Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menargetkan pembangunan 47 tower rumah susun (rusun) untuk aparatur sipil negara (ASN) di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan rampung pada 2025. Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PKP, Iwan Suprijanto, dalam keterangan resminya, menegaskan pentingnya komitmen para kontraktor dan konsultan yang terlibat agar pekerjaan, terutama paket tahun 2024, dapat selesai tepat waktu.
baca juga, Kampung Saribu Gonjong Harumkan Nama Indonesia di ASEAN Tourism Award 2025
“Saya minta Bapak Ibu dari kontraktor dan konsultan yang terlibat untuk berkomitmen menyelesaikan pekerjaan, khususnya paket pekerjaan tahun 2024 ini,” kata Iwan, Selasa (19/11/2024).
Meskipun pemindahan ASN ke IKN sempat mengalami penundaan pada 2024, Iwan menyebut, beberapa rusun telah mulai dimanfaatkan, termasuk untuk acara kenegaraan dan oleh tamu dari berbagai institusi, termasuk Otorita IKN. Ia juga mengingatkan para kontraktor untuk berinovasi dalam pemanfaatan teknologi yang dapat mempercepat dan meningkatkan efisiensi pembangunan.
“Kontraktor jangan hanya jadi tukang saja, tapi lakukan pengembangan teknologi agar pekerjaan lebih efisien ke depannya,” terang Iwan. Menurut Direktur Rumah Susun Kementerian PKP, Aswin Grandiarto Sukahar, pembangunan 47 tower rusun tersebut dibagi dalam enam paket pekerjaan.. “Saat ini progres keseluruhan pembangunan 47 tower rusun tersebut sebesar 78,88 persen,” ungkap Aswin.
Enam paket pekerjaan tersebut terdiri dari: Paket I Konstruksi Rusun ASN 1 yang terdiri dari 9 tower dengan progres 81,29 persen, Paket 2 Konstruksi Rusun ASN 2 sebanyak 8 tower dengan progres 65,02 persen, Paket 3 Konstruksi Rusun ASN 3 sebanyak 6 tower dengan progres 73,53 persen.
Selanjutnya, Paket 4 Konstruksi Rusun ASN 4 sebanyak 8 tower dengan progres 78,34 persen, Paket 5 Konstruksi Rusun Paspampres sebanyak 9 tower dengan progres 74,83 persen, dan Paket 6 Konstruksi Rusun Polri dan BIN sebanyak 7 tower dengan progres 82,2 persen.
Di samping itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, mengungkapkan arahan dari Presiden Prabowo Subianto terkait pembangunan IKN. Arahan tersebut terbagi dalam dua tahap waktu, yakni untuk tahun 2025 dan 2028.
Basuki menyampaikan bahwa fokus utama pada 2025 adalah pemindahan ASN ke IKN, dengan perkantoran, hunian 47 tower bagi ASN, serta seluruh ekosistem pendukungnya yang diperkirakan akan selesai pada Desember 2024, siap menyambut langkah besar tersebut.
“Sesuai dengan perintah Presiden Prabowo timeline-nya ada dua, 2025 dan 2028. 2025 saya sudah koordinasi dengan Menteri PANRB tentang kepastian kepindahan awal dari ASN,” kata Basuki di gedung Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin, (18/11/2024).
Basuki menyerahkan sepenuhnya jadwal pemindahan ASN ke IKN kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Pastinya pemindahan itu akan dilakukan secara bertahap. “Saya melaporkan apa saja yang sudah siap, atau kantor kantor. Semua sudah siap, tapi juga eselon I berapa saja, eselon II berapa saja, staf berapa, termasuk huniannya,” ucapnya.
Basuki mengakui hunian dan perkantoran yang tersedia saat ini masih sesuai dengan jumlah Kabinet Indonesia Maju era Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni sebanyak 36 kementerian. Untuk menyesuaikan jumlah Kabinet Merah Putih yang sebanyak 48 kementerian, dipastikan akan ada pembangunan tambahan.
“Tentunya kalau dengan kementerian tambah 48, yang siap 36, sesuai dengan jumlah kementerian Kabinet Indonesia Maju. Kalau Merah Putih nanti jadi 48, nanti rumahnya pasti juga harus kita tambahin,” tutur Basuki. Adapun untuk arah pembangunan IKN pada 2028, kata Basuki, fokusnya adalah penyelesaian pembangunan infrastruktur legislatif dan yudikatif, termasuk untuk hunian para aparatnya maupun perkantorannya.
“Menyelesaikan perintah Pak Presiden untuk selesaikan kantor dan hunian yudikatif, MA, MK dan sebagainya. Lalu kantor dan hunian legislatif untuk DPR, DPD dan MPR,” jelas Basuki. l [Tentya]
#pemindahanASN #IKN #Nusantara #2025 #ASN #PNS #pemerintah #ibukotanbaru #pembangunanIKN #proyekstrategisnasional #translokasiASN #infrastrukturIKN #kebijakanpemerintah #perencanaankota #pembangunanberkelanjutan





















