Top 5 This Week

Related Posts

DAPUR ANTI KUSAM, INI RAHASIA DIBALIK PEMILIHAN KERAMIK YANG TEPAT

Tampilan kitchen set bukan hanya soal gaya, tapi juga fungsionalitas. Salah satu elemen penting yang sering luput diperhatikan supaya dapur anti kusam adalah material keramik yang digunakan, baik untuk dinding (backsplash) maupun meja dapur (countertop).

Baca juga, Program 3 Juta Rumah Sasar Masyarakat Miskin, Presiden Prabowo Janjikan Hunian Layak

Banyak yang belum memahami bahwa pemilihan jenis keramik yang kurang tepat bisa membuat dapur terlihat cepat kusam, sulit dibersihkan, bahkan tidak tahan lama dalam jangka panjang. Dapur merupakan area dengan aktivitas paling tinggi di rumah. Tak jarang, percikan minyak, cipratan saus, hingga uap panas menghiasi permukaan dapur setiap harinya. Karena itu, pemilihan keramik sebaiknya dilakukan dengan teliti.

Pemilihan keramik bukan sekadar soal estetika, tapi juga menyangkut kenyamanan dan efisiensi. Dengan memilih keramik yang tepat dan baik dari segi material, warna, maupun finishing kitchen set bisa tampil maksimal tanpa bikin repot di kemudian hari. Agar dapur anti kusam tetap nyaman dan tampil menawan, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih keramik untuk kitchen set:

1. Pilih Permukaan yang Halus dan Mudah Dibersihkan

Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah memilih permukaan keramik yang halus dan mudah dibersihkan. Dapur sangat rentan terhadap noda, sehingga keramik dengan lapisan glossy atau semi-glossy lebih direkomendasikan. Permukaannya yang licin memungkinkan sisa makanan atau minyak mudah dilap, tanpa perlu tenaga ekstra. Jenis seperti glossy ceramic tile, glazed porcelain tile, hingga subway tile berlapis kilap sangat cocok untuk area backsplash yang kerap terkena cipratan.

2. Warna Cerah Bikin Dapur Terlihat Lapang

Keramik berwarna cerah juga memiliki peran penting dalam menciptakan suasana dapur. Warna cerah seperti putih, krem, atau abu muda mampu memantulkan cahaya dan membuat dapur tampak lebih luas dan bersih. Selain itu, warna netral juga lebih mudah dipadukan dengan berbagai desain kitchen set. Beberapa jenis yang bisa dipertimbangkan antara lain keramik putih glossy berukuran 30×60 cm, porcelain tile warna beige, atau motif marmer putih yang kini kembali populer.

3. Motif Simpel Lebih Aman untuk Jangka Panjang

Dari sisi tampilan, motif keramik pun perlu diperhatikan. Tren motif geometris atau warna-warna bold memang sedang naik daun, tapi motif simpel seperti marmer, batu alam, atau polos tetap jadi pilihan aman untuk jangka panjang. Selain mudah dipadukan, motif minimalis juga tidak cepat membosankan. Jenis keramik yang cocok Keramik motif batu alam, plain matte ceramic tile, atau marble-look tile warna soft cocok untuk kamu yang ingin tampilan elegan tanpa berlebihan.

4. Ukur Daya Tahan dan Ketebalan Keramik

Selain estetika, kekuatan dan ketebalan keramik juga menjadi pertimbangan penting. Area countertop membutuhkan keramik yang tebal dan kuat karena sering digunakan untuk menaruh alat-alat masak berat, serta terkena panas. Untuk kebutuhan ini, full-body porcelain tile atau granite tile bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, untuk backsplash atau bagian dinding, keramik dengan ketebalan lebih ringan seperti glazed wall tile sudah cukup karena fungsinya lebih pada sisi visual.

5. Sesuaikan Ukuran dengan Area Dapur

Keramik berukuran besar bisa memberikan kesan modern dan bersih karena minim nat (grout). Tapi untuk dapur yang mungil, keramik berukuran sedang atau kecil justru dapat menciptakan kesan dinamis. Mosaic tile bisa menjadi solusi menarik untuk backsplash mungil, sedangkan ukuran 30×30 cm cocok untuk area sekitar sink atau kompor.

6. Gunakan Nat yang Tahan Noda

Terakhir, hal yang kerap diabaikan namun sangat penting adalah pemilihan nat atau grout, yakni bahan pengisi celah antar keramik. Grout yang buruk bisa cepat berjamur atau berubah warna karena terkena air dan minyak. Untuk dapur, sebaiknya menggunakan epoxy grout yang tahan air dan mudah dibersihkan. Memilih warna grout yang senada dengan keramik juga dapat membuat tampilan kitchen set lebih rapi dan bersih.

Memilih keramik untuk dapur bukan sekadar mengikuti tren atau motif yang menarik. Dapur adalah area kerja yang intens, sehingga pemilihan material harus mempertimbangkan ketahanan, kemudahan perawatan, dan tentu saja kenyamanan. Dengan pemilihan keramik yang tepat, dapur tak hanya menjadi tempat memasak, tapi juga ruang yang menyenangkan untuk berkumpul dan berbagi cerita bersama keluarga.














+ posts

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles