlu Diperhatikan
Abu vulkanik juga dapat menempel pada kaca jendela, furnitur dan bagian rumah lainnya. Pada kaca, sebaiknya jangan langsung menggosok permukaan yang masih dipenuhi abu. Partikel abu bersifat abrasif sehingga berisiko membuat permukaan tergores. Bersihkan abu yang menempel terlebih dahulu sebelum kaca dicuci.
Bagian AC dan ventilasi juga perlu diperiksa. Filter yang terkena abu sebaiknya dibersihkan agar partikel tidak kembali beredar di dalam ruangan.
Jangan Lupa Periksa Atap dan Talang
Bagian rumah yang sering luput diperhatikan adalah atap dan talang air. Abu yang menumpuk di atap dapat menambah beban, terlebih jika kemudian bercampur dengan air hujan. Sementara itu, abu yang masuk ke talang dapat mengendap dan menghambat aliran air.
Namun, pemilik rumah sebaiknya tidak memaksakan diri naik ke atap jika kondisinya licin atau sulit dijangkau. Pembersihan bagian tersebut perlu dilakukan dengan memperhatikan keselamatan.
Kendaraan Juga Perlu Dibersihkan dengan Hati-hati
Bukan hanya rumah, kendaraan yang terparkir di luar juga bisa dipenuhi abu vulkanik. Mobil atau motor yang terkena abu sebaiknya tidak langsung digosok karena partikel yang masih menempel dapat menyebabkan goresan pada permukaan kendaraan.
Jika tidak ada kebutuhan mendesak, penggunaan kendaraan juga sebaiknya dikurangi ketika abu masih beterbangan. Pergerakan kendaraan dapat membuat abu yang sudah mengendap di jalan kembali terangkat ke udara.
Gunakan Masker Saat Membersihkan
Membersihkan rumah setelah hujan abu juga berarti berhadapan langsung dengan partikel vulkanik. Oleh karena itu, penggunaan masker dan pelindung mata perlu diperhatikan selama proses pembersihan.
Kemenkes menyebut paparan abu vulkanik dapat memicu gangguan kesehatan seperti ISPA, iritasi mata dan gangguan pada kulit. Anak-anak, lansia serta orang dengan penyakit pernapasan dan kardiovaskular kronis juga termasuk kelompok yang lebih rentan.
Setelah selesai membersihkan rumah, segera bersihkan tubuh dan pakaian yang terkena abu. Jika abu masuk ke mata, jangan menguceknya. Kemenkes menyarankan mata dibersihkan dengan air dan, bila diperlukan, menggunakan obat tetes mata.





















