YANG PENTING CLOSING BUKAN DEALING

0
491
Konsumen

“Jangan biarkan calon konsumen terbaikmu pergi tanpa membawa kwitansi pembayaran“

Propertyandthecity.com – Konsumen yang dengan rela datang sendiri ke kantor pemasaran tanpa diundang yang dikenal dengan walkin customers adalah konsumen prioritas. Sebesar 40 persen kemungkinan ia sudah merasa cocok dengan lokasinya, 30 persen telah cocok dengan konsep proyeknya, 20 persen ingin tahu lebih jauh mengenai tipe-tipe yang sesuai dengan kebutuhannya, dan 10 persennya lagi adalah bagaimana ia harus merasa yakin akan pembelian propertinya.

Baca: HARGA MURAH TIDAK MENJAMIN LARIS

Nilai 10 persen terakhir akan memengaruhi semua keputusan pembeliannya saat itu. Artinya nilai ini harus dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh si tenaga pemasar yang ada agar dapat dilakukan pembayaran tanda jadi atau booking fee sebagai bentuk keseriusan konsumen untuk membeli unit properti. Bila si tenaga pemasar tidak dapat melakukan hal ini pada kesempatan pertama tersebut, maka nilai 10 persen akan bertambah menjadi 25 persen di kesempatan berikutnya.

Sedikit keluar dari pembicaraan di atas. Saya ingat ketika masih duduk di bangku sekolah ketika seorang guru memberikan pendapat, “Giliran pertama akan menjadi standar penilaian untuk giliran berikutnya. Bila kemampuan Anda tidak bagus maka lebih beruntung bila Anda berada di giliran pertama. Namun bila kemampuan Anda sangat bagus, jangan pernah minta untuk mendapatkan giliran pertama “.

Apa hubungannya dengan pembicaraan kita di atas ? Bila si konsumen datang setelah melihat proyek pesaing yang ada dan ternyata proyek kita lebih unggul, maka kemungkinan ia akan melakukan closing. Namun sebaliknya bila proyek yang kita tawarkan tidak terlalu bagus, dimana calon konsumen yang datang belum melihat proyek pesaing yang lain, maka sebaiknya lakukan closing pada saat itu juga, karena kemungkinannya konsumen tersebut tidak akan kembali lagi begitu ia keluar dari pintu kantor pemasaran anda. ● Ali Tranghanda (CEO Indonesia Property Watch)