Prediksi Marketing Sales Turun, Begini Strategi Modernland Realty Genjot Penjualan

Selama tahun 2019, Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,37 triliun, tumbuh 11,73 persen atau setara Rp249,07 miliar dibanding tahun 2018 sebesar Rp2,12 triliun.

0
144
rups modernland realty
PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menggelar RUPST dan RUPSLB di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, Rabu 26/8/2020. (Foto: Modernland)

Propertyandthecity.com, Jakarta – PT Modernland Realty Tbk (MDLN) memrediksi pencapaian pra penjualan atau marketing sales tahun ini akan turun dibandingkan tahun lalu. Hal ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang masih merebak hingga saat ini.

Corporate Secretary PT Modernland Realty Tbk, Steffi Grace Darmawan mengatakan, Covid-19 berdampak sangat signifikan terhadap perekonomian dan iklim usaha di dalam negeri maupun global. Bahkan jajaran direksi juga sangat menyadari bahwa pandemi Covid-19 berdampak negatif terhadap kinerja usaha dan keuangan Perseroan, terutama penjualan di kuartal II.

Baca: Marketing Sales Ciputra Turun, Ini Strategi yang Akan di Dilakukan

“Kami pun memprediksi marketing sales di tahun 2020 berpotensi turun dari tahun sebelumnya,” ujar Steffi usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Club House Jakarta Garden City, Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Meski demikian, Perseroan tetap mengupayakan berbagai cara untuk memenuhi semua kewajiban Perseroan, termasuk mendongkrak penjualan asset melalui promosi atau diskon, serta meningkatkan kolektabilitas piutang Perseroan.

“Di sisi lain, Perseroan juga melakukan efisiensi pengeluaran biaya operasional,” lanjut Steffi.

Sementara terkait dengan pendapatan pada tahun 2019, Steffi menjelaskan bahwa Perseroan mencatatkan pendapatan sebesar Rp2,37 triliun, tumbuh 11,73 persen atau setara Rp249,07 miliar dibanding tahun 2018 sebesar Rp2,12 triliun.

Baca: Pakuwon Jati Catat Kenaikan Pendapatan

“Peningkatan pendapatan terutama disebabkan meningkatnya penjualan bersih residensial dan industrial sebesar Rp229,66 miliar, serta pendapatan dari hospitality sebesar Rp19,41 miliar.

Perubahan Direksi

Rapat umum tersebut juga turut mengesahkan beberapa agenda. Pertama, menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan terkait tahun buku tersebut. Pada saat bersamaan rapat juga menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2019 yang digunakan untuk cadangan biaya operasional.

Kedua, menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Direksi Perseroan. Dengan demikian susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan saat ini adalah sebagai berikut:

DEWAN KOMISARIS
Komisaris Utama : Luntungan Honoris
Komisaris : Edwyn Lim
Komisaris : Dwi Priyatno
Komisaris Independen : Iwan Suryawijaya
Komisaris Independen : Nita Tanawidjaja

DIREKSI
Direktur Utama : William Honoris
Direktur : Dharma Mitra
Direktur : David Iman Santosa

Perseroan telah menerima pengunduran diri L.H. Freddy Chan selaku Wakil Direktur Utama Perseroan dan di saat bersamaan menerima pengangkatan David Iman Santosa menjadi Direktur Urban Development Perseroan.

Ketiga, menyetujui penetapan gaji atau honorarium, dan tunjangan untuk tahun buku 2020 kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan serta tantiem untuk tahun buku 2019 kepada Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

Keempat, penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan sebagai Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan pemberian wewenang kepada Direksi Perseroan untuk menetapkan honorarium dan persyaratan lain penunjukan tersebut.

Baca: Lampaui Target 2019, Tahun Ini Summarecon Revisi ke Rp2,5 Triliun

Kelima, menyetujui Perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk menyesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik.