Beranda Berita Properti Strategi TM Agung Podomoro di Tahun 2018

Strategi TM Agung Podomoro di Tahun 2018

0

Trend bisnis offline dan online tetap menjadi pertimbangan TM Agung Podomoro ke depannya. Termasuk melakukan pendekatan melalui program O2O.

Agung Podomoro Group merupakan salah satu pengembang properti yang tidak hanya fokus pada properti residensial, namun juga properti komersial, seperti pusat-pusat perbelanjaan atau yang disebut Trade Mall (TM).

Saat ini TM Agung Podomoro memayungi lebih dari 30.000 pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) yang tersebar di 9 TM Agung Podomoro, baik di Jakarta dan Balikpapan. Kesembilan TM tersebut, yakni LTC Glodok, Blok B Tanah Abang, Blok M Square, Thamrin City, Kenari Mas, Harco Glodok, Seasons City, Mangga 2 Square, dan Plaza Balikpapan.

Masing-masing TM menampilakan ciri sendiri dengan tenant yang juga menawarkan produk-produk tertentu. Sebagaimana namanya, “TM” yang berarti Trade Mall, Tools Market, Trend Market, dan Textile Market.

Seperti di Tanah Abang sebagai pasar tekstil, kemudian Harco Glodok sebagai pusat elektronik, Kenari Mas sebagai pusat belanja berbagai peralatan Teknik. Ataupun Seasons city yang kini lebih dikenal sebagai wedding mall.

BACA: Agung Podomoro Gelar Program Belanja Untung 2017

“Kami terus berupaya untuk menjadikan Trade Mall sebagai destinasi pusat belanja dan bisnis, baik nasional maupun internasional,” ujar Ho Mely Surjani, VP Corporate Marketing TM Agung Podomoro, kepada media dalam acara Kaleidoskop TM Agung Podomoro 2017 di APL Tower, Kamis (23/11/2017).

Dalam upaya ini juga, Agung Podomoro tidak hanya menawarkan penyewaan maupun kepemilikan kios dengan harga terjangkau, tetapi juga meningkatkan pengetahuan tenant untuk dapat meningkatkan bisnisnya.

Beberapa kegiatan yang dilakukan, antara lain dengan memberikan pembekalan kepada tenant atas adanya perubahan regulasi untuk impor produk terutama tekstil dan pakaian siap pakai.

“Kami juga mengajak pedagang-pedagang di TM kami untuk mulai menggunakan media online dalam memasarkan produk mereka. Kami memberikan mereka pelatihan, seminar, juga menyediakan aplikasi untuk smartphone berbasis Android untuk tenant-tenant TM Agung Podomoro, seperti di LTC Glodok dan Blok B Tanah Abang,” terang Mely.

Strategi 2018
Di tengah isu redupnya berbagai bisnis pusat perbelanjaan, namun TM Agung Podomoro, sebut Mely, memiliki prospek bisnis yang baik di tahun 2018 nanti. Hal ini didasari pada berbagai inovasi juga program dan kegiatan yang terus diselenggarakan di setiap TM Agung Podomoro.

“Seperti yang sudah kami lakukan di Seasons City yang kian dikenal sebagai wedding mall. Di sini juga dilengkapi dengan berbagai brand F&B nasional dan internasional, seperti Starbucks, Yoshinoya, Sate Kambing Asihan (Liberty), dan Kuliner khas Kalbar serta beberapa brand F&B lainnya yang masih dinegosiasikan akan bergabung di TM Agung Podomoro,” jelas Mely.

Di sampin itu, beberapa kegiatan regular sebagaimana yang dilakukan sepanjang 2017 juga kembali akan diadakan. Beberapa diantaranya TM Agung Podomoro Vaganza, juga bazaar makanan dan produk lokal.

“Seperti di Blok M Square ada kegiatan cabe-cabean food festival, ramen festival, meet and greet artis-artis film nasional. Kemudian di Mangga Dua Square ada kegiatan bazaar durian lokal, mangga alpukat dan beberapa lainnya,” tambah Mely.

Tidak ketinggalan, trend bisnis offline dan online juga menjadi pertimbangan TM Agung Podomoro ke depannya. Untuk ini akan dipersiapkan beberapa program kolaborasi Offline dan Online di TM Agung Podomoro dalam hal fasilitas dan fitur baru TM.

“Kami melakukan program-program dengan pendekatan O2O yang terdiri Offline 2 Offline, Online 2 Offline, Offline 2 Online, dan Online 2 Online,” jelas Mely.

Adapaun dimaksud dengan O2O tersebut, lanjut Mely, Offline 2 Offline berupa program dan kegiatan reguler yang sudah biasa dilakukan selama ini. Kemudian Online 2 Offline dengan memberikan akses ke market place dan fasilitasnya, Offline 2 Online dengan mempermudah fasilitas cicilan atau payment, dan yang terakhir Online 2 Online dengan keberadaan toko fisik akan menambah keyakinan customers terhadap pedagang.

“Semua ini kami harapkan bisa meningkatkan bisnis TM di masa depan,” tutup Mely. [Pius Klobor]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini