Penuhi Janji, PLI Serah Terima Apartemen Majestic Point Serpong

Apartemen Majestic Point Serpong meluncurkan program promo untuk merangsang penjualan selama masa pandemi. Konsumen pun merespons baik, dan mulai ada peningkatan penjualan.

0
116
Apartemen Majestic Point Serpong Mulai Diserahterimakan
PT Prioritas Land Indonesia (PLI) melakukan serah terima unit Apartemen Majestic Point Serpong (MPS) kepada konsumennya. (Foto: PLI)

Propertyandthecity.com, Tangerang – Pandemi Covid-19 berdampak luas, menekan berbagai sektor properti, termasuk hunian vertikal. Meski demikian, PT Prioritas Land Indonesia (PLI) tetap memenuhi janjinya untuk melakukan serah terima unit Apartemen Majestic Point Serpong (MPS). Proses serah terima unit Tower Lucia (A) telah digelar di Marketing Gallery MPS, Tangerang, Jumat (9/10/2020).

Marcellus Chandra, Direktur PT PLI menjelaskan, proses serah terima unit di Tower A sebenarnya sudah dimulai sejak akhir Agustus lalu. Adapun Tower B ditargetkan paling lama mulai di November mendatang.

Baca: Apartemen Pertama di Jakarta Garden City, Cleon Park, Mulai Dibangun

“Ini adalah komitmen kami sebagai salah satu pengembang proyek properti terpadu atau mixed use development di Indonesia,” kata Marcellus.

Semula, kata dia, serah terima tahap perdana dijadwalkan pada Agustus 2019, namun kemudian dalam perjalanan sempat tersendat karena pasar properti melambat lima tahun terakhir ini. Imbasnya, pekerjaan penyelesaian pembangunan juga turut terlambat.

“Di kondisi sesulit apapun, kewajiban kami adalah menepati janji. Sejak bulan Agustus 2020 hingga September, sudah sebanyak 70 unit sudah kami serahterimakan ke konsumen. Kami mohon maaf atas keterlambatan ini,” terangnya.

MPS merupakan proyek apartemen dua tower yang dibangun di atas lahan seluas 8.000 meter persegi. Apartemen yang berada di koridor Jalan Raya Legok, Karawaci, Tangerang, Banten ini merangkum sebanyak 952 unit.

Adapun tower A ini terdiri dari 351 unit hunian yang seluruhnya telah siap diserahterimakan dan dihuni secara bertahap. Untuk saat ini Tower A hanya tersisa 24 unit, Tower B sudah terjual 85% dari total 601 unit.

Adapun unit yang dipasarkan terdiri dari tipe studio dengan luas semi gross 29 meter persegi, tipe 1 bedroom dengan luas 47 meter persegi, dan tipe 2 bedroom dengan luas 61 meter persegi. Harganya berkisar mulai Rp590 juta hingga Rp1,2 miliar.

Suksesnya pembangunan Apartemen Majestic Point Serpong tidak lepas dari dukungan Bank MNC yang mendanai konstruksi hunian jangkung tersebut. Adapun total nilai investasi dua tower apartemen itu mencapai Rp350 miliar.

Baca: Gandeng Bank Mandiri, LRT City Bekasi Tawarkan Promo Khusus

Pompidow, Recovery & Collection Division Head Bank MNC menambahkan, Majestic Point Serpong memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Lokasi apartemen sangat strategis dengan akses yang mudah,, hanya 5 menit dari kota baru Gading Serpong dan Lippo Karawaci.

“Maka itu, untuk para pembeli yang mencari properti dengan harga rendah dan lokasi baik masih terbuka,” kata Pompidow.

majestic point serpong
Marcellus Chandra, Direktur PT PLI (kiri) di Apartemen MPS. (Foto: Pius Klobor)

Investasi yang Menjanjikan

Apartemen Majestic Point Serpong mengusung konsep campus residence dengan menggandeng Universitas Esa Unggul (UEU) yang sudah memulai aktivitas perkuliahan sejak September 2018 lalu. Saat ini jumlah mahasiswa sudah mencapai lebih 100 orang.

“Potensinya sangat besar karena Serpong telah berkembang menjadi pusat pendidikan dengan banyak kampus ternama hadir di wilayah ini. Kami yakin Majestic Point Serpong adalah pilihan investasi strategis bagi pembeli yang mencari properti untuk investasi,” tambah Marcellus.

