Top 5 This Week

Related Posts

Mulai Tahun Depan, Seluruh Daerah Kebagian Program Bedah Rumah

Jakarta, Propertyandthecity.com – Pemerintah berencana memperluas jangkauan program Bedah Rumah ke seluruh daerah di Indonesia mulai tahun depan. Langkah ini didukung dengan peningkatan signifikan anggaran sektor perumahan yang kini mencapai lebih dari Rp 10 triliun.

Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait saat menghadiri acara Akad Massal 50.030 KPR FLPP dan Serah Terima Kunci yang turut dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025).

Maruarar mengungkapkan, selama ini program Bedah Rumah belum menjangkau seluruh wilayah. Bahkan, masih banyak daerah yang sama sekali belum menerima manfaat program tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

“Tahun ini ada 222 kabupaten/kota yang tidak ada program Bedah Rumah. Bahkan dalam lima tahun terakhir, ada 22 kabupaten yang tidak pernah mendapatkannya,” ujar Maruarar.

Ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah. Dengan pendekatan berbasis data dan prinsip keadilan, seluruh kabupaten dan kota di Indonesia dipastikan akan memperoleh program Bedah Rumah mulai tahun depan.

Menurut Maruarar, perluasan cakupan program ini sejalan dengan kenaikan anggaran perumahan yang cukup besar. Anggaran kementeriannya meningkat dari sekitar Rp 5 triliun pada tahun ini menjadi lebih dari Rp 10 triliun pada tahun depan, sesuai arahan Presiden.

Dari total anggaran tersebut, porsi terbesar dialokasikan untuk program yang langsung menyentuh masyarakat. Maruarar menyebut sekitar 80 persen anggaran kementeriannya akan digunakan untuk kepentingan rakyat, terutama melalui Bedah Rumah.

“80% anggaran kami buat rakyat melalui program Bedah Rumah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program ini memiliki peran penting mengingat masih terdapat sekitar 26,9 juta masyarakat Indonesia yang memiliki rumah namun berada dalam kondisi tidak layak huni. Karena itu, peningkatan anggaran diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat di berbagai daerah.

Selain dari sisi anggaran, pemerintah juga menaikkan target jumlah rumah yang akan direnovasi secara signifikan. Jika sebelumnya program Bedah Rumah hanya menyasar sekitar 45 ribu unit, tahun depan target tersebut ditingkatkan menjadi sekitar 400 ribu unit atau hampir delapan kali lipat.

Maruarar menilai, kebijakan ini menjadi wujud kehadiran negara dalam menjamin pemerataan pembangunan perumahan, tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah Indonesia sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles