Top 5 This Week

Related Posts

TRANSFORMASI SUPER CEPAT SHENZHEN

Properti

Mengutip Nikkei Asia Review, Pemerintah China berencana menjadikan Shenzhen seperti Hong Kong, yakni pusat bisnis global. Untuk mencapai itu, Pemerintah China juga berencana membangun sejumlah pusat kesehatan baru dan pusat pendidikan tenaga siap kerja. Rangkaian infrastruktur jaringan komunikasi generasi kelima (5G) pun akan dibangun untuk menopang percepatan perkembangan teknologi. Rencana tersebut, ditambah perekonomian Shenzhen yang terus tumbuh, menyebabkan harga properti naik ke tingkat yang lebih tinggi daripada Hong Kong. Asia Times menyebutkan, kini Shenzhen menjadi kota dengan harga tempat tinggal lebih tinggi di dunia. Karena itu, pemerintah membangun apartemen siap huni dengan harga terjangkau. Dengan syarat, pemilik apartemen tersebut harus bekerja pada sektor high-tech di Shenzhen. Walau disebut apartemen terjangkau, harganya tetap tergolong mahal untuk ukuran Shenzhen.

Harga per meter persegi rumah susun atau apartemen bisa mencapai 62.000 yuan (sekitar Rp2,5 juta). Menurut konsultan properti Julive, dikutip oleh Al-Jazeera, harga apartemen seluas 120 meter persegi akan setara dengan Rp15,6 miliar atau lebih dari 1 juta dollar AS. Padahal, rata-rata gaji tahunan pegawai hanya mencapai 63.635 yuan (sekitar Rp133 juta). Shenzhen Bureau of Statistics menyatakan, rumah dengan harga lebih dari 1 juta dollar AS masih terlalu mahal bagi warga Shenzhen. Bahkan, meski pendapatan suami-istri dalam satu keluarga digabungkan.

Apartemen murah juga menjadi program pemerintah. Tanpa program tersebut, harga apartemen di pusat kota Shenzhen bisa mencapai 75.000 hingga 150.000 yuan. Jauh dari pusat kota, harga apartemen hampir 50 persen lebih rendah. Per meter persegi hanya dibanderol dengan rata-rata 57,6 ribu yuan, menurut taksiran numbeo.com.

Transportasi

Dalam dokumen United Nation-Habitat yang terbit 2019, menyebutkan Shenzhen terus meningkatkan upaya transportasi ramah lingkungan. Dua tahun sebelum laporan tersebut terbit, Shenzhen sudah memiliki 16.359 bus elektrik. Sekarang, seluruh bus di Shenzhen sudah digerakkan oleh listrik, sehingga tidak mengeluarkan emisi karbon sama sekali. Mobil listrik
pun digunakan untuk seluruh taksi lokal. Sementara itu, sebanyak 30.000 kendaraan listrik ukuran besar telah disiapkan untuk menopang perasional logistik di Shenzhen.

Selain dengan bus listrik dan taksi, warga Shenzhen pun dapat menjelajahi distrik Yantian di timur dan Nanshan di barat menggunakan kendaraan laut. Pemerintah Shenzhen mencatat, terdapat 156 dermaga yang digunakan di kedua distrik tersebut. Di darat, Shenzhen memiliki 8 stasiun yang melayani kereta antar kotaantar provinsi. Sementara itu, terdapat 215 stasiun yang melayani 8 rute berbeda. Ada pula 2 jalur tram yang melayani 21 stasiun. Shenzhen pun memiliki sepeda umum yang dapat digunakan seluruh warganya.

Pariwisata

Shenzhen Bao’an International Airport (SZX) adalah salah satu dari 10 bandara terbesar di China atau 100 terbesar di dunia. Bandara ini melayani 45 rute penerbangan antara Shenzhen ke negara lain dan 4 penerbangan
khusus ke Hong Kong, Makau, dan Taiwan. Bandara tersebut pun membuka 15 rute penerbangan lain, termasuk ke London dan Paris. Wisatawan mancanegara yang ingin berkunjung ke Shenzhen pun dapat mendarat di Hong Kong International Airport. Kemudian, melanjutkan perjalanan ke Shenzhen menggunakan moda transportasi seperti bus, kapal, atau ferry.

Sepanjang tahun, SZX sanggup melayani sekitar 49 juta penumpang dan 1,2 juta kargo yang terbang dalam 355 ribu penerbangan, berdasarkan data 2018. Jika ditambah wisatawan yang keluar-masuk checkpoint darat dan
laut, terdapat 252 juta wisatawan tahunan di Shenzhen. Setiap tahun, diprediksi ada peningkatan sebesar 34 persen wisatawan.

Selain wisatawan dengan urusan bisnis di salah satu perusahaan internasional yang ada di kota ini, wisatawan pun datang ke Shenzhen untuk berlibur. Pasalnya, kota bisnis ini pun memiliki sejumlah atraksi. Misalnya, Window of the World, Splendid China-China Folk Culture Villages, Happy Valley, dan OCT East Theme Park merupakan taman-taman hiburan yang sajikan berbagai wahana menarik. Ada pula Happy Valley, Shenzhen Safari Park, Evergreen Resort, dan Shenzhen Ocean World.

Kawasan pesisir Shenzhen pun menarik untuk dikunjungi. Kota ini memiliki 20 pantai umum yang dapat dikunjungi dan semuanya terhubung dengan area khusus pejalan kaki. Jika ingin island hopping pun bisa. Karena, terdapat 51 pulau kecil yang terletak tak jauh dari Shenzhen. ● (Harini Ratna/dari berbagai sumber)

Website | + posts

Popular Articles