Dari segi capital gain, sudah terjadi peningkatan sejak awal dipasarkan. Saat itu apartemen dijual Rp12 juta per meter persegi atau setara Rp300 jutaan per unit, kini mulai Rp20 jutaan per meter persegi atau Rp580 juta.

“Naiknya dua kali lipat dalam enam tahun ini,” kata Marcellus.

Sementara dari segi yield pun punya potensi yang sangat menjanjikan. Beberapa konsumen, sebut Marcellus sudah mendapatkan penyewa yang berkisar Rp2,5 juta per bulan untuk apartemen dalam keadaan kosong, atau per tahun sekitar Rp30 juta. Sementara jika unit sudah dilengkapi furniture, harga sewanya berkisar Rp3,5-4 juta per bulan atau sekitar Rp48 juta per tahun.

Baca: Konstruksi Tol Pondok Aren – Serpong Dimulai

Selain hunian, apartemen ini juga menyediakan sebanyak 29 unit SOHO di lantai upper ground yang nantinya bisa dihuni sekaligus sebagai kantor. Juga terdapat lounge yang dapat berfungsi sebagai coworking space di lantai 19A. Ada pula Ruko sebanyak 21 unit, serta kios sebanyak 85 unit.

Beberapa fasilitas lainnya, seperti sport facility seperti kolam renang, fitness centre, lapangan basket, jogging track, juga area bermain dan ruang hijau di lantai 19A.

Untuk fasilitas keamanan, petugas keamanan berjaga 24 jam nonstop, didukung kamera CCTV di banyak titik, dan acces card untuk masing-masing penghuni.

“Semua fasilitas free untuk penghuni,” tegas Marcellus.

Program Promo

fasilitas apartemen mps
Kolam renang adalah salah satu fasilitas yang ada di Apartemen Majestic Point Serpong, Tangerang. (Foto: Pius Klobor)

MPS bekerja sama dengan Bank MNC untuk pembiayaan pembelian apartemen dengan program KPA. Untuk Down Payment (DP) sendiri, bisa dicicil maksimal sebanyak 3 kali dengan berbagai pilihan besaran DP, mulai dari 5%.

Program promo lainnya bersama BTN, yakni MPS akan memberikan subsidi DP sebesar 10 persen, sehingga konsumen cukup bayar Rp15 juta dan sudah bisa memiliki unit full furnished serta bebas biaya akad kredit.

Mengacu pada harga apartemen Rp580 juta, maka biaya cicilan per bulannya yakni sekitar Rp4 jutaan dengan masa cicilan hingga 20 tahun.

Menariknya, MPS juga menawarkan penjualan unit dalam bentuk lot yang lebih menyasar pada para investor. Untuk 1 unit apartemen bisa dimiliki oleh 10 konsumen seharga Rp65 juta per lot.

“Hanya dengan Rp65 juta, setiap orang bisa punya apartemen di MPS. Cara bayarnya bisa diangsur selama 12 bulan. Dan kepemilikan selamanya,” jelas Agung, Marketing Manager MPS.

Pengembang juga akan memberikan jaminan sewa selama dua tahun pertama sebesar 16 persen.

Soal legalitas, Agung menambahkan sertifikat nantinya akan diserahkan ke notaris yang kami tunjuk, sementara setiap konsumen hanya menyimpan copy Akta Jual Beli,”

Program penawaran yang baru diluncurkan di tengah pandemi tersebut ternyata mendapat respons baik dari konsumen. Marcellus mengatakan, September lalu sudah ada penjualan sekitar 7 unit.

“Sejak pandemi hingga Juni kami tidak ada penjualan. Padahal dalam kondisi normal bisa menjual sekitar 15-20 unit apartemen,” ungkap Marcellus.

Baca: Ini Alasan Konsumen Semakin Tertarik Beli Properti di Modernland Cilejit

Untuk pengelolaan unit lot, lanjut Agung, nantinya PLI akan bekerja sama dengan Travelio.

“Sekarang sedang dalam penjajakan kerja sama,” imbuhnya.

Tak hanya itu, untuk merangsang pasar, developer juga memberikan prize wheel berhadiah sepeda lipat, sepeda gunung, logam mulia, AC hingga voucher belanja ratusan ribu rupiah.