PropertyandTheCity.com, Tangerang– Wilayah Tangerang di barat Jakarta terus memancarkan pesonanya. Selain menawarkan wisata belanja dan kuliner Kota Benteng ini juga punya destinasi wisata keluarga di alam bebas yang sangat menarik. Bukan hanya Aloha PIK 2, Taman Bambu, Tebing Koja, dan Pulau Cangkir, kini Tangerang punya Danau Cihuni.
Danau Cihuni bukan sebidang lahan tanah atau lahan garapan maupun bekas galian pasir melainkan situ alam yang merupakan cekungan alam yang membentuk wadah berisi air di atas permukaan tanah. Eksistensinya sudah tergambar dalam Peta Tangerang Tahun 1942 dengan keterangan gambar adalah “Lake”, yang berarti danau.
Tak heran bila danau ini memiliki panorama yang indah. Anda bisa menikmati pohon-pohon pinus dan hamparan rumput hijau yang tumbuh di sekitar danau. Terdapat berbagai jenis ikan air tawar di danau ini. Danau dirancang menarik dilengkapi tempat duduk santai, jogging track, dan pepohonan peneduh.
Sekelilingnya dijadikan area hijau dan taman bermain sekaligus pusat pusat kegiatan penghuni warga Kota Gading Serpong dan sekitarnya. Kondisi tersebut membuat Danau Cihuni sering dijadikan lokasi nyore syahdu sembari jogging. Kini, bahwa danau seluas 32 hektar ini makin santer disebut sebagai ikon ekowisata baru yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten.
Selain menaikkan nilai jual, danau alami itu juga memiliki fungsi lain. Misalnya, sebagai area peresapan air hujan dan pengendali banjir; menampung sementara air hujan sebelum mengalirkan over flow-nya ke sungai. Fungsi lain danau sebagai penetralisir air limbah dari rumah-rumah di kawasan. Sebelum dialirkan ke danau, air limbah itu disaring terlebih dulu di setiap rumah. Keberadaan danau itu juga membantu menurunkan suhu kawasan, sebagai tempat aktivitas olah raga dan area bersosialisasi warga.

Pucuk Dicinta Ulam Pun Tiba. Di sisi lain, minat masyarakat sangat besar terhadap produk rumah tapak (landed house) khususnya selepas pandemi Covid-19. Minat yang besar ini juga bersamaan dengan kesadaran akan pentingnya hunian sehat yang didukung oleh konsep rumah maupun kawasan lingkungannya. Konsep-konsep hunian seperti ini belakangan terus dihadirkan pengembang.
Pengembangan hunian di perkotaan semakin menarik. Yang dibangun pengembang bukan sekedar rumah sebagai hunian tapi kenyamanan bertempat tinggal. Kualitas lingkungan, keindahan lansekap, dan fasilitas pendukung menjadi bagian tak terpisahkan dari pengembangan rumah. Contoh pengembangan seperti ini dapat dilihat di kawasan Paramount Gading Serpong, Tangerang, Banten.
Dengan luas pengembangan ribuan hektar dengan lanskap hijau yang luas, dilengkapi danau alami serta udara bersih di selatan Serpong, kota seluas kurang lebih 1.200 hektar ini bukan hanya menawarkan rumah, tapi juga gaya hidup yang lebih sehat, tenang, dan terhubung dengan alam. “Kami percaya, hunian yang baik dimulai dari lingkungan yang baik,” ujar Chrissandy Dave, Direktur Paramount Land.
Matera Lakeside nama klaster terbarunya. Klaster dirancang sangat detil untuk mengusung gaya hidup resor premium tropis. Daya pikatnya pada Danau Cihuni yang persis ada di depannya. Sebagian besar rumah dibangun dengan menonjolkan panorama danau (lake view) yang cukup menarik. Luasnya area hijau itu membuat suhu di kawasan lebih rendah 1-2 derajat dibandingkan kawasan sekitarnya.





















